TVRINews - New Jersey, Amerika Serikat

Meski demikian, Ancelotti menegaskan arti penting kehadiran sang megabintang di dalam tim asuhannya.

Tim nasional Brasil dipastikan tidak diperkuat Neymar, pada laga lanjutan penyisihan grup Piala Dunia 2026 kontra Haiti di Philadelphia Stadium, Sabtu (20/6/2026). Penyerang Santos tersebut sengaja ditinggal dari rombongan karena kondisinya dinilai belum pulih total dari cedera.

Masalah fisik memang masih menjadi momok menakutkan bagi Neymar di Piala Dunia 2026. Pemain yang pernah membesarkan namanya bersama Barcelona tersebut harus menepi dari lapangan hijau selama sebulan terakhir akibat dibekap cedera betis kanan.

Meskipun namanya tetap didaftarkan masuk ke dalam skuad Piala Dunia 2026, belum bisa bermain. Pada pertandingan pertama pekan lalu, ia hanya bisa duduk di bangku penonton saat Brasil ditahan 1-1 oleh Maroko.

Proses pemulihan fisik penyerang berusia 34 tahun ini sebenarnya menunjukkan grafik yang cukup positif dalam beberapa hari terakhir. Ia sempat menjalani menu latihan terpisah dan melakukan sesi lari pertamanya bersama jajaran staf kepelatihan pada Selasa (16/6/2026).

Kondisinya bahkan terlihat makin membaik setelah Neymar terpantau sudah mulai bergabung dalam sesi latihan taktis bersama rekan-rekan setimnya sehari kemudian. Kendati demikian, jajaran tim pelatih Brasil menegaskan tidak ingin mengambil risiko yang bisa memperparah kondisi pemain bernomor punggung 10 tersebut.

Keputusan mengenai status Neymar akhirnya dirilis guna meredam spekulasi yang berkembang di kalangan pencinta sepak bola. Tim Samba mengonfirmasi eks Paris Saint-Germain tersebut terpaksa menepi.

"Neymar akan tetap berada di New Jersey untuk mengoptimalkan fase akhir proses pemulihannya, memanfaatkan fasilitas yang sangat baik di hotel The Ridge dan pusat pelatihan Columbia Park," demikian pernyataan dari Federasi Sepak Bola Brasil (CBF).

Langkah pencegahan ini diambil dengan harapan Neymar sudah berada dalam kondisi bugar sepenuhnya saat Brasil memasuki babak krusial nanti. Jajaran staf medis menargetkan proses pemulihan berjalan mulus agar ia bisa langsung diturunkan apabila Brasil berhasil mengamankan tiket ke fase gugur.

Kehadirannyar di dalam tim nyatanya memang tidak sekadar urusan memberikan kontribusi teknis di atas lapangan. Pelatih Carlo Ancelotti menyebutkan bahwa figur senior seperti Neymar memegang peranan yang sangat krusial di dalam ruang ganti skuadnya.

"Ketika kami memasukkannya ke dalam daftar pemain, kami menambahkannya karena kemampuan teknisnya, yang tidak perlu diragukan lagi. Namun kami juga menginginkannya karena pengalamannya dan teladan yang dia berikan kepada para pemain muda di tim," ucap Ancelotti dikutip dari ESPN.