Duet lini depan Timnas Swedia, Alexander Isak (kiri) dan Viktor Gyokeres. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Solna, Swedia
Timnas Swedia mengumumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026, Dejan Kulusevski tidak termasuk.
Swedia telah mengumumkan skuad tetap untuk Piala Dunia 2026. Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengumumkan 26 pemainnya tersebut pada Selasa (12/5/2026) malam waktu setempat.
Dari 26 pemain tersebut, termasuk dua penyerang andalan Blagult yaitu Viktor Gyokeres dan Alexander Isak yang merupakan bintang Liga Inggris. Viktor Gyokeres mesin gol Arsenal dan Alexander Isak pencetak gol Liverpool.
Kekuatan Swedia di Piala Dunia 2026 ini memang terdiri dari banyak pemain yang berasal dari klub Inggris. Selain Viktor Gyokeres dan Alexander Isak, ada Viktor Johansson (Stoke City), Jakob Widell Zetterstrom (Derby County) di bawah mistar lalu barisan bek adalah Hjalmar Ekdal (Burnley), Gabriel Gudmundsson (Leeds United), dan Viktor Lindelof (Aston Villa).
Yasin Ayari (Brighton) dan Lucas Bergvall (Tottenham Hotspur), serta sayap Newcastle United yaitu Anthony Elanga dan penyerang Celtic, Benyamin Nygren juga masuk dalam skuad Swedia. Sementara bintang Tottenham Hotspur yaitu Dejan Kulusevski tidak masuk dalam skuad.
Absennya Dejan Kulusevski memang sudah dipresiksi karena penyerang 26 tahun ini tidak pernah bermain sepanjang musim 2025-2026 karena cedera lutut dan telah melakukan operasi yang membuatnya belum pulih.
"Ini keputusan yang sangat sulit setelah apa yang diberikan Dejan Kulusevski untuk Swedia dan dia masih dalam proses penyembuhan sedangkan turnamen hanya tinggal empat dan setengah pekan lagi," kata Graham Potter dalam konferensi pers saat pengumuman skuad, terkait kondisi Dejan Kulusevski.
Alexander Isak juga dalam kondisi tidak 100 persen fit namun Graham Potter tetap memasukkan penyerang 26 tahun ini. Sepanjang musim ini, Alexander Isak baru tampil dalam 14 laga Liga Inggris dengan hanya delapan di antaranya sebagai starter, sejak bergabung dari Newcastle United pada musim panas lalu.
"Kami berharap dia dapat kembali bermain di sisa laga liga yang akan berakhir ini. Tantangan kami adalah membuat Alexander Isak kembali berada dalam performa terbaik, karena jika dia berada dalam kondisi terbaik, dia adalah pemain kelas dunia," Graham Potter menambahkan.
Di sisi lain, jika Alexander Isak dalam kondisi terbaik akan memberikan peluang bagi Graham Potter untuk menurunkannya bersama Viktor Gyokeres sebagai duet lini depan. Swedia akan bersaing dengan Tunisia, Belanda, dan Jepang di Grup F.
Duet Isak-Gyokeres
Musim ini, Alexander Isak memang baru tampil dalam 22 laga bersama Liverpool (14 di antaranya di Liga Inggris) setelah sejumlah cedera yang dialami. Dia telah mengoleksi 4 gol dan memberikan 1 asis.
Namun demikian pada musim lalu di Newcastle United, Alexander Isak total telah mengoleksi 23 gol di Liga Inggris atau 27 gol di semua ajang. Sedangkan Viktor Gyokeres adalah mesin gol Arsenal sepanjang musim ini dengan total 21 gol di semua ajang, 14 di antaranya di Liga Inggris.
Alexander Isak dan Viktor Gyokeres sudah bermain sejak tahun 2017 silam saat keduanya masih berusia belasan. Momen itu terjadi pada kualifikasi Piala Eropa U-19 dalam pertandingan Swedia vs Belgia di ketegori usia tersebut.
Saat itu, Alexander Isak berusia 18 tahun dan tampil sebagai starter sementara Viktor Gyokeres, yang berusia 19 tahun turun sebagai pemain cadangan di menit ke-75 menggantikan Isak Lidberg yang merupakan tandem Alexander Isak. Isak dan Gyokeres sempat bermain bersama selama 15 menit dalam laga tersebut.
Sejak itulah hingga kini, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres telah bermain dalam 15 pertandingan bersama dengan total 890 menit di lapangan. Dari jumlah tersebut, Duet Isak-Gyokeres membawa Swedia meraih 8 kemenangan.
Dari 15 pertandingan itu pula, duet ini memberikan 4 gol untuk Timnas Swedia. Di antaranya ketika membawa Swedia menang 3-1 atas Azerbaijan dalam laga Liga Negara Eropa C pada 5 September 2024.
Dua gol pertama Swedia dalam pertandingan tersebut diciptakan Alexander Isak dari asis Viktor Gyokeres sedangkan satu gol lainnya diciptakan dari penalti Viktor Gyokeres setelah Alexander Isak dijatuhkan di kotak penalti.
Momen tersebut pun mendapatkan perhatian pers Swedia dan juga Eropa yang menyatakan performa tersebut membuktikan bahwa Isak dan Gyokeres dapat bekerja sama dalam mencetak gol dan menjadi duet yang dapat mengancam pertahanan lawan.
Di laga selanjutnya dalam ajang yang sama menghadapi Slovakia pada 16 November 2024, duet ini kembali memperlihatkan sebagai pasangan menjanjikan. Pelatih Timnas Swedia ketika itu, Jon Dahl Tomasson menurunkan kedua pemain ini sebagai duet lini depan dalam pola 3-5-2. Hasilnya, keduanya saling bergantian mencetak gol dan memberi asis.
Gol pertama Swedia di laga tersebut tercipta lewat gol Viktor Gyokeres memanfaatkan asis Alexander Isak. Sedangkan gol kedua yang diciptakan Alexander Isak yang menentukan kemenangan 2-1, tercipta memanfaatkan asis Viktor Gyokeres.
Di Piala Dunia 2026 nanti, Graham Potter memang memiliki opsi apakah menurunkan keduanya secara bersamaan atau menggunakan pola satu penyerang. Dalam dua laga terakhir yang merupakan laga krusial yaitu play-off kualifikasi Piala Dunia 2026, Graham Potter menggunakan pola satu penyerang 3-4-2-1 dengan Viktor Gyokeres sebagai penyerang di lini depan.
Ketika itu, Graham Potter memang tidak dapat menyertakan Alexander Isak setelah bintang Liverpool tersebut absen karena masih mengalami cedera. Viktor Gyokeres menjadi bintang di dua laga tersebut yaitu lawan Ukraina dan Polandia. Penyerang Arsenal ini mencetak hat-trick lawan Ukraina dan mencetak satu gol penentu kemenangan yang membuat Swedia lolos ke Piala Dunia 2026.
Skuad Swedia untuk Piala Dunia 2026
Kiper:
Viktor Johansson (Stoke City)
Kristoffer Nordfeldt (AIK)
Jacob Widell Zetterstrom (Derby County)
Belakang:
Hjalmar Ekdal (Burnley)
Gabriel Gudmundsson (Leeds United)
Isak Hien (Atalanta)
Emil Holm (Juventus)
Gustaf Lagerbielke (Braga)
Victor Lindelof (Aston Villa)
Erik Smith (St. Pauli)
Carl Starfelt (Celta Vigo)
Elliot Stroud (Mjallby)
Daniel Svensson (Borussia Dortmund)
Tengah:
Taha Ali (Malmo)
Yasin Ayari (Brighton)
Lucas Bergvall (Tottenham)
Jesper Karlstrom (Udinese)
Ken Sema (Pafos)
Mattias Svanberg (Wolfsburg)
Besfort Zeneli (Union St-Gilloise)
Depan:
Alexander Bernhardsson (Holstein Kiel)
Anthony Elanga (Newcastle United)
Viktor Gyokeres (Arsenal)
Alexander Isak (Liverpool)
Gustaf Nilsson (Club Brugge)
Benjamin Nygren (Celtic)