TVRINews - New York, Amerika Serikat

Masalah pada jahitan bahu yang terlihat menonjol memicu investigasi internal setelah viral di media sosial.

Perusahaan perlengkapan olahraga raksasa, Nike, kini tengah melakukan investigasi mendalam terkait masalah desain pada jersei yang akan dikenakan sejumlah tim nasional di Piala Dunia 2026. Masalah teknis tersebut ditemukan pada seragam tempur beberapa kontestan utama, termasuk tim nasional Inggris yang menjadi salah satu mitra jangka panjang mereka.

Efek kerutan atau tonjolan di sekitar jahitan bahu jersei terlihat jelas saat jeda internasional baru-baru ini berlangsung di berbagai belahan dunia. Fenomena visual yang mengganggu estetika ini terutama tampak pada desain seragam yang dikenakan oleh para pemain Inggris, Prancis, hingga Uruguai.

"Selama jeda internasional baru-baru ini, kami mengamati adanya masalah minor pada kit tim nasional Nike kami yang paling terlihat di sekitar jahitan bahu," kata perwakilan Nike dikutip Guardian.

Manajemen Nike menegaskan fungsi teknis dari jersei yang diproduksi tidak mengalami gangguan saat digunakan bertanding. Walau terdapat kecacatan visual yang kini sedang didalami pihaknya. 

"Performa tidak terpengaruh, namun estetika secara keseluruhan memang tidak berada pada level yang seharusnya," lanjut juru bicara tersebut mengakui kekurangan produknya.

Nike juga merupakan produsen resmi bagi seragam tuan rumah bersama yakni Kanada dan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab atas perlengkapan tim besar lainnya seperti Brasil, Belanda, Kroasia, Australia, Turki, Korea Selatan, dan Norwegia.

Masalah pada jahitan bahu ini nampak jelas baik pada jersei versi pertandingan yang dirancang khusus untuk pemain, maupun versi suporter. Hal ini memicu gelombang kekhawatiran dari banyak penggemar yang merasa kecewa setelah membeli produk resmi tersebut dengan harga yang tidak murah.

Di Inggris, Nike membanderol jersei versi suporter untuk tim nasional Inggris dengan harga 89.99 paun atau sekitar Rp1,8 juta per potong. Sementara itu, untuk jersei versi pertandingan yang memiliki spesifikasi identik dengan milik pemain, dipatok dengan harga yang jauh lebih tinggi mencapai 134.99 paun atau setara Rp2,7 juta.

Perusahaan asal Amerika Serikat ini sendiri tercatat telah memproduksi seluruh perlengkapan tim nasional Inggris, baik kategori pria maupun wanita, sejak tahun 2013 silam. Kerja sama jangka panjang tersebut menjadikan standar kualitas produk Nike selalu mendapatkan pengawasan ketat dari publik sepak bola di Inggris.

Pihak produsen mengakui kegagalan desain tersebut merupakan sebuah penurunan kualitas yang tidak sejalan dengan komitmen perusahaan selama ini. "Kami selalu menjaga standar tertinggi bagi diri kami sendiri dan produk kami, namun kali ini hasilnya tidak memenuhi harapan tersebut," tegas juru bicara Nike.

Perusahaan mengklaim tengah bekerja secepat mungkin untuk memperbaiki masalah ini demi kenyamanan para pemain di lapangan serta kepuasan para penggemar. "Kami berupaya memperbaikinya karena setiap jersei harus mencerminkan ketelitian, presisi, dan kebanggaan yang layak didapatkan oleh permainan sepak bola."

Jersei terbaru ini sebenarnya telah dirancang khusus dengan teknologi pendingin performa tinggi guna menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi menyelimuti Amerika Utara. Teknologi tersebut sangat krusial bagi kenyamanan pemain mengingat Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dimulai pada 11 Juni mendatang.