Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Miami, Amerika Serikat
Usai laga, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengucapkan selamat kepada skuad Tanjung Hijau. Diakuinya, Tanjung Hijau menunjukkan mereka adalah tim yang hebat.
Argentina memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia setelah melalui laga superdramatis pada 32 besar melawan Tanjung Hijau di Miami, Jumat (3/7/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi WIB.
Laga yang berlangsung ketat sejak awal itu harus ditentukan hingga perpanjangan waktu, setelah kedua tim saling balas gol dan berakhir imbang 2-2 di waktu normal. Argentina akhirnya menang 3-2 lewat gol penentu di extra time, dalam pertandingan yang penuh tekanan dan kejutan dari tim debutan Tanjung Hijau.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengakui laga berjalan sangat berat setelah timnya dipaksa bekerja hingga perpanjangan waktu 2x15 menit. “Pertandingan ini sangat sulit. Anda selalu harus mengambil sisi positif, yaitu tim ini tidak pernah menyerah,” ujarnya seusai laga di Miami, dikutip dari Reuters, Sabtu (4/7/2026).
Scaloni juga menambahkan, “Saya ingin mengucapkan selamat kepada lawan kami. Hari ini mereka menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang hebat. Ketika dikatakan tidak ada laga mudah di Piala Dunia, itu benar.”
Sedangkan di kubu lawan, pelatih Bubista tetap memberikan apresiasi besar meski timnya tersingkir secara dramatis. “Saya bangga dengan tim saya, atas kerja keras yang telah mereka lakukan. Kami harus bangga dengan apa yang telah kami capai untuk negara kami,” ia menuturkan.
“Lebih dari apa pun, kami harus bangga dengan apa yang telah kami capai. Piala Dunia ini telah membuktikan karakter kami. Ini memang menyakitkan untuk kalah, tetapi ini luar biasa,” pelatih 56 tahun itu menambahkan.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi di hadapan 64.478 penonton di Miami Stadium. Tanjung Hijau yang menjalani debut Piala Dunia tampil mengejutkan dengan dua kali bangkit menyamakan kedudukan, membuat juara bertahan Argentina kesulitan menembus pertahanan rapat mereka.
Lionel Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-29 lewat penyelesaian klinis setelah menerima umpan panjang. Gol tersebut menjadi gol ketujuhnya di turnamen ini dan sempat membawa Albiceleste memimpin jalannya laga.
Namun Tanjung Hijau membalas melalui Deroy Duarte menjelang satu jam pertandingan. Argentina kembali unggul lewat Lisandro Martinez di awal perpanjangan waktu pertama.
Tanjung Hijau kemudian kembali menyamakan skor lewat gol indah Sidny Lopes Cabral yang membuat pertandingan kembali imbang 2-2.
Kemenangan Argentina akhirnya ditentukan pada menit ke-111 ketika sepak pojok Lionel Messi disambut sundulan Cristian Romero yang berujung gol bunuh diri pemain Tanjung Hijau, Diney Borges.
Kiper Argentina, Emiliano Martinez, juga tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan krusial di menit-menit akhir untuk menjaga keunggulan timnya hingga peluit panjang.