Georgios Donis, pelatih timnas Arab Saudi di Piala Dunia 2026. (TVRI/Grafis/Yusuf) Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Riyadh, Arab Saudi
Georgios Donis akan menangani tim nasional sepak bola Arab Saudi di Piala Dunia 2026 menyusul kontraknya yang akan berakhir pada Juli 2027.
Hanya sekitar sepekan setelah mendepak Herve Renard, Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) secara resmi meunjuk Georgios Donis sebagai pelatih tim nasional negara tersebut sampai Juli 2027. SAFF mengonfirmasi kabar tersebut pada Kamis (23/4/2026) malam waktu setempat.
Melalui pernyataan resmi di akun X, SAFF menjelaskan bila Donis sudah menandatangani kontrak untuk melatih tim nasional senior Arab Saudi menyusul penyelesaian situasi kontrak Renard.
Donis, 56 tahun, berpengalaman melatih beberapa klub asal Eropa, termasuk tim asal negaranya, Yunani, seperti AEK Athens, Panathinaikos, dan Pan-Thessalonian Athletic Club of Constantinopolitans (PAOK) FC.
Menangani timnas Arab Saudi, mungkin tidak terlalu asing bagi Donis karena sebelum diminta menangani The Green Falcons dirinya sudah melatih banyak klub negara tersebut.
Al-Hilal SFC, Al-Wehda FC, Al-Fateh SC, dan terakhir Al-Khaleej FC (sejak 13 Juli 2024) adalah klub-klub asal Arab Saudi yang pernah dilatih Donis sebelum ditunjuk menangani timnas negara tersebut pada Kamis malam lalu.
Saat ini timnas Arab Saudi tengah disibukkan dengan persiapan untuk turun di Piala Dunia 2026 pada 11 Juni sampai 19 Juli mendatang yang akan digelar bersama di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.
Federasi Sepak Bola Arab Saudi mengatakan akan mengadakan konferensi pers di Riyadh bersama staf pelatih tim nasional sebelum skuad berangkat ke kamp pelatihan mereka di AS.
Renard, yang memimpin Arab Saudi untuk periode keduanya pada tahun 2024, membawa juara Asia tiga kali itu lolos ke Piala Dunia. Di Piala Dunia ketujuh mereka (setelah 1994, 1998, 2002, 2006, 2018, dan 2022) itu Arab Saudi akan bergabung di Grup H bersama Spanyol, Uruguai, dan Tanjung Hijau (Cape Verde).
Memimpin timnas Arab Saudi di Piala Dunia jelas bakal menjadi tugas berat bagi Donis. Sebagai catatan, torehan terbaik The Green Falcons di Piala Dunia sejauh ini adalah babak kedua pada 1994 alias 16 besar saat jumlah tim peserta masih 24 (mulai tahun ini 48).