TVRINews – Paris, Prancis

Gelandang PSG, Vitinha, meninggalkan lapangan dalam pertandingan melawan Lyon di Ligue 1 sebelum jeda karena mengeluhkan pergelangan kaki kanannya

Kekalahan Paris Saint-Germain (PSG) 1-2 dari tamunya Olympique Lyonnais pada hari Minggu (19/4/2026) dalam pertandingan pekan ke-30 Ligue 1 di Parc des Princes juga diwarnai ditariknya Vitinha keluar karena cedera sebelum babak pertama berakhir.

Gelandang kreatif dan lincah asal Portugal itu mengalami ketidaknyamanan fisik yang memaksa pelatih kepala Luis Enrique untuk menariknya keluar lapangan pada menit ke-39, dan menggantikannya dengan Warren Zaire-Emery. 

Enrique berbicara kepada pers setelah pertandingan. Meskipun awalnya tampak seperti langkah pencegahan, pelatih asal Spanyol itu menjelaskan bahwa hal itu tidak akan positif jika ia terpaksa menariknya keluar lapangan.

“Vitinha? Tidak ada hal positif ketika Anda terpaksa mengganti pemain seperti itu sebelum babak pertama berakhir. Kami akan melakukan tes,” katanya.

Vitinha, 26 tahun, adalah salah satu pemain yang paling sering dimainkan Enrique musim ini. Ia telah bermain dalam 27 pertandingan musim ini di Ligue 1 dengan satu gol dan tujuh assist, dan telah menjadi starter dalam 23 pertandingan, dengan total 2.008 menit bermain, menurut FotMob.

Vitinha terpaksa meninggalkan lapangan setelah terjatuh dengan posisi yang tidak wajar di kaki kanannya. Pemain kreatif itu langsung pincang dan akhirnya meninggalkan lapangan. Sesampainya di bangku cadangan, ia segera melepas sepatunya, dan media Prancis melaporkan adanya masalah pada pergelangan kaki (engkel) kanannya.

Seperti di klub, Vitinha juga berperan sangat penting di lini tengah tim nasional Portugal yang tengah bersiap menghadapi Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni nanti. Vitinha selalu diturunkan pelatih Roberto Martinez dalam seluruh enam pertandingan Portugal di kualifikasi zona Eropa lalu baik sebagai gelandang tengah maupun bertahan.

Martinez yang mulai menangani Portugal sejak awal Januari 2023, telah 29 kali memanggil Vitinha—sama dengan Bernardo Silva—dan hanya kalah dari Diogo Costa (kiper), Ruben Dias, Cristiano Ronaldo (semua 30 kali), dan Bruno Fernandes (34). 

Vitinha memang belum mencetak gol (namun membuat empat assist) untuk timnas Portugal kendati sudah 37 kali turun—dengan 2.248 menit bermain—sejak akhir Maret 2022. Namun dengan berada di lima besar pemain yang paling sering diturunkan sudah membuktikan pentingnya peran Vitinha di timnas Portugal.

Selain teknik dan skill-nya untuk menghidupkan lini tengah Portugal, Vitinha juga sudah cukup berpengalaman turun di dua turnamen utama sepak bola bagi negara di Semenanjung Iberia tersebut. Ia tercatat tiga kali turun di putaran final Piala Dunia 2022 dan empat kali Euro 2024. 

Karena itu, tidak mengherankan bila Portugal dan Martinez patut mencermati benar apa yang terjadi pada pemain bernama lengkap Vitor Machado Ferreira itu di level klub karena Piala Dunia 2026 akan berlangsung kurang dari dua bulan lagi.