TVRINews – Jakarta

Tim nasional Inggris masih belum mampu menyamai capaian juara Piala Dunia 1966.

Tim nasional Inggris sudah menyiapkan skuad untuk tampil di Piala Dunia 2026. Sebanyak 26 pemain dibawa oleh pelatih Thomas Tuchel dengan harapan mengulang kisah sukses 60 tahun lalu.

Setelah memenangi Piala Dunia 1966 di kandang sendiri, tim berjuluk The Three Lions selalu mengalami kesulitan untuk bersaing di level tertinggi. Bahkan beberapa kali mereka harus menerima kenyataan pahit.

Berikut empat momen paling menyakitkan dalam perjalanan Inggris dalam 19 edisi terakhir turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, dikutip dari Metro.

1. Meksiko 1986 – "Tangan Tuhan" Maradona

Inggris berhadapan dengan Argentina di perempat final Piala Dunia 1986 Meksiko. Pertandingan tersebut menjadi salah satu yang paling kontroversial dalam sejarah sepak bola.

Diego Maradona membuka keunggulan Argentina melalui gol yang kemudian dikenal sebagai "Hand of God" atau "Tangan Tuhan". Meski mendapat protes dari pemain Inggris, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Yang membuat Inggris semakin terluka adalah gol berikutnya dari Maradona. Ia mencetak salah satu gol terbaik sepanjang masa dengan melakukan dribel dari tengah lapangan dan melewati sejumlah pemain Inggris.

Gary Lineker sempat memperkecil ketertinggalan, tetapi Inggris akhirnya kalah 1-2 dari Argentina dan tersingkir dengan penuh rasa frustrasi.

2. Afrika Selatan 2010 – Gol Hantu Frank Lampard

Momen menyakitkan Inggris selanjutnya terjadi di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan saat menghadapi Jerman di babak 16 besar. Tembakan keras Frank Lampard membentur mistar kemudian bola memantul melewati garis gawang. Akan tetapi, wasit tak mengesahkan gol tersebut.

Saat itu Inggris sedang tertinggal 1-2 dari Jerman. Keputusan wasit dianggap sebagai pemicu para pemain kehilangan fokus dan akhirnya kalah dengan skor 1-4.

Insiden tersebut menjadi salah satu alasan utama penggunaan teknologi garis gawang di sepak bola modern.

3. Rusia 2018 – Gagal di Semifinal

Skuad Inggris di Piala Dunia 2018 Rusia diyakini mampu membawa pulang gelar juara. Skuad asuhan Gareth Southgate tampil solid sebelum akhirnya menelan kekalahan di semifinal melawan Kroasia.

Kieran Trippier membuka keunggulan Inggris hanya lima menit setelah laga dimulai lewat tendangan bebas. Setelah itu permainan Inggris perlahan menurun, dan mampu dimanfaatkan oleh lawan.

Kroasia bangkit dengan mencetak gol penyama kedudukan melalui Ivan Perisic. Memasuki babak tambahan, giliran Mario Mandzukic yang mencetak gol dan membuat Inggris gigit jari.

Kekalahan tersebut terasa sangat menyakitkan karena Inggris hanya tinggal selangkah lagi menuju final Piala Dunia pertama mereka sejak 1966.

4. Qatar 2022 – Harry Kane Gagal Penalti

Inggris datang ke Piala Dunia 2022 Qatar sebagai salah satu favorit setelah mencapai final Euro 2020. Mereka tampil impresif sepanjang turnamen sebelum menghadapi Prancis di perempat final.

Harry Kane sukses mencetak penalti pertamanya untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Namun ketika Inggris kembali mendapat penalti di babak kedua, ia gagal memanfaatkan kesempatan emas tersebut.

Tendangannya melambung tinggi di atas mistar gawang, membuat Inggris gagal menyamakan kedudukan dan akhirnya kalah 2-1 dari Prancis.