Ali Daei ketika masih aktif bermain bersama Timnas Iran. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Teheran, Iran
Dalam sejarahnya, Iran memiliki pemain hebat, termasuk mereka yang pernah bermain di klub Eropa.
Timnas Iran mungkin tidak akan tampil di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Negeri mereka yang tengah berperang lawan Amerika Serikat dan Israel membuat Team Melli yang di bawah asuhan Amir Ghalenoei ini bisa jadi akan harus melupakan Piala Dunia tahun ini.
Iran adalah tim yang tampil secara konsisten dalam beberapa tahun penyelenggaraan Piala Dunia. Jika memang tetap tampil di Piala Dunia 2026, ini akan menjadi Piala Dunia keempat secara beruntun, setelah menjadi kontestan di ajang ini pada 2014, 2028, dan 2022.
Dalam ketiga Piala Dunia tersebut, Timnas Iran memperlihatkan sejumlah bintang mereka kepada dunia. Iran juga dikenal sebagai negara Asia di mana sejumlah pemainnya bermain di klub Eropa, seperti Ali Daei yang pernah bermain di Bayern Munchen. Terkait Piala Dunia, Iran juga salah satu negara yang sudah menjadi kontestan Piala Dunia 1978.
Nasser Hejazi dikenal sebagai salah satu kiper legendaris di Asia dan tentu juga di Timnas Iran. Kiper yang tampil di Piala Dunia 1978 yang digelar di Argentina. Penjaga gawang ini membawa Timnas Iran juara Piala Asia 1972 dan juara Asian Games 1974.
Dalam kariernya di Timnas Iran sejak 1968 hingga 1980, Nasser Hejazi tampil dalam 62 pertandingan. The Legend in Goal Timnas Iran ini mendapatkan pengakuan dari AFC sebagai kiper kedua terbaik Asia di abad 20.
Generasi sepak bola Iran kemudian berlanjut. Kemampuan pemain serta talenta yang mereka miliki membuat sejumlah klub Eropa tertarik. Pada masanya, barisan pemain Iran pernah bermain di klub besar bahkan di antaranya mereka menjadi bintang. Lalu, siapa saja pemain yang membuat nama Iran dikenal sebagai negeri yang memiliki banyak bintang? Berikut ini, pemain tersebut:
1. Ali Daei
Ali Daei, The Goal Machine atau mesin gol bagi Timnas Iran. Ia dikenal sebagai salah satu bintang besar di Asia yang pernah ada. Ali Daei adalah pemain pria pertama yang mencapai lebih dari 100 gol di level timnas. Total dia telah mencetak 108 gol untuk Timnas Iran dari 148 pertandingan.
Jumlah tersebut diciptakan Ali Daei antara 1993 dan 2006. Dialah yang pertama menjadi pemain dengan gol terbanyak di timnas sebelum rekor itu dipatahkan oleh Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Kariernya di level klub ditandai dengan bermain di klub besar Eropa seperti Bayern Munchen pada 1998-1999. Pada musim itu, dia membawa Bayern Munchen juara Bundesliga (Liga Jerman) dan Piala Jerman.
2. Karim Bagheri
Gelandang bertahan Timnas Iran era 1990-an. Bermain untuk Timnas Iran dalam 87 laga dia berhasil mengoleksi 50 gol. Karim Bagheri yang saat ini berusia 52 tahun bermain di sejumlah klub Eropa seperti Armenia Bielefield dan Charlton Athletic.
Pada 2 Juni 1997, Karim Bagheri mencetak tujuh gol untuk Timnas Iran saat menghadapi Maldives. Bersama Timnas Iran, Karim Bagheri salah satu bintang yang membawa Timnas Iran U-23 mearih medali emas Asian Games 1998.
3. Ali Karimi
Pemain yang berjulukan The Magician dan The Asian Maradona. Ali Karimi bermain untuk Timnas Iran sejak 1998 hingga 2012. Pria yang kini berusia 47 tahun tampil dalam 127 laga untuk Timnas Iran dengan mencetak 38 gol.
Seperti Ali Daei, Ali Karimi juga mengawali karier di Eropa dengan bermain di Bayern Munchen pada 2005-2007. Ali Karimi membawa Bayern Munchen juara Liga Jerman dan Piala Jerman pada 2005-2006. Ali Karimi juga meraih sejumlah gelar individu seperti Pemain Terbaik Asia 2004.
Bintang dan Kapten Timnas Iran, Mehdi Taremi.
Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
4. Mehdi Taremi
Masih aktif sebagai pemain baik di klub maupun di timnas. Mehdi Taremi andalan Timnas Iran dan merupakan kapten di timnas berjulukan Team Melli ini. Penyerang yang saat ini bermain di Olympiacos, dilihat sebagai The Modern Icon dalam generasi sepak bola Iran. Mehdi Taremi bermain di FC Porto pada 2020-2024 dengan mencetak 64 gol dari 122 laga di Liga Portugal.
Di Liga Portugal, Mehdi Taremi meraih dua gelar pencetak gol terbanyak, yakni pada 2019-2020 dan 2022-2023. Mehdi Tarem juga bermain di klub raksasa Italia, Inter Milan (2024-2025). Dia menjadi pemain Iran pertama yang bermain di I Nerazzurri dan pemain kedua asal Asia di klub tersebut. Mehdi Tarem telah bermain dalam 101 laga untuk Timnas Iran dan mencetak 56 go. Dia merupakan salah satu kunci sukses Timnas Iran lolos ke Piala Dunia 2026.
5. Javad Nekounam
Javad Nekounam, The Anchor, salah satu
pemain yang diakui sebagai pemain terbaik sepanjang masa dalam sejarah
sepak bola Iran. Javad Nekounam pemegang rekor terbanyak sepanjang masa
bermain untuk Team Malli, total 149 laga.
Pria yang kini menjadi
pelatih dalam karier bermainnya dikenal sebagai salah satu mantan
bintang dan pemain legendaris klub Liga Spanyol, Osasuna. Di klub ini
Javad Nekounam bermain dalam enam musim, gelandang yang bermain dalam
175 laga mencetak 26 gol.
Javad Nekounam membawa Iran juara Asian
Games 2002 dan juga AFC-OFC Challenge Cup 2003. Dia juga terpilih
sebagai Pemain Iran Terbaik serta masuk dalam nominasi Pemain Terbaik
Asia 2013.