TVRINews - Dallas, Amerika Serikat

Tak hanya menjadi penyebab penalti Inggris, Luka Modric tampak kewalahan.

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, menarik Luka Modric keluar pada menit ke-58 digantikan dengan Mateo Kovacic. Pergantian itu menjadi yang pertama dari Kroasia di laga pertama tim berjulukan Vatreni itu menghadapi Inggris di Dallas Stadium pada Rabu (17/6/2026). 

Keputusan itu tampaknya tidak akan dipertanyakan lebih lanjut. Meski masih mampu mendikte permainan, Modric secara keseluruhan bisa dikatakan kewalahan menghadapi permainan cepat yang diperagakan Inggris di laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 ini.

Pada 9 September nanti, Modric akan berusia 41 tahun. Keseniorannya tidak diragukan, begitu pula efek umur yang mulai terlihat pada fisiknya, setidaknya melawan tim fisik dan cepat seperti Inggris.

Wakil kapten, Ivan Perisic, paham betul karakter permainan Inggris. Seperti Modric, sayap yang juga sudah kawakanberusia 37 tahunitu pernah memperkuat Tottenham Hotspur. "Bermain di Premier League membawa saya sungguh menghargai intensitas, kualitas, dan kultur sepak bola Inggris," kata Perisic dikutip dari Sky Sports sebelum benturan di Dallas ini.

Tanda terjelas pertama kecepatan Modric mulai menurun adalah reaksi terlambatnya pada menit ke-12. Noni Madueke menyambar bola yang hendak disapu Modric, sehingga sang kapten gaek Kroasia melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.

Pergantiannya terasa logis. Usai laga, Zlatko Dalic menilai Vatreni tampil sangat buruk di babak kedua. "Kami kebobolan gol ketiga setelah operan jarak jauh lawan dan merasakan betapa susahnya kembali ke permainan. Kami payah menghadapi bola dalam dan pada rotasi," ucap Dalic kepada HRT dikutip FIFA.

Meski demikian, Dalic tidak mengarahkan kesalahan pada pemain tertentu, termasuk Modric. Sang pelatih masih sangat membutuhkan visi gelandang AC Milan itu setidaknya di dua laga berikutnya, yakni melawan Gana pada 23 Juni dan Panama pada 27 Juni.