Pelatih Inggris, Thomas Tuchel mau seluruh anak asuhnya bikin tato bila Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – London, Inggris
Harry Redknapp turut menyoroti keputusan Thomas Tuchel yang
tidak membawa Cole Palmer ke Piala Dunia 2026.
Harry Redknapp meragukan kekuatan lini pertahanan Tim
Nasional Inggris di Piala Dunia 2026. Ia menilai pemain pilihan Thomas Tuchel
menjadi titik lemah dalam upaya mereka merebut gelar juara.
Tuchel membawa sembilan pemain bertahan ke turnamen yang
akan dilangsungkan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Untuk posisi bek
tengah, pilihan jatuh kepada Marc Guehi, Jarell Quansah, Ezri Konsa, John
Stones, dan Dan Burn.
Sementara untuk posisi bek kiri, Nico O'Reilly dan Djed
Spence yang dipilih oleh juru taktik asal Jerman tersebut. Sedangkan dua pemain
lagi, Reece James dan Tino Livramento disiapkan untuk mengisi posisi bek kanan.
Redknapp menilai para pemain belakang Inggris saat ini tidak
sebaik generasi pendahulunya. Untuk tampil di level Piala Dunia, kualitas
seperti sekarang sangatlah berisiko.
"Lini belakang kami dulu, ketika ada Ashley Cole, John
Terry, Rio Ferdinand, Sol Campbell, dan Gary Neville, memiliki kualitas yang
luar biasa. Sekarang kami tidak punya pemain dengan kualitas seperti itu,"
kata Redknapp, dikutip dari Standard Sport, Rabu (3/6/2026).
"Kami memiliki pemain depan yang bagus dan gelandang
yang bagus. Saya hanya khawatir apakah pertahanan kami cukup kuat," mantan
pelatih Tottenham Hotspur itu menambahkan.
Pria berusia 79 tahun tersebut bahkan mengaku kesulitan
menentukan siapa yang layak mengisi empat posisi di lini belakang tim berjuluk
The Three Lions saat ini.
"Secara defensif tidak ada stabilitas yang nyata. Saya
tidak yakin. Saya pikir peluang kami sama baiknya dengan negara lain, tetapi
kita hanya bisa berharap. Setiap tahun kita berharap, setiap turnamen kita
berharap," ujar Redknapp.
Redknapp juga menyayangkan tidak disertakannya Cole Palmer
ke skuad Piala Dunia 2026. Gelandang Chelsea tersebut memiliki kualitas yang
tepat untuk mengubah jalannya pertandingan.
"Saya pasti akan membawa Cole Palmer. Orang mungkin
bilang ia tidak menjalani musim yang hebat, tetapi ia bisa mengubah
pertandingan. Ia bisa melakukan sesuatu ketika pertandingan berjalan ketat dan
tim membutuhkan gol atau momen spesial," tuturnya.
Redknapp kemudian membandingkan Palmer dengan mantan anak
asuhnya di West Ham, Paolo Di Canio, yang dikenal mampu menciptakan momen
penentu dalam pertandingan.
"Terkadang Anda hanya perlu berkata, 'Lakukan sesuatu
yang spesial'. Itulah yang ingin dilihat orang-orang. Itulah yang kita
butuhkan," katanya.