PARIS - Paris, Prancis

Luis Enrique tidak perduli soal Piala Dunia, jika pemainnya fit maka akan diturunkan, termasuk Vitinha dan Nuno Mendes yang baru sembuh dari cedera.

Pelatih Paris Saint-Germain (PS), Luis Enrique, tidak berniat mengendurkan tekanan kepada para pemainnya menjelang Piala Dunia 2026 yang akan bergulir pada 11 Juni 2026 nanti. Pria asal Spanyol ini mengingatkan bahwa PSG masih memiliki banyak pertandingan penting di Ligue 1, Liga Champions, dan juga ajang lainnya.

"Saya adalah pelatih PSG, jadi untuk hal lainnya selain tentang tugas-tugas saya dan tentang PSG, saya tidak peduli," kata Luis Enrique, pelatih yang kini berusia 55 tahun. Luis Enrique menambahkan, dia akan menjalankan tugasnya seperti biasa termasuk dalam memilih dan mempersiapkan pemainnya agar selalu maksimal bermain untuk klub berjulukan Les Parisians ini.

"Saya tidak tertarik dengan itu (mengatur penampilan pemainnya). Yang saya harus atur adalah situasi di Paris Saint-Germain. Hal lainnya sudah jelas," Luis Enrique, yang pernah menangani Timnas Spanyol ini menegaskan.

Saat ini, PSG masih memimpin klasemen sementara Liga Prancis (Ligue 1) dengan 66 poin dari 29 laga atau unggul satu pertandingan dari Lens yang memiliki 63 poin. Les Parisians juga masih bertarung di Liga Champions musim ini. Marquinhos dan kawan-kawan akan menghadapi Bayern Munchen di semifinal Liga Champions 2025-2026 pada 28 April dan 6 Mei nanti.

PSG berpeluang untuk mempertahankan gelar Liga Champions yang mereka raih pada musim lalu jika berhasil ke final. Laga final sendiri akan digelar pada 30 Mei 2026 atau hanya kurang dari dua pekan Piala Dunia 2026 bergulir. Sementara Ligue 1 masih menyisakan lima laga lagi termasuk menghadapi Lyon pada laga Sabtu (25/4/2026) ini.

Karena itulah, Luis Enrique tidak akan mempertimbangkan untuk mengatur, menyesuaikan penampilan pemainnya dengan Piala Dunia. Bagi Luis Enrique, targetnya adalah membawa Paris Saint-Germain meraih gelar yang berarti dia akan memanfaatkan semua potensi yang dimiliki timnya seperti memaksimalkan semua pemain fit.

Belakangan, munculnya sejumlah pemain yang mengalami cedera menempatkan kembali klub dan timnas dalam sorotan. Perdebatan klub vs tim nasional muncul ke permukaan. Sejumlah tim nasional kehilangan pemain andalannya karena mengalami cedera saat bermain di level klub.

Pemain Chelsea contohnya, Estevao Willian, juga sudah dipastikan tidak dapat tampil untuk Timnas Brasil setelah mengalami cedera di laga Chelsea lawan Manchester United pada 18 April lalu. Atau bintang Bayern Munchen, Serge Gnabry, yang juga sudah dipastikan tidak dapat tampil setelah mengalami cedera paha kanannya jelang laga menghadapi Stuttgart.

Atau pemain Liverpool, Hugo Ekitike yang harus melupakan impiannya untuk bermain di Piala Dunia bersama Timnas Prancis setelah mengalami cedera pergelangan kaki pada 14 April lalu di laga Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain. Hugo Ekitike dinyatakan harus absen untuk 8 sampai 9 bulan karena cedera tersebut. 

Contoh terkini menimpa bintang muda, Lamine Yamal. Pemain berusia 18 tahun ini cedera di paha kaki kirinya pada 22 April lalu menghadapi Celta Vigo. Klub Katalunya ini mengumumkan bahwa Lamine Yamal tidak dapat lagi bermain hingga musim ini berakhir.

PSG pun tidak luput dari badai cedera sepanjang musim ini. Luis Enrique sudah harus berkompromi dengan barisan pemain cederanya seperti Vitinha dan Nuno Mendes, dua pemain yang terancam tidak bisa tampil untuk Timnas Portugal di Piala Dunia 2026

Bradley Barcola contoh lain dari situasi PSG. Dia mengalami cedera pada 17 Maret lalu di laga lawan Chelsea yang membuatnya harus absen 3-4 pekan. Senny Mayulu cedera paha pada 21 Maret 2026 di laga lawan Nice. Desire Doue, Vitinha, dan Nuno Mendes juga sempat masuk daftar cedera yang membuat mereka sempat terancam tidak dapat tampil bersama timnas masing-masing.

Kondisi Vitinha dikabarkan membaik dan kemungkinan besar dapat tampil di laga menghadapi Bayern Munchen pada laga pertama semifinal. Untuk Nuno Mendes, situasinya semakin bagus setelah klub menyatakan proses penyembuhan cedera pahanya berjalan dengan baik.

Namun demikian, bek Timnas Portugal ini masih harus berlatih di gym dan belum dapat ditentukan kapan dapat kembali tampil di lapangan. Karena itulah, Luis Enrique menegaskan dirinya akan tetap menurunkan pemain jika pemain tersebut memang dalam kondisi layak untuk diturunkan.