TVRINews - Miami, Amerika Serikat

Lionel Messi terlihat memegang bagian belakang paha kirinya sebelum berjalan menuju lorong ruang ganti usai minta digantikan menit ke-73. Situasi itu membuat banyak pihak khawatir.

Kekhawatiran besar sempat menyelimuti para pendukung Argentina setelah Lionel Messi ditarik keluar dalam laga terakhir Inter Miami CF sebelum Piala Dunia 2026, Minggu (24/5/2026) malam waktu setempat. 

Messi tampil saat Inter Miami menghadapi Philadelphia Union dalam pertandingan MLS yang berlangsung sengit. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan dramatis Inter Miami 6-4, tetapi perhatian utama justru tertuju pada kondisi Messi setelah ia meminta pergantian pemain pada menit ke-72.

Momen itu langsung memicu kepanikan. Messi terlihat memegang bagian belakang paha kirinya sebelum berjalan menuju lorong ruang ganti. Situasi tersebut membuat banyak pihak khawatir, mengingat Piala Dunia 2026 tinggal menghitung pekan dan Argentina sangat bergantung pada kapten mereka.

Saat pertandingan berlangsung, skor masih imbang 4-4. Karena itu, keputusan Messi meninggalkan lapangan di tengah laga penting langsung menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan cedera otot.

Namun seusai pertandingan, Hoyos mencoba meredakan kekhawatiran publik. Dalam konferensi pers, ia menegaskan bahwa kondisi Messi tidak mengarah pada cedera serius.

“Kami tidak memiliki informasi yang menunjukkan adanya cedera. Dia benar-benar kelelahan, hanya itu,” ujar Hoyos, dikutip dari Marca, Senin (25/5/2026).

Sang pelatih juga menjelaskan bahwa kondisi lapangan yang berat ikut memengaruhi stamina pemain berusia 38 tahun itu. Menurutnya, tim tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun terhadap kondisi Messi.

“Dia kelelahan dan kondisi lapangan cukup berat. Kalau ada sedikit keraguan, lebih baik jangan mengambil risiko,” Hoyos menambahkan.

Pertandingan melawan Philadelphia Union menjadi penampilan terakhir Messi bersama Inter Miami sebelum bergabung dengan Timnas Argentina untuk persiapan akhir menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, 11 Juni-19 Juli 2026. 

Status Messi sebagai pemain paling penting di skuad membuat tiap perkembangan kondisi fisiknya dipantau dengan sangat cermat oleh staf pelatih Argentina maupun jutaan penggemar Albiceleste.

Argentina sendiri akan memulai perjuangan mereka di Piala Dunia 2026 pada 16 Juni 2026 dengan menghadapi Aljazair. Sebagai juara bertahan, Argentina datang dengan ekspektasi tinggi untuk kembali melaju jauh di turnamen.

Karena itu, kabar bahwa Messi hanya mengalami kelelahan jelas menjadi angin segar bagi pelatih Lionel Scaloni dan seluruh pendukung Argentina. Untuk sementara, mereka bisa bernapas lega karena sang kapten tampaknya masih berada dalam kondisi aman menjelang turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.