Mesin gol Timnas Inggris, Harry Kane. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Berlin, Jerman
Dalam dua pertandingan terakhir bersama Bayern Munchen, Harry Kane sudah membukukan enam gol lewat dua hat-trick beruntun.
Klub raksasa Jerman, Bayern Munchen, memastikan meraih double winners musim ini setelah menaklukkan VfB Stuttgart dengan skor telak 3-0 pada final Piala Jerman di Berlin, Sabtu (23/5/2026) waktu setempat. Bintang kemenangan Bayern tidak lain adalah sang penyerang andalan, Harry Kane, yang mencetak hat-trick spektakuler di babak kedua.
Kemenangan tersebut membuat Bayern meraih gelar ganda domestik untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, setelah sebelumnya juga memastikan diri sebagai juara Bundesliga musim ini.
Final yang berlangsung di Olympiastadion Berlin sejatinya berjalan sulit bagi Bayern pada babak pertama. Stuttgart tampil agresif dengan pressing ketat satu lawan satu yang membuat para pemain Bayern kesulitan mengembangkan permainan. Meski demikian, pengalaman dan kualitas skuad Bayern akhirnya menjadi pembeda setelah turun minum.
Kane memecah kebuntuan pada menit ke-55 melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan matang dari Michael Olise. Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan setelah Bayern sebelumnya lebih banyak berada di bawah tekanan.
“Sedikit soal kesabaran mungkin,” ujar Kane ketika ditanya mengenai perubahan permainan timnya, dikutip dari Reuters, Minggu (24/5/2026). “Babak pertama berjalan sulit. Mereka suka melakukan tekanan satu lawan satu. Tetapi mereka mulai sedikit kelelahan.”
“Pada babak kedua kami lebih sabar memainkan bola dan memiliki kualitas lebih baik. Kami memang pantas menang,” kapten Timnas Inggris itu menambahkan.
Pertandingan sempat dihentikan beberapa saat tepat selepas satu jam laga berjalan akibat suporter kedua tim menyalakan flare di tribune stadion. Asap yang terperangkap di bawah atap Olympiastadion sempat mengurangi jarak pandang para pemain dan penonton.
Stuttgart sebenarnya sempat memperoleh peluang memperkecil ketertinggalan pada menit ke-76 melalui sundulan Chris Fuhrich. Namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan, dan Bayern justru kembali menghukum lawannya empat menit kemudian.
Gol kedua Kane lahir lewat proses yang luar biasa. Penyerang berusia 32 tahun itu lebih dulu melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang. Bola muntah kemudian diterima dari umpan Luis Diaz di dalam kotak penalti. Kane bergerak cepat melewati kawalan lawan sebelum melepaskan tendangan rendah yang tak mampu dihentikan kiper Stuttgart, Alexander Nubel.
Kane akhirnya menyempurnakan malam gemilangnya lewat gol ketiga pada masa injury time melalui titik penalti. Hat-trick tersebut sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu striker paling tajam di Eropa musim ini.
Pemain timnas Inggris itu kini telah mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan di semua kompetisi bersama Bayern sepanjang musim 2025/2026. Ia juga mencatat sejarah sebagai pemain ketiga yang mampu mencetak gol di setiap putaran Piala Jerman, termasuk partai final.
“Musim yang memecahkan rekor,” kata Kane. “Kami ingin menang hari ini dan kami menyelesaikan tugas itu. Kami memang menginginkan Liga Champions, itu tambahan yang ingin kami raih. Tetapi kemenangan malam ini akan membantu tim ini berkembang. Saya menantikan musim depan,” ia menambahkan.
Presiden kehormatan Bayern, Uli Hoeness, bahkan menyebut transfer Kane sebagai pembelian terbaik sepanjang sejarah klub. “Untuk mendapat kata-kata seperti itu, mengetahui begitu banyak pemain hebat pernah bermain di sini, itu sangat spesial,” ujar Kane.
“Saya merasa menjadi bagian dari sejarah klub ini, mencetak tiga gol di final.”
Sinyal Positif Harry Kane Jelang Piala Dunia 2026
Penampilan luar biasa Harry Kane juga menjadi sinyal positif bagi Timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, 11 Juni-19 Juli mendatang. Sang kapten Inggris datang ke turnamen dalam performa terbaiknya setelah mencatatkan 61 gol dalam 51 pertandingan bersama Bayern musim ini.
Hat-trick di final Piala Jerman itu juga melanjutkan tren tajam Kane dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, ia lebih dulu mencetak hat-trick saat Bayern menghancurkan FC Koln 5-1 di Allianz Arena pada 16 Mei 2026 lalu dalam laga penutup Bundesliga musim ini. Kane mencetak tiga gol pada menit ke-10, 13, dan 69 untuk memastikan kemenangan telak Bayern.
Artinya, dalam dua pertandingan terakhir bersama Bayern, Kane sudah membukukan enam gol lewat dua hat-trick beruntun. Ketajaman tersebut membuat mantan pemain Tottenham Hotspur itu kembali dipandang sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di dunia dan menjadi harapan utama Inggris untuk mengakhiri penantian gelar juara dunia sejak 1966.