Pelatih Inggris, Thomas Tuchel mau seluruh anak asuhnya bikin tato bila Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Dallas, Amerika Serikat
Thomas Tuchel mengapresiasi para pemain Inggris usai mengalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengungkap pesan yang disampaikannya di ruang ganti saat jeda babak pertama. Ia menganggap itulah yang menjadi salah satu faktor kebangkitan tim berjuluk The Three Lions untuk mengalahkan Kroasia dalam laga Grup L Piala Dunia 2026.
Bermain di Dallas Stadium, Amerika Serikat pada Rabu (16/6/2026) waktu setempat atau Kamis (18/6/2026) pagi WIB, Inggris berhasil memaksa Kroasia bertekuk lutut dengan skor 4-2. Raihan tiga poin membuat jalan mereka menuju babak gugur lebih terbuka.
Meski sempat dua kali dalam posisi unggul di babak pertama, Inggris kesulitan untuk mengendalikan jalannya laga. Situasi tersebut membuat Tuchel melontarkan kata-kata bernada menantang kepada para pemainnya di ruang ganti.
Juru taktik asal Jerman tersebut meminta skuad Inggris berhenti terlalu fokus pada hasil akhir dan rasa takut mengalami kekalahan. Mereka harus bisa tampil lepas, dan itu terbukti dengan dua gol tambahan di babak kedua.
"Bahkan jika kami kalah, itu tidak akan mengubah pandangan saya terhadap tujuh hari terakhir. Mari bermain dengan cara kami sendiri. Kami terlalu fokus pada hasil dan terlalu fokus melindungi sesuatu yang sebenarnya belum kami miliki," kata Tuchel, dikutip dari Mirror.
Menurut Tuchel, Inggris bermain terlalu berhati-hati pada babak pertama. Harry Kane dan kawan-kawan lebih sering memainkan bola ke belakang dan tidak berani mengambil risiko dalam membangun serangan.
Ia juga menyoroti rendahnya intensitas tim saat kehilangan bola. Statistik yang dilihatnya menunjukkan Inggris hanya memenangkan 33 persen duel pada babak pertama, sebelum meningkat drastis menjadi 73 persen pada babak kedua.
"Saya merasa kami tidak cukup berani dan tidak cukup berkomitmen sebagai satu tim. Karena itu saya mencoba mendorong mereka untuk melangkah lebih jauh," ujarnya.
Meski puas dengan respons anak asuhnya, Tuchel menegaskan masih banyak aspek yang harus diperbaiki. Ia menilai karakter yang ditunjukkan tim di babak kedua menjadi sinyal positif bagi perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026.
"Hari ini hanya ada hal-hal positif. Besok dan lusa kami akan memperbaiki kekurangan yang masih ada," tuturnya.