Timnas Iran bersiap untuk tampil di Piala Dunia 2026 Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Teheran, Iran
Mandeknya kompetisi domestik menjadi hambatan Timnas Iran dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Persiapan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026 terkendala ketidakpastian apakah kompetisi dalam negeri akan dilanjutkan atau tidak setelah adanya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel. Para pemain yang berkarier di dalam negeri telah lama tidak turun ke lapangan.
Piala Dunia 2026 akan digelar sekitar dua bulan ke depan. Para pemain harus mendapat kesempatan bertanding yang cukup guna menjaga kondisi fisik. Jika terlalu lama tidak ada kompetisi, pelatih tim nasional kesulitan mengukur kesiapan anak asuhnya.
Belakangan muncul gagasan kompetisi sepak bola Iran akan dilanjutkan dengan sistem terpusat. Namun, kendala yang dihadapi adalah fasilitas yang bisa digunakan oleh 16 klub peserta Iran Pro League.
"Federasi dan operator liga harus mempertimbangkan semua masalah dan mengambil keputusan terbaik. Mengumpulkan semua tim di satu tempat adalah tugas yang sulit," kata asisten pelatih Iran, Rahman Rezaei, dikutip dari Kantor Berita Tasnim, Kamis (9/4/2026).
Juru taktik berusia 51 tahun tersebut mengungkap bahwa staf pelatih Iran sudah memiliki rencana untuk menghadapi situasi sulit ini. Jika kompetisi tidak bisa dilanjutkan, mereka meminta Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) untuk menggelar pemusatan latihan di luar negeri.
Hal itu harus mereka lakukan agar kondisi para pemain yang berkarier di liga domestik bisa tetap terjaga sampai ke Piala Dunia 2026. Merujuk pemanggilan di jeda internasional Maret lalu, ada 25 pemain yang berkompetisi di Iran Pro League.
"Jika liga tidak diadakan, staf pelatih sedang mempertimbangkan untuk mengadakan pemusatan latihan di dalam negeri untuk pemain yang berkarier di dalam negeri. Jika liga diadakan, tidak akan ada pemusatan latihan," tutur Rezaei.
"Tetapi jika liga tidak dapat dilanjutkan karena alasan apa pun, logis untuk mengadakan pemusatan latihan guna menjaga kesiapan pemain domestik, tentu saja dengan syarat tempat yang aman dapat ditemukan," ia menambahkan.
Status keikutsertaan Team Melli, julukan Iran, di Piala Dunia 2026 masih menjadi tanda tanya. Sejak meletus perang dengan Amerika Serikat dan Israel, sempat muncul pernyataan mereka menarik diri dari turnamen sepak bola paling bergengsi ini.
Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, seluruh pertandingan akan dilangsungkan di Amerika Serikat. Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, tidak mau tim nasional bermain di negara yang telah menyerang mereka.
Donyamali mengubah sikapnya setelah adanya pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mempersilakan Iran datang ke negaranya, namun tak menyarankan dengan alasan keamanan. Ia meminta kepada FIFA untuk memindahkan lokasi pertandingan Mehdi Taremi dan kawan-kawan ke Meksiko.
Permintaan tersebut tidak mendapat respons positif dari FIFA. Otoritas tertinggi sepak bola di dunia itu ingin Piala Dunia 2026 tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.