Penyerang Austria, Romano Schmid. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - San Francisco, Amerika Serikat
Daya jelajahnya tinggi dengan total jarak pembawaan bola sejauh 22.9 meter di area pertahanan lawan.
Panggung megah San Francisco Bay Area Stadium menjadi saksi bisu lahirnya pahlawan baru bagi publik sepak bola Austria pada Rabu (17/6/2026) siang WIB. Penyerang Romano Schmid berhasil mencuri perhatian dunia lewat penampilan memukaunya dalam laga perdana Grup J Piala Dunia 2026.
Menghadapi ketangguhan tim debutan Yordania, Schmid tampil sebagai dinamo penggerak lini serang skuad Burschen yang sangat merepotkan pertahanan lawan. Puncaknya terjadi pada menit ke-21 ketika ia melepaskan sebuah tembakan keras spektakuler dari luar kotak penalti yang menghujam deras jala gawang Yordania.
Gol pemecah kebuntuan tersebut terasa sangat istimewa mengingat tingkat kesulitan tembakannya yang tergolong tinggi bagi seorang penyerang. Berdasarkan data statistik, gol indah tersebut lahir dari nilai ekspektasi gol (xG) yang hanya menyentuh angka minimalis, yakni sebesar 0.04 saja.
Kejelian Schmid dalam memanfaatkan celah sempit membuktikan bahwa dirinya memiliki insting pembunuh yang sangat mematikan di lini depan Austria. Sepanjang laga bergulir, pemain bertalenta ini tercatat sukses melepaskan satu tembakan tepat sasaran yang langsung berbuah gol pembuka kemenangan.
Kehebatan Schmid di atas lapangan hijau tidak hanya terbatas pada akurasi tendangan mautnya yang membuat kiper lawan terperangah. Ia juga menjadi jembatan permainan yang sangat kreatif dengan mencatatkan persentase operan akurat yang mencapai angka 76 persen.
Pemain bernomor punggung 18 ini sangat aktif bergerak menjemput bola untuk mengalirkan serangan ke jantung pertahanan musuh. Fleksibilitas pergerakannya tersebut dibuktikan dengan catatan 41 kali sentuhan berharga terhadap bola sepanjang durasi penampilannya di lapangan.
Schmid juga menunjukkan kemampuan dribel yang sangat efektif untuk membongkar pertahanan rapat yang digalang oleh para pemain belakang Yordania. Secara keseluruhan, ia berhasil mencatatkan total jarak pembawaan bola sejauh 22.9 meter demi membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya.
Ketangguhan fisik dan mentalitas bertarung Schmid juga layak mendapatkan apresiasi tinggi dalam duel antarpemain yang berlangsung sengit. Ia tercatat memenangkan enam kali duel lapangan serta satu kali keunggulan dalam perebutan bola di udara.
Kontribusi masif penyerang serbabisa ini menjadi kunci penting di balik kemenangan meyakinkan Austria dengan skor akhir 3-1 atas. Tidak heran jika performa impresifnya tersebut diganjar dengan rating tinggi sebesar 7.5 oleh situs penyedia data statistik Sofascore dan juga dinobatkan sebagai Player of The Match versi TVRI Sport.
Saat ditarik keluar pada babak menit ke-83, Schmid langsung disambut dengan gemuruh tepuk tangan meriah dari ribuan pendukung setia Austria yang memadati stadion. Langkah awalnya di turnamen terakbar jagat raya ini dipastikan menjadi modal berharga bagi langkah Austria selanjutnya.