Penyerang Argentina Lionel Messi kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan torehan 18 gol. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Miami, Amerika Serikat
Selama bermain penuh hingga 120 menit menghadapi Tanjung Hijau, Lionel Messi menjadi motor utama serangan Albiceleste.
Lionel Messi kembali membuktikan statusnya sebagai pemain pembeda setelah mengantar Argentina menundukkan Tanjung Hijau dengan skor 3-2 lewat perpanjangan waktu pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan tersebut berlangsung di Miami Stadium, Amerika Serikat, Jumat (3/7/2026) waktu setempat atau Sabtu (4/7/2026) pagi WIB.
Selama bermain penuh hingga 120 menit, Messi menjadi motor utama serangan Albiceleste. La Pulga mencetak satu gol penting, terus mengancam pertahanan lawan, sekaligus menjadi kreator utama dalam setiap serangan Argentina.
Satu gol Messi itu juga menempatkannya sebagai top-scorer sementara Piala Dunia 2026 dengan 7 gol, sekaligus makin memantapkan statusnya sebagai pengoleksi gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 20 gol. Ia meninggalkan saingannya, Kylian Mbappe, yang saat ini sudah menorehkan 18 gol.
Ancaman Konstan Sepanjang 120 Menit
Dikutip dari Sofascore, Lionel Messi tampil sangat aktif sejak menit pertama hingga peluit akhir. Ia melepaskan sembilan tembakan, enam di antaranya mengarah tepat ke gawang. Dari sederet peluang tersebut, satu berhasil dikonversi menjadi gol yang membantu Argentina menjaga asa sebelum akhirnya memastikan kemenangan dramatis.
Nilai expected goals (xG) Messi mencapai 1,26, menunjukkan bahwa ia berkali-kali berada di posisi ideal untuk mencetak gol. Bahkan nilai expected goals on target (xGOT) mencapai 1,74, menandakan kualitas penyelesaian akhirnya sangat baik.
Meski sempat gagal memanfaatkan satu peluang emas, Messi terus menjadi ancaman yang memaksa lini belakang Tanjung Hijau bekerja keras sepanjang pertandingan. Intensitas serangannya tidak pernah menurun meski laga harus berlangsung hingga babak tambahan waktu.
Kreator Serangan Argentina
Kontribusi Messi tidak hanya terlihat lewat gol. Ia juga menjadi pengatur tempo permainan Argentina. Pemain berusia 39 tahun itu mencatatkan 36 umpan sukses dari 43 percobaan. Di area pertahanan lawan, akurasi umpannya tetap tinggi dengan 29 umpan sukses dari 35 percobaan.
Messi juga menghasilkan empat key pass serta menciptakan satu peluang emas bagi rekan-rekannya. Dari sisi distribusi bola, ia mengirimkan sembilan umpan silang, empat di antaranya tepat sasaran.
Nilai expected assists (xA) sebesar 0,72 menggambarkan betapa besarnya peluang yang berhasil ia ciptakan sepanjang laga.
Dribel Jadi Senjata Memecah Pertahanan
Kemampuan membawa bola Messi kembali menjadi senjata utama Argentina. Ia melakukan 33 kali ball carry dengan total jarak lebih dari 264 meter. Dari jumlah tersebut, sekitar 132 meter merupakan progresi ke arah pertahanan lawan.
Messi juga mencatatkan enam progressive carry, dengan progresi terjauh mencapai hampir 16 meter. Aksi-aksi individu tersebut berulang kali membuka ruang bagi rekan-rekannya sekaligus memaksa pertahanan Tanjung Hijau keluar dari posisi ideal.
Selain itu, Messi juga cukup aktif dalam duel. Ia memenangi delapan duel, dilanggar sebanyak lima kali, mencatat satu tackle sukses, serta satu kali recovery bola.
Turnamen Luar Biasa Sang Kapten
Penampilan impresif melawan Tanjung Hijau semakin menegaskan konsistensi Messi sepanjang Piala Dunia 2026. Hingga babak 32 besar, ia telah mengoleksi tujuh gol hanya dalam empat pertandingan.
Dari total 24 tembakan, sebanyak 15 mengarah ke gawang, dengan tingkat konversi gol sekitar 29 persen. Lima gol dicetak dari dalam kotak penalti, dua lainnya dari luar kotak penalti, termasuk satu melalui tendangan bebas.
Selain produktif mencetak gol, Messi juga telah membuat 10 key pass, menciptakan empat peluang emas, serta membukukan akurasi umpan mencapai 80 persen.
Ia juga telah dua kali masuk dalam Team of the Week, memenangi 21 duel di darat, dan mencatatkan rekor sempurna dengan lima tekel sukses dari lima percobaan sepanjang turnamen.
Jadi Andalan Argentina Menuju Babak 16 Besar
Kemenangan dramatis 3-2 atas Tanjung Hijau memastikan Argentina melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Di tengah pertandingan yang berlangsung sengit selama dua jam lebih, Messi kembali menunjukkan mengapa ia masih menjadi pemain paling berpengaruh bagi Albiceleste.
Lewat kombinasi gol, kreativitas, visi bermain, serta kontribusi sepanjang 120 menit, tidak berlebihan jika TVRI menobatkan Lionel Messi sebagai Player of the Match. Lewat performa yang terus konsisten, sang kapten menjadi modal terbesar Argentina untuk terus melaju dan menjaga asa meraih gelar juara dunia berikutnya.