TVRINews - Herzogenaurach, Jerman

Dalam koleksi terbarunya, Adidas menghadirkan jersei untuk 22 tim nasional, menjadikannya rilisan terbesar sepanjang sejarah mereka untuk ajang Piala Dunia.

Raksasa apparel olahraga Adidas beberapa waktu lalu meluncurkan koleksi jersei kandang untuk Piala Dunia 2026, termasuk desain klasik Argentina dan seragam throwback memukau milik Jerman. Peluncuran ini menjadi bagian dari persiapan menuju turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, 11 Juni-19 Juli mendatang.

Dalam koleksi terbarunya, Adidas menghadirkan jersei untuk 22 tim nasional, menjadikannya rilisan terbesar sepanjang sejarah mereka untuk ajang Piala Dunia.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah jersei Jerman yang mengusung konsep retro. Desainnya menampilkan detail berlian dan chevron yang terinspirasi dari grafis ikonik masa lalu, termasuk seragam saat mereka menjuarai Piala Dunia 2014.

Menariknya, ini akan menjadi seragam terakhir Jerman bersama Adidas sebelum mereka beralih ke Nike mulai 2027, yang sekaligus mengakhiri kemitraan panjang selama 70 tahun. Striker Newcastle, Nick Woltemade, menjadi salah satu pemain yang ikut memodelkan jersei terbaru tersebut.

Sementara itu, Argentina sebagai juara bertahan akan tampil dengan jersei klasik berwarna biru langit dan putih. Desain ini terinspirasi dari kesuksesan mereka pada tahun 1978, 1986, dan 2022. Sebagai sentuhan historis, angka 1896 disematkan di bagian belakang leher untuk menandai tahun berdirinya federasi sepak bola Argentina.

Adidas juga merilis jersei untuk sejumlah negara lain (baik yang lolos ke Piala Dunia 2026 maupun tidak). Termasuk Aljazair, Belgia, Cili, Kolombia, Kosta Rika, Hungaria, Italia, Jepang, Meksiko, Peru, Qatar, Arab Saudi, Spanyol, Swedia, Ukraina, Uni Emirat Arab, dan Venezuela. Semua desain ini dirancang untuk menghadapi kondisi iklim yang beragam di tiga negara tuan rumah.

General Manager Adidas Football, Sam Handy, mengatakan: “Jersei tim nasional adalah simbol kebersamaan dan kebanggaan sebuah negara," ujar Handy dikutip dari The Sun

"Ketika tim melangkah ke panggung dunia di Piala Dunia terbesar yang pernah ada, mereka membawa harapan generasi baru para penggemar, sekaligus mewakili mereka yang telah datang sebelumnya," ia menambahkan. 

"Piala Dunia adalah tentang menciptakan momen yang melampaui stadion, sehingga kami merancang desain ini sebagai penghormatan terhadap akar tiap negara, sekaligus merayakan era di mana tiap penggemar, di mana pun berada, menjadi bagian dari cerita.”

Sementara itu, Vice President of Design Adidas Football, Thomas Mace, menambahkan: “Merancang jajaran jersei kami untuk Piala Dunia 2026 adalah tentang menghormati identitas unik setiap negara sekaligus mendorong batas inovasi dan performa," ucapnya. 

"Tiap jersei adalah 'storytelling' (menceritakan sebuah kisah), menggabungkan warisan budaya dengan estetika modern, dan dibuat menggunakan teknologi paling canggih kami untuk menjaga pemain tetap sejuk dan nyaman di panggung terbesar sepak bola," ia menambahkan. 

"Dari detail visual yang berani hingga logo lentikular yang dapat berubah tampilan serta fitur ventilasi inovatif, koleksi ini merepresentasikan masa depan desain jersei sepak bola,” Mace menuturkan.