Erling Haaland dan pemain Norwegia saat merayakan kemenangan. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Miami, Amerika Serikat
John Arne Riise memberikan pujian kepada Erling Haaland, penyerang yang selalu tersenyum dan menghormati lawan-lawannya.
Mantan bintang Timnas Norwegia, John Arne Riise, menilai pencapaian tim asuhan Stale Solbakken di Piala Dunia 2026 ini telah mengubah ekspektasi. Tim ini masih membawa mimpi tapi impian yang kini bisa menjadi kenyataan.
Kemenangan atas Brasil, menurut John Arne Riise, salah satu yang menandai perubahan tersebut. Jika Norwegia kembali meraih kemenangan di perempat final lawan Inggris, sudah saatnya bahwa keyakinan bisa juara Piala Dunia itu ada.
"Ya, saya pikir Norwegia dapat juara Piala Dunia tahun ini jika mereka memenangkan pertandingan perempat final melawan Inggris. Mengapa tidak?" kata John Arne Riise, pemain Timnas Norwegia 2000-2003.
Menurut John Arne Riise, Norwegia datang ke Piala Dunia ini dengan harapan yang besar. Hanya, memang mereka bukanlah tim yang memiliki tradisi meraih gelar. Tapi, apa yang terjadi di Piala Dunia 2026 ini membuka peluang bagi The Vikings untuk mencatat sejarah besar.
"Sebelum Piala Dunia dimulai, saya tidak pernah berpikir kami bisa memenangkannya. Saya pikir tempat perempat final akan menjadi pencapaian maksimal kami di Piala Dunia 2026 ini," kata John Arne Riise.
"Tetapi cara mereka bermain, cara mereka bersikap, dan cara mereka menyerang di setiap pertandingan untuk mencapai posisi mereka sekarang sungguh luar biasa," John Arne Riise menambahkan dengan nada kekaguman terhadap Erling Haaland dan kawan-kawan.
Norwegia memang akan menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia 2026. Laga Norwegia vs Inggris akan bergulir pada Sabtu (11/7/2026) waktu setempat atau Minggu (12/7/2026) disiarkan TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai pukul 03.00 WIB. Karena itu, mantan bintang Liverpool ini menegaskan bahwa fans Norwegia sudah bisa bermimpi meraih gelar jika memang THe Vikings mengalahkan Inggris.
"Ya, saya percaya kami bisa memenangkannya. Saya masih berpikir Prancis adalah favorit utama untuk seluruh turnamen dan saya tidak melihat siapa pun yang dapat mengalahkan mereka saat ini, tetapi kita benar-benar bisa menang. Kita berada di delapan besar, jadi semuanya mungkin," pemain yang telah bermain dalam 110 laga untuk Norwegia dan mencetak 16 gol ini menegaskan.
"Satu-satunya area di mana kami mungkin sedikit kurang di tahap akhir adalah lini belakang, karena saya tidak sepenuhnya yakin pertahanan cukup kuat untuk sampai ke final. Namun, jika kami tampil sempurna 100% dalam tiga pertandingan terakhir ini, kami bisa memenangkannya."
Pada Piala Dunia 2026 ini, Norwegia memang kalah 1-4 dari Prancis dalam fase grup. Meski demikian, mereka mampu membuat kejutan dengan mengalahkan Brasil 2-1, sebuah pencapaian luar biasa dan juga mengejutkan. Di sisi lain, saat menghadapi Prancis, pelatih Stale Solbakken memang tidak menurunkan mesin gol andalannya, Erling Haaland. Ketika itu, dia menyimpan Erling Haaland untuk laga knockout karena timnya memang sudah pasti lolos ke 32 besar.
Faktor Erling Haaland, menurut John Arne Riise adalah faktor terbesar yang membuat Norwegia berhasil melangkah sejauh ini. Penyerang Manchester City itu pula yang menurutnya akan memberikan perbedaan di laga lawan Inggris dalam perempat final nanti. Erling Haaland, menurut John Arne Riise yang telah berusia 45 tahun ini, faktor terbesar dari kemungkinan Norwegia mencatat sejarah di Piala Dunia 2026 ini.
John Arne Riise memberikan pujian terhadap Erling Haaland atas perannya baik di lapangan maupun di luar lapangan. "Saat berbicara tentang apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang penyerang, ya Erling Haaland adalah penyerang terbaik di dunia. Saya sangat menyukai golnya, kekuatannya, dan bagaimana dia menjadi begitu profesional," dia menambahkan.
"Tapi, saya juga sangat menyukai sisi lainnya sebagai manusia. Dia selalu tersenyum dan menikmati Piala Dunia ini," kata John Arne Riise lagi. Dengan kekuatan dan nalurinya yang tajam, Erling Haaland adalah penyerang yang dapat mengalahkan lawan-lawan timnya di pertahanan. Tapi, dia juga memperlihatkan rasa hormat yang baik terhadap lawannya.
"Dia dapat bertarung dengan lawan seperti Gabriel Magalhaes di lapangan, tapi dia juga memperlihatkan rasa hormat yang begitu besar. Dia hanya melakukan tugasnya di pertandingan tapi juga tetap menghormati mereka secara total."
Jelang Inggris, John Arne Riise menyatakan dirinya kini tentu saja memihak kepada Norwegia. "Saya selalu menjadi fans Inggris di setiap turnamen karena Norwegia tidak pernah ada. Tapi, saat ini, tidak disangsikan lagi. Saya berharap, kami bisa membuat Inggris mengalami kekalahan yang telak."