Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Los Angeles, Amerika Serikat
Mauricio Pochettino mendapat pertanyaan dari Donald Trump terkait peluang Amerika Serikat.
Jika ada pelatih yang seharusnya mendapatkan begitu besar tekanan di Piala Dunia 2026 ini, nama Mauricio Pochettino pantas dikedepankan. Dia adalah pelatih Timnas Amerika Serikat (AS), tim yang akan bermain di rumah sendiri dalam Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Argentina ini seharusnya memikul harapan besar dari publik sepak bola Negeri Paman Sam. Namun, beruntung bagi Mauricio Pochettino bahwa tekanan tersebut tidaklah terlalu besar. Ada satu hal yang cukup membuat beban tersebut berkurang, yaitu bahwa sepak bola tidak terlalu populer di Negeri Paman Sam ini.
Di sisi lain, fans sepak bola Amerika Serikat tentu menyadari bahwa kekuatan mereka belum dapat dimasukkan sebagai tim yang berpotensi juara. Namun, tetap saja, pertanyaannya apa yang dapat dilakukan Mauricio Pochettino untuk Amerika Serikat.
Dapatkah Timnas Amerika Serikat bersama Mauricio Pochettino memanfaatkan momentum ini untuk tampil menjadi juara? Dan, pertanyaan itu justru datang dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam sebuah program di channel Stick to Football, mantan pelatih Tottenham Hotspur, Paris Saint-Germain, dan Chelsea ini menceritakan momen pertemuan tersebut, saat Donald Trump bertanya tentang peluang Amerika Serikat.
"Ketika saya bertemu Presiden Donald Trump sebelum drawing (undian) di Washington, dia bertanya, 'Apakah Anda menilai kita (Amerika Serikat) bisa juara?' Saya katakan, 'Ya tentu,'" kata Mauricio Pochettino, menceritakan momen tersebut.
"Ya, mengapa tidak? Karena ini semua tentang keyakinan. Lihat apa yang telah Maroko raih di Qatar, ini semua tentang keyakinan. Atau Korea Selatan di Jepang. Saya kira ada cukup banyak contoh," dia menambahkan.
Menurut Mauricio Pochettino, pertanyaan tersebut mengejutkan karena Amerika Serikat tentu bukanlah tim yang diunggulkan. Namun, apa yang disampaikan Donald Trump cukup memperlihatkan tentang harapan Amerika Serikat untuk meraih hasil terbaik di Piala Dunia 2026.
Banyak yang menilai, bahwa untuk juara tentu saja menjadi misi yang terbilang sangat sulit. Meski AS sebagai tuan rumah, mereka tetaplah tim yang tidak diunggulkan atau underdog. Akan tetapi, tentu saja selalu ada kemungkinan, setidaknya meraih hasil yang lebih baik seperti mencapai semifinal.
Pertemuan Mauricio Pochettino saat itu terjadi dalam acara undian Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kennedy Center di Washington D.C pada 5 Desember 2025 lalu. Dalam acara tersebut pula, Donald Trump mendapatkan penghargaan FIFA Peace Prize dari FIFA yang langsung diberikan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino.
Namun, sebelum acara tersebut, Mauricio Pochettino bertemu dengan Donald Trump dan dia mendapatkan pertanyaan tersebut. Kini, hampir lima bulan berlalu setelah momen tersebut, banyak perubahan yang terjadi tapi bukan tentang Timnas Amerika Serikat melainkan situasi yang terjadi terkait negara ini, di antaranya perang antara Amerika Serikat dan Iran.
Sementara itu, Timnas Amerika Serikat justru meraih hasil yang kurang memuaskan, di antaranya dalam dua laga uji coba pada akhir Maret 2026 lalu. Dalam dua laga tersebut, tim berjulukan The Stars and Stripes ini kalah 2-5 dari Belgia dan takluk pula dari Portugal 0-2 di laga 28 dan 31 Maret 2026.
Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) mengangkat Mauricio Pochettino sebagai pelatih tim nasional mereka pada 10 September 2024. Bersama Mauricio Pochettino, Amerika Serikat berharap bisa meraih hasil lebih baik lagi di Piala Dunia 2026, melebihi pencapaian mereka di edisi Piala Dunia sebelumnya.
Amerika Serikat hanya sampai 16 besar ketika negara ini menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 1994. Setelah itu, pencapaian terbaik mereka hanya di perempat final yaitu pada Piala Dunia 2002 silam. Pada Piala Dunia terakhir yaitu pada Piala Dunia 2022 lalu, mereka hanya sampai 16 besar.
Dalam Piala Dunia 2026 ini, Amerika Serikat ada di Grup D bersama Paraguai, Australia, dan Turki. Laga pertama Timnas Amerika Serikat dalam fase grup adalah menghadapi Paraguai pada 12 Juni 2026 nanti.