TVRINews - San Francisco, Amerika Serikat

Laga Yordania kontra Aljazair pada matchday kedua berpotensi jadi salah satu laga paling menentukan dalam perebutan tiket ke fase knock-out maupun jalur peringkat ketiga terbaik.

Persaingan Grup J Piala Dunia 2026 mulai terbentuk setelah rampungnya dua laga pertama, Rabu (17/6/2026) WIB. Austria berhasil mengalahkan Yordania dengan skor 3-1, beberapa jam setelah Argentina menggulung Aljazair 3-0 lewat hat-trick Lionel Messi. 

Hasil tersebut membuat Argentina dan Austria sama-sama mengoleksi tiga poin, sementara Yordania dan Aljazair masih belum meraih angka.

Berdasarkan klasemen sementara Grup J yang bisa dilihat dengan mengeklik di sini, Argentina memimpin grup berkat selisih gol +3, unggul tipis atas Austria yang memiliki selisih gol +2. 

Yordania berada di posisi ketiga dengan selisih gol -2, sedangkan Aljazair menjadi juru kunci setelah kalah tiga gol tanpa balas dari sang juara bertahan.

Meski baru memainkan satu pertandingan, duel kedua pada 22 Juni waktu setempat (23 Juni WIB) berpotensi menjadi penentu. 

Argentina dan Austria akan saling berhadapan dalam laga yang bisa memastikan satu kaki menuju fase gugur bagi pemenangnya. Pada pertandingan lain, Yordania akan menghadapi Aljazair dalam laga hidup-mati bagi kedua tim.

Argentina saat ini berada dalam posisi paling nyaman. Kemenangan atas Austria dalam laga berikutnya akan membawa La Albiceleste mengoleksi enam poin dan hampir pasti lolos ke fase knock-out sebagai juara atau runner-up grup. 

Bahkan jika hanya bermain imbang melawan Austria, tim asuhan Lionel Scaloni tetap berada dalam posisi sangat menguntungkan jelang laga terakhir melawan Yordania. Performa Messi yang mencetak tiga gol pada laga pembuka makin mengukuhkan status Argentina sebagai favorit utama grup ini.

Austria juga memiliki peluang besar untuk lolos langsung. Kemenangan atas Yordania membuat tim asuhan Ralf Rangnick hanya membutuhkan hasil positif saat menghadapi Argentina agar tetap memegang kendali atas nasib sendiri. 

Jika mampu mencuri poin dari sang juara dunia, Austria akan berada di ambang tiket ke babak 32 besar.

Kans Yordania Masih Terbuka, Aljazair Paling Sulit

Sementara itu, Yordania masih memiliki peluang yang cukup terbuka. Kekalahan 1-3 dari Austria memang membuat mereka terpuruk di posisi ketiga, tetapi kemenangan atas Aljazair pada laga kedua bisa mengangkat mereka ke posisi yang lebih baik sebelum menghadapi Argentina pada pertandingan terakhir. 

Sebagai debutan Piala Dunia, Yordania setidaknya masih bisa memburu posisi tiga terbaik apabila gagal menembus dua besar grup. Torehan satu gol ke gawang Austria juga bisa jadi modal besar bagi Yordania dalam persaingan memperebutkan jatah 8 tiket dari posisi ketiga terbaik grup. 

Nasib paling sulit saat ini berada di tangan Aljazair. Kekalahan telak 0-3 dari Argentina membuat mereka memiliki selisih gol terburuk di grup. Namun, peluang belum tertutup. 

Jika mampu mengalahkan Yordania dan setidaknya meraih hasil positif saat menghadapi Austria pada laga terakhir, wakil Afrika tersebut masih bisa bersaing memperebutkan posisi runner-up atau minimal peringkat ketiga terbaik.

Dalam format Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim, dua tim teratas setiap grup lolos otomatis ke fase knock-out, sementara delapan tim peringkat ketiga terbaik (dari total 12 tim peringkat ketiga grup) juga berhak melaju ke babak 32 besar. 

Artinya, setiap gol dan selisih gol bisa menjadi faktor krusial dalam menentukan nasib Yordania maupun Aljazair jika mereka gagal finis di dua besar.

Untuk saat ini, Argentina berada di pole position, dibayangi oleh Austria. Namun, dengan masih tersisa dua pertandingan bagi setiap tim, persaingan Grup J masih jauh dari selesai.

Laga Yordania kontra Aljazair pada matchday kedua bahkan berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan dalam perebutan tiket ke fase knock-out maupun jalur peringkat ketiga terbaik.