TVRINews – Berlin, Jerman

Julian Nagelsmann meletakkan jabatan pelatih Timnas Jerman setelah tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pelatih kepala Tim Nasional Jerman, Julian Nagelsmann, dilaporkan telah mengundurkan diri dari jabatannya menyusul tersingkirnya tim secara mengejutkan di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. 

Setelah memenangi Piala Dunia 2014, Jerman tidak pernah bisa lolos dari fase grup di dua turnamen berikutnya, Rusia 2018 dan Qatar 2022. Kini, saat jumlah peserta naik menjadi 48 tim, babak gugur pertama adalah 32 besar (dan bukan 16 besar lagi).  

Menurut Sky Sports, hal ini menandai akhir yang dramatis bagi masa jabatan Nagelsmann setelah Jerman gagal melaju lebih jauh dalam turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat (AS), Meksiko, dan Kanada tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, setelah melakukan analisis menyeluruh terhadap kegagalan Jerman yang tersingkir lebih awal di Piala Dunia, Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) menggelar pertemuan selama tiga setengah jam pada hari Kamis (02/07/2026), dan para pimpinan DFB sangat menyarankan Nagelsmann untuk mundur.

“Setelah kemunduran yang begitu telak, dan dengan mempertimbangkan tantangan di masa depan, kami tidak bisa dan tidak akan sekadar kembali menjalankan segala sesuatunya seperti biasa,” ujar Presiden DFB Bernd Neuendorf, sebagaimana dikutip oleh Sky Sports

Pernyataan Presiden DFB itu dirilis sekitar 16 jam setelah Jerman tersingkir di babak 32 besar setelah menelan kekalahan adu penalti 3-4 dari Paraguai di Foxborough, Boston, AS, pada Senin (29/06/2026) waktu setempat. 

Belum ada pengumuman resmi mengenai sosok pengganti Nagelsmann. Namun, Sky Sports melaporkan bahwa nama Jurgen Klopp telah dikait-kaitkan dengan DFB—dan hal ini bukan baru muncul setelah pernyataannya baru-baru ini mengenai kelanjutan masa jabatan Nagelsmann.

Laporan tersebut menambahkan bahwa Klopp—mantan pelatih Borussia Dortmund dan Liverpool siap mengambil alih posisi pelatih tim nasional jika DFB mengajukan tawaran kepadanya.

Kabar terakhir dari Sky Sports Jerman menyebut, Klopp memiliki klausul pelepasan dalam kontraknya sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull GmbH, posisi yang resmi ditempatinya sejak awal 2025. 

Klopp bisa mengaktifkan klausul pelepasan itu jika dipercaya DFB untuk menangani Die Mannschaft. 

Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada tahun 2024, perjanjian Klopp dengan Oliver Mintzlaff—selaku CEO Projects dan Investasi Baru dari Red Bull GmbH—masih berlaku dan memungkinkannya untuk meninggalkan kontrak saat ini kapan saja ia memutuskan untuk melakukannya. 

Sementara itu, Paraguai yang melaju ke babak 16 besar siap menantang salah satu tim favorit juara, Prancis, di Philadelphia, AS, pada Sabtu (04/07/2026) waktu setempat. 

Kekalahan Jerman dari Paraguai juga tercatat sebagai salah satu kejutan terbesar di fase gugur dalam sejarah Piala Dunia modern. 

Jerman memasuki turnamen dengan menempati posisi ke-10 dalam peringkat dunia FIFA, sedangkan Paraguai berada di peringkat ke-41—selisih 31 posisi. 

Sejak tahun 1994, hanya ada tiga pertandingan fase gugur Piala Dunia yang melibatkan kesenjangan peringkat yang lebih besar daripada Jerman-Paraguai, yakni kekalahan Spanyol dari Rusia pada 2018 (selisih 60 posisi), kekalahan Italia dari Korea Selatan pada 2002 (selisih 34 posisi), dan tersingkirnya Spanyol di perempat final oleh Korea Selatan pada 2002 (selisih 32 posisi).