Kobbie Mainoo (kiri) dan Antoine Semenyo kembali berduel, tapi kali ini bukan di Derby Manchester, melainkan laga Inggris vs Gana di Grup L. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Boston, Amerika Serikat
Hasil imbang tersebut tak mengubah kedudukan klasemen, dengan Inggris menempati posisi pertama mengemas empat poin disusul Gana tepat di bawahnya mengoleksi angka serupa tapi kalah selisih gol.
Duel Inggris melawan Gana dalam laga kedua Grup L berakhir tanpa pemenang. Pertandingan tersebut tuntas dengan skor tanpa gol di Boston Stadium, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan dengan mengurung Gana di area pertahanan mereka sendiri. Skuad Three Lions mencoba membongkar rapatnya lini belakang lawan melalui aliran bola dari kaki ke kaki yang.
Memasuki menit keenam, pelanggaran Kwasi Sibo terhadap Noni Madueke di sisi kanan memberikan hadiah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Declan Rice, tetapi bola dengan mudah disapu keluar oleh barisan pemain Gana. The Black Stars kemudian mencoba keluar dari tekanan lewat pergerakan Marvin Senaya yang merangsek maju menyusuri garis gawang, sebelum akhirnya Elliot Anderson dengan sigap membayangi pergerakan tersebut dan menghasilkan tendangan gawang bagi Inggris.
Inggris mendapatkan peluang lewat eksekusi tendangan bebas jarak dekat Declan Rice pada menit ke-14 yang sayangnya masih melambung jauh di atas mistar gawang Bejamin Asare. Benturan kepala antara Harry Kane dan Nathaniel Adjetey pada menit ke-16 sempat membuat kubu Inggris cemas, meski sang kapten akhirnya mereka bisa bangkit dan melanjutkan laga.
Dominasi Inggris kian terlihat menjelang menit ke-19 lewat catatan penguasaan bola yang menyentuh angka 88 persen, hingga pertandingan terpaksa dihentikan sejenak oleh wasit pada menit ke-21 akibat James Trafford dan Jordan Ayew terlibat benturan kepala yang cukup keras di dekat garis tengah.
Tim medis segera masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan darurat kepada kedua pemain sebelum akhirnya laga dilanjutkan kembali. Memasuki menit ke-26, wasit justru langsung meniup peluit tanda jeda minum dimulai yang spontan memicu sorakan kecewa dari para penonton yang memadati tribune stadion di Boston.
Gana mendapatkan momentum lewat skema tendangan bebas Ayew pada menit ke-32, tetapi wasit meniup peluit karena menilai Adjetey mendorong Marc Guehi di dalam kotak penalti. Inggris mencoba membalas melalui akselerasi Noni Madueke yang bekerja sama dengan Jude Bellingham namun tembakan yang dilepaskan masih membentur tubuh lawan.
Peluang emas didapatkan Inggris pada menit ke-37 saat umpan silang matang Madueke dari sisi kanan berhasil disambut dengan sundulan oleh Rice yang sayangnya masih melambung tipis di atas mistar gawang. Rasa frustrasi Inggris kian memuncak saat Elliot Anderson melakukan pelanggaran tidak perlu terhadap Ayew, yang disusul oleh kartu kuning untuk Rice pada menit ke-41 akibat tekel terlambatnya terhadap Jerome Opoku.
Antoine Semenyo memamerkan kekuatan fisiknya untuk melewati James di dekat sudut lapangan sebelum akhirnya dihentikan dengan lugas oleh Ezri Konsa. Inggris langsung memanfaatkan momentum ini melalui umpan diagonal Guehi kepada Bellingham, meski sundulan yang menyusul setelahnya gagal dikonversi menjadi gol sehingga laga paruh pertama tuntas dengan skor kacamata.
Usai jeda Gana langsung menggebrak lewat umpan jauh Thomas Partey kepada Semenyo yang bergerak cepat menyisir sisi kiri lapangan. Namun Bellingham yang turun membantu pertahanan melakukan tekel bersih di tepi kotak penalti untuk menggagalkan tusukan berbahaya tersebut.
Memasuki menit ke-50, Senaya mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan silang diagonal dari Adjetey di sisi kanan kotak penalti Inggris. Beruntung bagi Inggris, Djed Spence bergerak cepat memberikan gangguan sehingga tembakan Marvin Senaya menjadi tidak akurat.
Kiper Inggris, Jordan Pickford, melakukan blunder pada menit ke-54 saat gagal meninju bola silang Senaya karena mendapat gangguan di udara dari Caleb Yirenkyi. Wasit langsung meniup peluit pelanggaran untuk menyelamatkan Pickford.
Inggris akhirnya mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama pada menit ke-58 melalui sepakan mendatar Anthony Gordon yang mengarah tepat ke pelukan Asare. Setelah itu, Inggris masih terus berusaha untuk membombardir pertahanan Gana.
Madueke melepaskan umpan silang akurat yang disambut dengan sundulan bertenaga oleh Bukayo Saka pada menit ke-70. Namun bola hasil sundulannya masih menyamping dari gawang.
Morgan Rogers yang baru masuk langsung memberikan dampak instan pada menit ke-76 lewat aksi individu menawannya di sisi sayap yang berhasil membuahkan sepak pojok bagi Inggris. Gana sempat membalas lewat serangan balik cepat Prince Adu setelah memanfaatkan kesalahan Eberechi Eze, yang masih belum menemui sasaran.
Strategi bertahan total yang diterapkan Gana pada menit ke-84 membuat Inggris frustrasi dan mulai meninggalkan celah menganga di lini pertahanan sendiri. Guna meredam agresivitas Marcus Rashford yang baru masuk, Gana memasukkan bek Peprah Oppong untuk menggantikan Marvin Senaya yang tampak kelelahan demi menjaga kedalaman area penalti mereka.
Asare melakukan penyelamatan luar biasa dengan menepis tembakan melengkung Saka sebelum bola liar disambar oleh Nico O'Reilly yang tendangannya membentur keras mistar gawang. Bola pantulan tersebut jatuh tepat di hadapan Kane yang berdiri bebas tanpa kawalan, namun di luar dugaan sepakan keras sang kapten dari jarak dekat justru melambung tinggi di atas mistar gawang.
Kekhawatiran melanda kubu Inggris pada menit ke-89 setelah Rice tampak terpincang-pincang akibat mengalami cedera pascabenturan keras dengan Yirenkyi. Hingga pertandingan tuntas tak ada gol yang tercipta.
Rekaman Pertandingan
Grup L
Inggris - Gana
Waktu: 23 Juni 2026
Stadion: Boston Stadium
Wasit: Said Martinez
Gol: -
Penguasaan bola: 79%-21%
Tembakan: 19-2
Tembakan ke gawang: 3-1
Sepak pojok: 9-2
Off-side: 2-2
Pelanggaran: 14-24
Kartu kuning: 1-1 (Declan Rice 41'-Inaki Williams 60')
Kartu merah: -
Susunan Pemain
Inggris (4-2-3-1): 1-Jordan Pickford; 24-Reece James, 2-Ezri Konsa, 6-Marc Guehi, 25-Djed Spence (3-N. O'Reilly 66'); 8-Elliot Anderson (21-E. Eze 74'), 4-Declan Rice; 20-Noni Madueke (11-M. Rashford 83'), 10-Jude Bellingham, 18-Anthony Gordon (7-B. Saka 65'); Harry Kane
Pelatih: Thomas Tuchel
Gana (4-3-3): 16-Benjamin Asare; 26-Marvin Senaya (21-K. Oppong 87'), 18-Jerome Opoku, 4-Jonas Adjetey, 14-Gideon Mesnah; 3-Caleb Yiryenki, 5-Thomas Partey, 8-Kwasi Sibo; 19-Inaki Williams (7-F. Issahaku 66'), 9-Jordan Ayew (25-P. Adu 67'), 11-Antoine Semenyo
Pelatih: Carlos Queiroz