Cristiano Ronaldo dinilai bisa menyulitkan Portugal di Piala Dunia 2026, dibanding dengan Lionel Messi bersama Argentina. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Houston, Amerika Serikat
Cristiano Ronaldo akan mencatat sejarah lawan Republik Demokratik Kongo, sebagai pemain yang tampil di enam edisi Piala Dunia dan mencetak gol.
Setelah Lionel Messi menyihir dengan hat-trick-nya di Piala Dunia 2026, kini giliran Cristiano Ronaldo untuk menjawab. Dengan hat-trick itu, si Kutu telah menyamai rekor Cristiano Ronaldo.
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kini memiliki rekor yang sama sebagai salah satu pemain yang mencetak hat-trick dalam sejarah Piala Dunia. Lionel Messi mengukir rekor tersebut hari ini saat membawa Argentina menang 3-0 atas Aljazair dalam laga pertama mereka di Grup J.
Sedangkan Cristiano Ronaldo sudah mencatat rekor tersebut pada Piala Dunia 2018 silam ke gawang Spanyol. Seperti halnya Lionel Messi, Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick tersebut di laga pertama fase grup Piala Dunia yang digelar di Rusia itu.
Di sisi lain, dengan hat-trick di Piala Dunia 2026 ini pula, Lionel Messi menyamai pencapaian Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang mampu mencetak gol di lima edisi Piala Dunia. Lionel Messi, seolah seperti membayangi setiap apa yang telah diciptakan CR7 dari aspek rekor gol.
Perdebatan tentang siapa yang lebih baik antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tampaknya tidak akan selesai sepanjang keduanya terus bermain. Di Piala Dunia tahun ini, menjadi panggung bagi keduanya untuk bersaing dalam satu turnamen, meski saat ini kedua bintang dunia ini masih ada di jalur yang berbeda (fase grup).
Malam ini pukul 23.00 WIB, legenda sepak bola Portugal tersebut akan tampil dalam pertandingan lawan Republik Demokratik Kongo pada pertandingan pertama timnya di Grup K Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan menjadi penampilan Cristiano Ronaldo di enam edisi Piala Dunia.
Karena itu, jika dirinya bisa mencetak gol ke gawang Republik Demokratik Kongo, bintang berusia 41 tahun ini akan mencatat sebagai pemain yang telah mencetak gol di enam edisi Piala Dunia. Rekor yang tentu tidak akan bisa disamai oleh Lionel Messi.
Tentu saja, peluang mencatat rekor tersebut masih ada di laga-laga selanjutnya. Namun, pertandingan ini adalah momentum yang sempurna karena bertepatan dengan debutnya di Piala Dunia keenam dalam kariernya.
Sejak Piala Dunia 2006, ia tidak pernah absen satu pun. Dari debutnya melawan Angola hingga pertandingan hari ini melawan Republik Demokratik Kongo. Karier Cristiano Ronaldo ada di antara dua generasi hebat. Dia masih sangat muda ketika Luis Figo dan Rui Costa menjadi bintang Portugal, sementara ia tetap menjadi pemain veteran ketika Bruno Fernandes dan Bernardo Silva datang ke timnas.
Cristiano Ronaldo telah tampil dalam 225 pertandingan bersama Timnas Portugal dengan mengoleksi 143 gol. Kini, untuk melampaui Lionel Messi dan menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang mencetak gol di enam Piala Dunia yang berbeda, Cristiano Ronaldo dapat melakukannya di laga lawan Republik Demokratik Kongo.
Tantangan Setelah Tanpa Gol di Dua Laga Terakhir
Tantangan tersebut menjadi semakin besar bagi Cristiano Ronaldo karena penyerang klub Al Nassr ini akan tampil menghadapi Republik Demokratik Kongo dengan membawa pertanyaan yang harus dijawab: Tanpa gol di dua pertandingan uji coba terakhir.
Di laga lawan Cili pada 7 Juni lalu (2-1), Cristiano Ronaldo tampil dalam 45 menit dan menghadapi Nigeria main 65 menit pada 11 Juni. Dari kedua pertandingan tersebut, Cristiano Ronaldo mengakhirinya tanpa bisa mencetak gol. Padahal, rekan-rekan setimnya terus berusaha agar sang legenda mencetak gol tapi upaya tersebut tanpa hasil.
Salah satu momen yang mengejutkan dari kegagalan Cristiano Ronaldo mencetak gol dalam laga tersebut, ketika menghadapi Nigeria. Dia memiliki peluang emas di menit ke-9. Nelson Semedo memberikan umpan terobosan kepadanya, tapi Cristiano gagal memanfaatkan peluang satu lawan satu tersebut.
Momen itu membuat dirinya sendiri dan seluruh stadion tak percaya. Namun, itu bukan satu-satunya peluangnya. Ia melepaskan tiga tembakan dari dalam kotak penalti dan satu dari luar, tetapi tidak satupun yang tepat sasaran.
Bahkan, ketidakberuntungan menghantuinya sejak pertandingan melawan Cili, di mana ia jauh dari akurat: tiga tembakan dan hanya satu yang tepat sasaran. Malam ini, tantangan tersebut dan performa Lionel Messi yang cemerlang, akan menghantuinya dalam pertandingan bersejarah dalam kariernya.