Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Florida, Amerika Serikat
Jose Mario Neves menyatakan semua masyarakat Tanjung Hijau mengagumi kapten Timnas Argentina tersebut.
Pertemuan antara Argentina dan Tanjung Hijau salah satu duel yang sangat dinantikan dari laga 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan ini mempertemukan Argentina tim raksasa yang berstatus juara Piala Dunia 2022 atau tiga gelar Piala Dunia dengan Tanjung Hijau, tim yang berstatus debutan turnamen ini
Argentina bersinar di Piala Dunia 2026 ini peran besar kapten dan bintang mereka, Lionel Messi. Sementara itu, Tanjung Hijau menjadi perhatian besar karena sebagai tim debutan mampu lolos ke 32 besar. Kali pertama Tanjung Hijau menyita perhatian saat menahan Spanyol 0-0 di laga pertama fase grup. Pada laga itu pula, nama Vozinha muncul ke permukaan karena melakukan sejumlah penyelamatan krusial.
Kini, kedua tim akan bertemu dalam 32 besar. Laga Argentina vs Tanjung Hijau akan digelar pada 3 Juli nanti. Pertandingan ini pun menempatkan Tanjung Hijau kembali menarik perhatian. Di sisi lain, bertemunya Tanjung Hijau dengan Argentina juga akan sangat ditunggu negeri Tanjung Hijau, termasuk oleh presiden dari negeri yang terletak di lepas pantai Afrika Barat ini, Jose Maria Neves.
Terkait laga ini pula, Presiden Jose Maria Neves mengkonfirmasi bahwa dia akan memberikan Lionel Messi jersei resmi tim nasional Tanjung Hijau dengan nomor 10 dan namanya di bagian belakang. Rencananya, cendera mata itu akan diserahkan menjelang pertandingan antara kedua tim di 32 besar Piala Dunia 2026 nanti.
Dalam wawancaranya dengan Radio Super Deportivo, Jose Maria Neves menyatakan bahwa Lionel Messi adalah idola bagi seluruh masyarakat Tanjung Hijau. Karena itu, pertandingan antara kedua tim sangat berarti dan dinantikan oleh negeri kepulauan yang hanya berpenduduk 530.000 jiwa itu.
"Kami akan memberinya warna (jersey) tim nasional kami, dengan nomor dan namanya, untuk menghormatinya sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik di dunia," kata Jose Maria Neves dalam percakapan dengan jurnalis Argentina, Emiliano Nunia.
Terkait bagaimana cendera mata itu akan diberikan, Jose Maria Neves menyatakan akan diatur oleh tim nasional Tanjung Hijau sendiri untuk dipastikan sampai kepada kapten Argentina tersebut. Selain sebagai kekaguman terhadap Lionel Messi, cendera mata itu juga sebagai pengakuan popularitas bintang kelahiran Rosario tersebut di negara kepulauan Atlantik.
“Lionel Messi adalah idola besar. Dia adalah pemain yang sangat dihormati di Tanjung Hijau. Bagi banyak warga Tanjung Hijau, dia adalah salah satu yang terbaik di dunia,” kata Jose Maria Neves lagi.
Menurutnya, Lionel Messi adalah seseorang yang mewakili keunggulan, kesempurnaan, yang terbaik yang ada dalam sejarah di dunia sepak bola. “Saya akan melakukan segala yang mungkin untuk memastikan bahwa tim nasional kita memberikan Lionel Messi jersei nomor 10 untuk menghormatinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.”
Sepanjang Piala Dunia 2026 ini bergulir, Lionel Messi memang kembali dalam performa yang luar biasa. Dalam usianya yang sudah 39 tahun, dia tampil dalam fase grup dengan mencetak enam gol dari tiga laga di Grup J.
Dengan pencapaian tersebut, Lionel Messi tercatat dalam sejarah turnamen inio sebagai pemain yang mengukir jumlah tersebut di fase grup bersama Oleg Salenko (Rusia) pada 1994. Gol terakhirnya, tendangan bebas ke gawang Yordania, membuatnya mengukir total 19 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia.
Performa Lionel Messi pun kemudian menjadi kunci sukses Argentina. Tim Tango melewati fase grup tanpa cela di mana mereka menang atas Aljazair (3-0), Austria (2-0), dan Yordania (3-1). La Pulga telah memainkan laga ke-200 untuk Timnas Argentina saat tampil di laga pertama fase grup saat lawan Aljazair itu.
Sementara saat lawan Austria di laga kedua, Lionel Messi melampaui rekor gol Piala Dunia sepanjang masa yang sebelumnya berbagi dengan Miroslav Klose (Jerman). Lionel Messi memimpin dengan 19 gol sedangkan Miroslav Klose dan Kylian Mbappe (Prancis) 16 gol.
Sementara itu, Tanjung Verde sukses ke 32 besar setelah tidak mengalami kekalahan namun juga tidak pernah menang. The Blues Sharks imbang 0-0 melawan Spanyol, 2-2 melawan Uruguai, dan 0-0 melawan Arab Saudi.