Raphinha berhasil kembali masuk skuad Timnas Brasil. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Miami, Amerika Serikat
Raphinha sebelumnya sudah dua kali mengalami cedera serupa musim ini sehingga bisa berbahaya kalau dipaksakan bermain lagi.
Barcelona dikabarkan tengah dilingkupi rasa khawatir yang mendalam terkait kondisi Raphinha. Pemain Brasil tersebut terpaksa menepi dari lapangan hijau akibat dihantam cedera otot yang cukup serius saat tengah membela negaranya di Piala Dunia 2026.
Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) sejauh ini telah mengonfirmasi Raphinha sedang dipantau secara ketat oleh tim dokter. Mereka menyebut pemain berusia 29 tahun tersebut tengah menjalani perawatan intensif setelah kembali mengalami masalah pada otot hamstring demi mempercepat proses pemulihan agar bisa segera kembali ke lapangan.
Kendati demikian, tim medis Brasil terkesan sangat tertutup dan enggan membagikan detail perkembangan cedera Raphinha kepada publik maupun Barcelona. Mereka memilih untuk tidak menawarkan banyak rincian mengenai kondisinya saat ini yang pada akhirnya justru memicu tanda tanya besar dari pihak Los Cules.
Berdasarkan laporan media olahraga Spanyol, AS, tabir misteri mengenai kondisi cedera Raphinha akhirnya mulai terkuak. Sang pemain dikabarkan memiliki robekan kecil pada otot hamstring kanan setelah dilakukan pemeriksaan pemindaian menyeluruh oleh tim ahli medis di Texas.
Laporan tersebut juga menambahkan informasi krusial cedera yang diderita Raphinha sebenarnya jauh lebih mengkhawatirkan daripada apa yang disampaikan pihak Brasil. Tim Samba dinilai berusaha menutupi fakta asli karena cedera tersebut sedikit lebih serius daripada apa yang diizinkan keluar atau diakui oleh mereka ke media.
Kekhawatiran mendalam yang dirasakan oleh kubu Blaugrana sangat beralasan jika melihat rekam jejak medis Raphinha sepanjang tahun ini. Barcelona telah menyaksikannya menderita dua kali kambuh dari cedera yang sama persis pada musim ini, sebuah catatan yang tentu menjadi alarm bahaya bagi tim kepelatihan.
Kondisi traumatis tersebut membuat tim medis Barcelona langsung melayangkan nota peringatan keras kepada staf kepelatihan Brasil di Amerika Serikat. Mereka menegaskan risiko untuk mengalami cedera kambuhan yang ketiga kalinya akan menjadi sangat tinggi jika Raphinha dipaksa segera merumput kembali tanpa rekomendasi medis yang matang.
Kini, keputusan krusial mengenai kapan waktu yang paling tepat bagi Raphinha untuk kembali bermain berada sepenuhnya di bawah kewenangan nakhoda tim nasional Brasil. Kendali penuh tersebut karena ia yang memiliki tanggung jawab besar untuk menentukan komposisi pemain di sisa turnamen.
Manajemen Barcelona kini hanya bisa pasrah sembari berharap agar pelatih kawakan asal Italia tersebut dapat bersikap bijaksana dan mengesampingkan ego. Kubu Catalan sangat berharap Ancelotti membuat keputusan yang tepat ketika menyangkut masa depan karier jangka panjang Raphinha.
Raphinha sudah dipastikan melewatkan pertandingan pemungkas yang sangat menentukan di babak penyisihan grup menghadapi Skotlandia di Miami Stadium, Kamis (25/6/2026). Ia absen demi fokus menyembuhkan robekan ototnya.
Meskipun harus absen dalam waktu dekat, harapan pendukung Brasil untuk melihat aksi Raphinha di atas lapangan belum sepenuhnya sirna. Pihak tim medis belum mencoret atau mengesampingkan kemungkinan ia bisa tampil kembali di fase berikutnya jika proses pemulihannya berjalan dengan sangat baik.