TVRINews – Jakarta

Jhon Arias tak hanya mencetak gol untuk memastikan kemenangan Kolombia atas Gana.

Jhon Arias menjadi pahlawan kemenangan Kolombia atas Gana dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bermain di Kansas City Stadium pada Sabtu (4/7/2026) pagi WIB, tim berjuluk Los Cafeteros unggul 1-0.

Arias membobol gawang Gana saat pertandingan berjalan 14 menit. Berdiri bebas di dalam kotak penalti, gelandang berusia 28 tahun meneruskan umpan silang yang dikirimkan Luis Suarez dengan sangat baik.

Keunggulan tersebut membuat Kolombia menjadi nyaman menjaga ritme permainan. Organisasi antarlini skuad asuhan Nestor Lorenzo berjalan dengan baik, sehingga Gana sulit mendapat celah menciptakan peluang.

Arias berkontribusi banyak dalam menghalau serangan yang dibangun oleh Gana. Dari heatmap (area permainan) selama 73 menit bermain, terlihat bagaimana pemain asal klub Palmeiras tersebut kerap membantu Kolombia menutup aliran bola dari sisi sayap kanan Gana.

Arias terlibat dalam empat upaya defensif yang dilakukan Kolombia dalam pertandingan ini, dengan dua tekel, satu kali blok tembakan, dan satu sapuan. Tak hanya itu, ia juga melakukan tujuh kali pengembalian penguasaan bola untuk tim.

Tidak mudah bagi pemain Gana untuk berduel memperebutkan bola bawah dengan Jhon Arias. Dari empat situasi yang terjadi, mantan pemain Wolverhampton Wanderers itu mampu memenanginya sebanyak tiga kali.

Mengawal lini tengah Kolombia membuat Arias banyak terlibat dalam sentuhan terhadap bola yang jumlahnya mencapai 69 kali. Ia tercatat empat kali melepaskan operan ke area sepertiga akhir lapangan, dan satu di antaranya menjadi peluang.

Dengan mencetak gol penentu kemenangan tim, serta catatan statistik yang baik selama 73 menit bermain, Arias layak untuk menjadi Player of the Match Kolombia vs Gana.

Arias merupakan pemain pilihan utama Lorenzo selama Kolombia tampil di Piala Dunia 2026. Dari empat laga yang sudah dijalani, ia selalu diturunkan sebagai starter.

Kerja samanya dengan Jefferson Lerma dan Gustavo Puerta membuat lini tengah Kolombia sulit untuk didikte oleh lawan. Mereka memiliki andil membuat gawang Los Cafeteros tidak mudah dibobol. Sejauh ini, baru satu gol yang bersarang ke gawang mereka.