Penyerang sayap FC Barcelona Lamine Yamal, yang juga andalan Timnas Spanyol. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Madrid, Spanyol
Lamine Yamal berharap bisa mengikuti pencapaian Lionel Messi sebagai olahragawan terbaik dunia.
Satu lagi pengakuan untuk Lamine Yamal, bintang muda FC Barcelona ini mendapatkan penghargaan Laureus World Sports Award untuk kategori Young Sportsperson of the Year atau Pemain Muda Terbaik 2026.
Penghargaan ini diberikan kepada Lamine Yamal dalam seremonial Laureus Award 2026, pada Senin (20/4/2026) malam waktu setempat. Kategori ini diberikan bukan hanya pencapaian Lamine Yamal di lapangan melainkan juga perannya dalam olahraga secara luas.
Sebagai pemain muda yang berusia di bawah 21 tahun, Lamine Yamal yang kini berusia 18 tahun berperan besar dalam kesuksesan Barcelona meraih gelar gelar sepanjang musim lalu, yaitu La Liga (2024-2025), Piala Raja (2024-2025), dan Piala Super Spanyol (2025 dan 2026). Lebih penting lagi, Lamine Yamal telah memberikan contoh baik kepada generasi muda dan inilah yang paling penting dalam Laureus Award.
Dari sisi individu, Lamine Yamal juga memenangkan dua kali Piala Kopa dan juga posisi kedua Ballon d'Or, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih oleh pemain berusia 18 tahun. Ini juga kali kedua Lamine Yamal mendapatkan penghargaan Laureus setelah di 2025 dia meraih penghargaan untuk kategori Breakthrough of the Year.
Dalam acara ini, Lamine Yamal menyatakan keinginannya untuk mengikuti jejak legenda sepak bola Barcelona dan Timnas Argentina, Lionel Messi. Menurut pemain yang memiliki darah Maroko dari orang tuanya ini, Lionel Messi yang terbaik di sepak bola. Lamine Yamal pun sudah mengikuti jejak Lionel Messi yang juga mendapatkan dua penghargaan Laureus.
“Bagi saya, Lionel Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah. Saya tidak tahu apakah dia pemain terbaik di semua cabang olahraga, tetapi jika tidak, dia hampir mendekati itu. Dia adalah idola. Semua orang menghormatinya atas semua yang telah dia lakukan. Dia telah menjadi bagian dari masa kecil semua anak yang bermain di sekolah, di taman. Saya berharap saya dapat mengikuti jejaknya," kata Lamine Yamal.
Namun, berbeda dengan Lamine Yamal, penghargaan yang didapat Lionel Messi adalah penghargaan utama Laureus yaitu Laureus World Sportsman of the Year pada 2020 dan 2023 (Olahragawan Terbaik Dunia). "Saya berharap memiliki satu lagi patung itu di ruman saya," kata Lamine Yamal, sambil menunjuk trofi utama Laureus Award.
Dan, tentu saja, terkait jejak Lionel Messi, Lamine Yamal juga berharap dapat meraih gelar Piala Dunia. Peluang tersebut ada di tahun 2026 ini dalam Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni 2026 nanti.
Lamine Yamal memiliki peluang tersebut bersama Spanyol, salah satu tim favorit peraih gelar Piala Dunia 2026 bersama Prancis dan Brasil. “Saya bersemangat. Saya telah bermimpi bermain untuk tim nasional sejak kecil, jadi saya sangat menantikannya. Dua bulan akan berlalu begitu cepat bagi saya, jadi saya sangat menantikan pertandingan pertama dan semoga kami bisa menjadi juara.”
Piala Dunia 2026 memang akan menjadi Piala Dunia pertama dalam karier Lamine Yamal. Sejauh ini, Lamine Yamal telah meraih gelar Piala Eropa pada 2024 lalu. Karena itu, dengan meraih gelar Piala Dunia tentu akan menjadi pencapaian luar biasa, khususnya dalam usianya saat ini yang masih 18 tahun.
Terkait penghargaan ini, Lamine Yamal mengaku sangat bahagia dan bangga dan itu ia sampaikan di atas panggung saat menerima trofi Laureus. Dia menyampaikan terima kasih kepada semua yang telah mendukungnya dalam karier. "Ini suatu kehormatan. Saya ingin berterima kasih kepada akademi, keluarga saya, ibu saya yang berada di rumah bersama saudara laki-laki saya, ayah saya, nenek saya, rekan-rekan setim saya, tim yang selalu mendukung saya. Saya masih memiliki jalan panjang di depan."
Penghargaan Laureus sendiri membuat Lamine Yamal memiliki tanggung jawab sebagai pemain yang menjadi contoh bagi para pemain muda lainnya serta olahragawan secara umum di dunia. “Awalnya memang sulit untuk menyadari bahwa ini adalah sebuah tanggung jawab, karena pujian datang dari segala arah untuk hal-hal baik, begitu pula untuk hal-hal buruk. Jadi, memang benar bahwa Anda tidak boleh membuat kesalahan, karena Anda sudah menjadi teladan bagi banyak anak," kata Lamine Yamal.
"Jadi, ketika saya melakukan sesuatu yang baik, saya selalu berusaha, setiap kali berbicara, untuk mengatakan sesuatu yang bermakna dan akan membantu banyak orang. Namun, saya mungkin akan membuat kesalahan kecil, karena saya berusia 18 tahun dan begitulah adanya.”