TVRINews – Mexico City, Meksiko

Keamanan di sekitar hotel tempat menginap skuad Inggris akan diperketat.

FIFA menyetujui permohonan pengamanan khusus di sekitar hotel tempat menginap Inggris menjelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Meksiko di Estadio Azteca, Senin (6/7/2026) WIB. Keputusan tersebut diambil menyusul kekhawatiran Federasi Sepak Bola Inggris (FA) terhadap potensi gangguan dari suporter tuan rumah.

Mengutip The Athletic, FIFA mengizinkan aparat setempat menutup akses jalan di sekitar hotel tempat skuad Inggris menginap sebagai bagian dari pengamanan. Sebab, ada potensi suporter Meksiko akan mengulangi aksi teror, seperti yang dilakukan terhadap Ekuador sebelum laga babak 32 besar.

Ribuan suporter Meksiko berkumpul di luar hotel tempat menginap skuad Ekuador. Mereka menyalakan kembang api, meneriakkan yel-yel, membunyikan klakson, serta meraungkan mesin kendaraan hingga larut malam, yang dimaksudkan mengganggu waktu istirahat para pemain.

Insiden tersebut berujung pada protes resmi dari Federasi Sepak Bola Ekuador kepada FIFA. Dalam pernyataannya, mereka menilai tindakan para suporter bertentangan dengan semangat sportivitas yang dijunjung tinggi dalam ajang Piala Dunia.

"Perilaku seperti ini sangat jauh dari prinsip sportivitas, kesetaraan, dan persatuan yang seharusnya menjadi nilai yang dijunjung tinggi dalam sebuah Piala Dunia," demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Ekuador.

Untuk mengantisipasi teror serupa dialami Harry Kane dan kawan-kawan, FA berupaya merahasiakan hotel tim. Namun, mereka menduga suporter Meksiko akan berusaha mencari lokasinya untuk menciptakan gangguan.

Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengakui timnya telah mengantisipasi kemungkinan tersebut. Menurutnya, seluruh pemain diminta fokus menghadapi situasi apa pun yang mungkin terjadi sebelum pertandingan.

"Kami tentu sudah memperkirakan hal itu akan terjadi. Namun, apa yang bisa kami lakukan? Kami tentu akan membawa perlengkapan seperti penyumbat telinga, tetapi saya sudah mengantisipasi segala kemungkinan," ujar Tuchel.

Inggris sebenarnya ingin meminimalkan waktu berada di Mexico City guna mengurangi dampak bermain di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut sekaligus menghindari potensi gangguan dari suporter. Namun, keinginan tersebut tidak dapat diwujudkan karena terbentur regulasi FIFA.

Berdasarkan aturan turnamen, setiap tim peserta diwajibkan sudah berada di kota penyelenggara pertandingan paling lambat 24 jam sebelum kick-off. Ketentuan itu membuat Inggris harus tiba satu malam sebelum pertandingan berlangsung.

"Rekomendasinya adalah datang 10 hari lebih awal, yang terlalu lama bagi kami, atau datang pada saat-saat terakhir, tetapi itu tidak diperbolehkan. Karena itu, kami akan datang satu malam lebih awal. Itu yang paling masuk akal," kata Tuchel.

Laga Meksiko melawan Inggris diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menyita perhatian pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Selain mempertemukan tim tuan rumah dengan salah satu unggulan Eropa, pertandingan ini juga diprediksi berlangsung di hadapan puluhan ribu pendukung Meksiko yang akan memadati tribune Estadio Azteca.