TVRINews – Amerika Serikat

Presiden FIFA, Gianni Infantino bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk membahas kesiapan Piala Dunia 2026 dan status keikutsertaan Timnas Iran.

Presiden FIFA, Gianni Infantino menyampaikan hasil komunikasinya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu membolehkan Timnas Iran untuk ikut Piala Dunia 2026. Tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, seluruh pertandingannya diselenggarakan di Amerika Serikat.

Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 menjadi abu-abu setelah adanya serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Teheran dan memicu ketegangan sampai sekarang. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) secara tegas menyampaikan sulit bagi mereka untuk mengirim Mehdi Taremi dan kawan-kawan ke turnamen.

Dalam kesempatan bertemu dengan Donald Trump untuk membahas kesiapan Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026, status keikutsertaan Iran turut dibahas oleh Infantino. Status perang yang melibatkan kedua negara, dipastikan tidak akan mengganggu tim nasional.

"Malam ini, saya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump untuk membahas status persiapan Piala Dunia FIFA mendatang, dan meningkatnya antusiasme karena kita akan segera memulai dalam waktu 93 hari," tulis Gianni Infantino di Instagram pribadinya, Rabu (11/3/2026).

"Kami juga membahas situasi terkini di Iran, dan fakta bahwa tim Iran telah lolos untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2026. Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilahkan untuk berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat," imbuhnya.

Menurut Infantino, kehadiran Piala Dunia amat dibutuhkan di tengah situasi seperti sekarang. Orang-orang dari berbagai negara saling bertemu, dan itu jadi momentum meningkatkan hubungan menjadi lebih baik lagi.

"Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang lebih dari sebelumnya, dan saya dengan tulus berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas dukungannya, karena ini sekali lagi menunjukkan bahwa sepak bola menyatukan dunia," tuturnya.

Dalam mempersiapkan penyelenggaraan Piala Dunia 2026, FIFA banyak menemui kendala. Sebelum terjadi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, lebih dulu muncul kekhawatiran terkait masalah keamanan di Meksiko.

FIFA tak mau tinggal diam. Otoritas tertinggi sepak bola dunia itu langsung berkomunikasi dengan pemerintah secara intensif. Dari sana mereka dapat keyakinan, Piala Dunia 2026 akan berjalan sesuai rencana awal.