TVRINews – Dakar, Senegal

Kalidou Koulibaly mengikuti jejak Sadio Mane yang ingin meninggalkan Timnas Senegal setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Timnas Senegal akan ditinggalkan dua pemain bintang setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Mereka adalah Sadio Mane dan Kalidou Koulibaly yang sama-sama telah mencatatkan lebih dari 100 pertandingan bersama tim berjuluk Singa Teranga.

Setelah Mane mengisyaratkan Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung terakhirnya bersama Senegal, kini giliran Koulibaly menyatakan hal yang sama. Ia merasa sudah waktunya Senegal melakukan regenerasi.

"Saya pikir ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya. Saya tidak akan bermain di Piala Dunia ketika saya berusia 39 tahun," kata Koulibaly, dikutip dari Goal, Sabtu (4/4/2026).

"Ada pemain muda yang bercita-cita untuk bergabung dengan tim nasional dan mereka pantas menjadi bagian darinya. Kita lihat saja apa yang akan terjadi setelah Piala Dunia 2026 berakhir," ia menambahkan.

Mantan bek Chelsea yang kini berkarier di Liga Pro Arab Saudi bersama Al-Hilal tersebut telah mencatatkan 103 penampilan bersama Senegal. Ia berkontribusi besar dalam meloloskan Singa Teranga ke tiga Piala Dunia berturut-turut, 2018, 2022, dan 2026.

Capaian terbaik Koulibaly selama tampil di Piala Dunia adalah menembus babak 16 besar pada 2022. Di kesempatan kali ini, bek berusia 34 tahun tersebut berharap bisa melampauinya.

Koulibaly optimistis skuad Senegal saat ini mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2026. Mereka memiliki sejumlah talenta muda yang siap bersaing di level tertinggi.

"Pertama-tama, kami akan menghadapi turnamen ini dengan tenang, mendukung para pemain muda, dan selalu ada untuk mereka selama mungkin. Ketika waktunya tiba, kami akan menyerahkan tongkat estafet," tuturnya.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, tugas pertama yang mesti ia selesaikan adalah membawa Senegal bersaing di Grup I bersama Prancis, Irak, dan Norwegia dalam perebutan tiket ke babak gugur. Tentu saja ini tidak mudah bagi Senegal.

Prancis memiliki skuad bertabur bintang yang sebagian sudah menjadi bagian tim sejak mereka menjuarai Piala Dunia 2018 dan menjadi runner-up Piala Dunia 2022. Sementara Norwegia memiliki Erling Haaland dan Martin Odegaard yang bersinar di Liga Primer Inggris.

Irak yang lolos ke Piala Dunia 2026 melalui play-off interkonfederasi tetap harus diwaspadai. Skuad asuhan Graham Arnold memiliki potensi untuk memberi kejutan kepada Senegal.

Situasi psikologis Senegal saat ini juga tidak dalam kondisi terbaik. Mereka juga diganggu kontroversi pencabutan gelar juara Piala Afrika 2025 oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).