Grup H Piala Dunia 2026 berisikan Spanyol, Tanjung Hijau, Arab Saudi, dan Uruguai. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Guadalajara, Meksiko
Spanyol dan Uruguai diperkirakan bakal bersaing menjadi yang terbaik di Grup H Piala Dunia 2026.
Pertandingan pertama di Grup H Piala Dunia 2026 akan digelar di Atlanta Stadium, Amerika Serikat (AS), pada Senin, 15 Juni, mulai pukul 23:00 WIB yang mempertemukan Spanyol melawan Tanjung Hijau.
Adapun pertandingan kedua digelar beberapa jam kemudian antara Arab Saudi melawan Uruguai di Miami Stadium, AS, pada Selasa, 16 Juni, mulai pukul 05:00 dini hari WIB.
Lantas, bagaimana sebenarnya peta kekuatan masing-masing tim di Grup H? Berikut TVRI coba membahasnya satu per satu.
Sejak Juara pada 2010, Pencapaian Spanyol di Piala Dunia Kurang Meyakinkan
Kendati menjadi salah satu favorit kuat memenangi turnamen, faktanya rekor penampilan Timnas Spanyol di Piala Dunia terbilang rata-rata sejak kemenangan mereka pada 2010 di Afrika Selatan.
Faktanya, Afrika Selatan 2010 masih menjadi satu-satunya pencapaian Spanyol ke semifinal Piala Dunia dari 14 partisipasi. Sejak saat itu, La Roja tereliminasi di fase grup sekali (2014) dan dua kali kandas di 16 besar (2018, 2022).
Jadi, mengapa mereka begitu dijagokan untuk mengangkat Piala Dunia tahun ini? Faktor utama karena mereka adalah kampiun bertahan Kejuaraan Eropa (Euro)—merebutnya pada 2024—dan tidak terkalahkan beruntun dalam 31 laga kompetitif, rekor terpanjang sebuah timnas sepak bola di luar laga persahabatan tanpa terkalahkan.
Bila mampu memenangi trofi pada musim panas ini, Spanyol akan mempertajam rekor sebagai negara yang mampu “melajutkan” raihan dua trofi turnamen utama, Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia setelah Jerman Barat (Euro 1972, Piala Dunia 1974), Prancis (Piala Dunia 1998, Euro 2000), dan Spanyol sendiri (Euro 2008, Piala Dunia 2010, Euro 2012).
Salah satu yang aneh dari Spanyol di turnamen musim panas ini adalah tidak adanya satu pun pemain dari Real Madrid dalam skuad. Ini pertama kali dalam sejarah Piala Dunia, Spanyol tidak diperkuat pemain Los Blancos.
Faktor yang menjadi pusat perhatian pelatih Luis de la Fuente di Piala Dunia 2026 ini adalah kebugaran sang bintang, Lamine Yamal. Usai cedera robek hamstring kiri pada 22 April, ia tidak bisa membela FC Barcelona di sisa pertandingan hingga musim berakhir.
Selain Yamal, dua pemain pilar lainnya, yakni Nico Williams (Athletic Bilbao) dan Mikel Merino (Arsenal), juga masih diragukan apakah bisa bugar 100 persen saat Piala Dunia dimulai 11 Juni nanti.
Pun begitu, komputer Opta memberikan Spanyol peluang mencapai fase gugur hingga 98,5 persen—tertinggi di antara 48 tim di Piala Dunia 2026—dan 75,6 persen untuk memuncaki Grup H.
Uruguai Masih Sulit Ditebak
Uruguai yang kini ditangani pelatih asal Argentina, Marcelo Bielsa, diprediksi bakal menjadi lawan terberat Spanyol di Grup H. Peluang mereka ke babak gugur mencapai 84,3 persen dan kans menguasai grup 18,9 persen.
Uruguai, juara dunia pada 1930 dan 1950, adalah salah satu dari hanya enam tim yang mampu memenangi Piala Dunia lebih dari satu, bersama Brasil, Jerman, Italia, Argentina, dan Prancis.
Pun begitu, La Celeste kini tidak begitu menjadi ancaman seperti yang pernah mereka lakukan, dengan hasil terbaik sejak 1950 hanyalah peringkat keempat, yang direbut pada 2010.
Ini akan menjadi Piala Dunia ketiga bagi Bielsa sebagai pelatih di tiga negara berbeda. Tim asuhannya, Argentina, kandas di fase grup pada 2002. Setelah itu, Cili terhenti di 16 besar pada 2010.
Menariknya, Uruguai sangat mirip dengan tim-tim asuhan Bielsa pada umumnya. Mereka akan membuat lawan mana pun bekerja keras untuk meraih kemenangan.
Di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan, Uruguai mencatat 147 high turnovers. Jumlah itu minimal 26 lebih banyak daripada negara lain, terdekat Argentina dengan 121 high turnovers.
High turnovers adalah ketika sebuah tim bertahan secara agresif menekan lawan di sepertiga lapangan serang, memaksa lawan melakukan kesalahan atau merebut bola.
Arab Saudi Miliki Rekor Buruk di Piala Dunia
Arab Saudi memiliki peluang untuk lolos dari babak penyisihan grup sebesar 39,9 persen. Mereka hanya berhasil melakukannya dalam satu dari enam penampilan sebelumnya, yaitu pada turnamen 1994 di AS dan saat itu bahkan mencapai babak 16 besar.
Rekor Arab Saudi di Piala Dunia secara keseluruhan buruk. The Green Falcons kalah dalam 68% pertandingan di turnamen tersebut (13/19), tingkat kekalahan tertinggi dari negara mana pun yang telah memainkan setidaknya 15 pertandingan.
Arab Saudi memberikan hasil yang bisa dibilang paling mengejutkan dalam sejarah Piala Dunia pada tahun 2022, ketika mengalahkan tim yang akhirnya juara, Argentina, dengan skor 2-1, meskipun tertinggal di babak pertama.
Gol penentu kemenangan mereka saat itu dicetak secara menakjubkan oleh Salem Al Dawsari, peraih penghargaan Pemain Terbaik AFC (Asia) tahun lalu.
Al Dawsari menjadi salah satu dari hanya empat pemain yang mampu memenangi penghargaan Pemain Terbaik AFC dua kali (2023, 2025), bersama Hidetoshi Nakata (1997, 1998), Server Djeparov (2008, 2011), dan Akram Afif (2019, 2023) – dan satu-satunya pemain Arab Saudi yang mencapai prestasi ini.
Tanjung Hijau Target Samai Gana
Tim debutan Piala Dunia, Tanjung Hijau, melengkapi Grup H. Tetapi ekspektasi harus tetap terukur dengan peluang 32,9 persen untuk lolos ke babak gugur.
Mereka akan menargetkan minimal menyamai rekor Gana pada 2006, menjadi tim Afrika kedua yang lolos dari fase grup Piala Dunia pada keikutsertaan perdananya.
Tanjung Hijau lolos menuju putaran final Piala Dunia pertama mereka dengan memenangi enam dari tujuh pertandingan terakhir mereka di babak kualifikasi, memuncaki grup yang salah satunya diisi Kamerun.
Perkiraan Akhir Persaingan Grup H
Di atas kertas, dengan materi pemain yang ada, Spanyol diyakini takkan kesulitan merebut poin maksimal dari Arab Saudi dan Tanjung Hijau. Namun, Uruguai bisa menjadi batu sandungan.
Laga terakhir Grup F antara Uruguai melawan Spanyol pada Sabtu pagi 27 Juni di Estadio Guadalajara sangat mungkin akan menentukan posisi pemenang Grup H.
Menariknya, pemenang Grup H di babak 32 besar akan bertemu peringkat kedua Grup J yang diisi Aljazair, Austria, Argentina dan Yordania. Sedangkan peringkat kedua Grup H akan melawan pemuncak Grup J. Posisi yang sama-sama tidak enak bagi pemenang dan posisi kedua Grup H.
Jadwal Lengkap Laga Grup H Piala Dunia 2026
Senin, 15 Juni: Pukul 23:00 WIB (Atlanta Stadium, Amerika Serikat) – Spanyol vs Tanjung Hijau
Selasa, 16 Juni: Pukul 05:00 WIB (Miami Stadium, Amerika Serikat) – Arab Saudi vs Uruguai
Minggu, 21 Juni: Pukul 23:00 WIB (Atlanta Stadium, Amerika Serikat) – Spanyol vs Arab Saudi
Senin, 22 Juni: Pukul 05:00 WIB (Miami Stadium, Amerika Serikat) – Uruguai vs Tanjung Hijau
Sabtu, 27 Juni: Pukul 07:00 WIB (Houston Stadium, Amerika Serikat) – Tanjung Hijau vs Arab Saudi
Sabtu, 27 Juni: Pukul 07.00 WIB (Estadio Guadalajara, Meksiko) – Uruguai vs Spanyol