TVRINews - Salt Lake City, Amerika Serikat

Meski menang 1-0 atas El Salvador dalam uji coba, Korea Selatan tidak mampu menciptakan banyak peluang ketika berhadapan dengan lawan yang lebih agresif saat pressing.

Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo, mengaku puas dengan hasil pemusatan latihan (training camp) timnya di Salt Lake City, Amerika Serikat, menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 mulai 11 Juni-19 Juli 2026. 

Seusai kemenangan tipis 1-0 atas El Salvador dalam laga uji coba Kamis (4/6/2026), Hong menilai program persiapan yang dijalankan selama berada di Utah telah memberikan dampak positif, terutama dalam adaptasi ketinggian dan perbaikan organisasi pertahanan.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Hong tampil dengan raut wajah penuh keyakinan. Media Korea Selatan, Sports Chosun, menggambarkan suasana tersebut seolah tidak membutuhkan pertanyaan khusus mengenai evaluasi pemusatan latihan karena kepuasan sang pelatih sudah terlihat jelas dari ekspresi dan nada bicaranya.

Menurut Hong, salah satu pencapaian terbesar selama kamp di Salt Lake City adalah keberhasilan para pemain beradaptasi dengan kondisi dataran tinggi. Korea Selatan memang sengaja memilih Utah sebagai lokasi persiapan karena memiliki karakteristik yang mirip dengan Guadalajara, Meksiko, tempat mereka akan memainkan dua laga awal fase grup Piala Dunia 2026.

Salt Lake City berada di ketinggian sekitar 1.460 meter di atas permukaan laut, sementara Guadalajara berada di sekitar 1.570 meter. Tim pelatih meyakini bahwa kemampuan berlatih dan bertanding secara normal di ketinggian tersebut akan membantu para pemain tampil optimal saat memasuki turnamen.

“Para pemain mengikuti program latihan yang dimulai di sini dengan sangat baik dan penuh dedikasi. Saya berterima kasih kepada mereka,” kata Hong, dikutip dari Sports Chosun.

Ia kemudian menambahkan, “Secara keseluruhan kondisi fisik para pemain yang sebelumnya tidak merata kini menjadi lebih seimbang. Adaptasi terhadap dataran tinggi adalah hal yang paling penting, dan saya rasa para pemain sekarang sudah cukup beradaptasi.”

Selain faktor fisik, Hong juga merasa puas dengan perkembangan sektor pertahanan. Sejak ajang Piala EAFF tahun lalu, Korea Selatan mulai menjadikan formasi tiga bek sebagai rencana utama. Namun skema tersebut sempat menunjukkan sejumlah kelemahan, terutama saat kalah dari Pantai Gading dan Austria dalam laga uji coba pada Maret lalu.

Dalam dua pertandingan pemanasan menuju Piala Dunia kali ini, Hong melihat adanya perkembangan signifikan. Salah satu sorotan adalah penampilan bek baru Lee Gi-hyeok dari Gangwon FC yang mendapat kesempatan tampil dan dinilai mampu beradaptasi dengan cepat.

“Pemain di posisi lain juga tampil baik, tetapi pemain-pemain baru seperti Lee Gi-hyeok dan Jo Wi-je yang bermain di lini belakang mampu beradaptasi dengan baik,” ujar Hong. “Mereka menjalankan peran sebagai pengganti pemain yang cedera dengan sangat baik.”

Meski demikian, Hong mengakui masih ada beberapa hal yang harus diantisipasi. Salah satunya adalah faktor cuaca. Menurutnya, suhu di Salt Lake City tidak sepenuhnya menyerupai kondisi panas dan lembab yang akan dihadapi tim di Meksiko. 

Karena itu para pemain juga menjalani latihan adaptasi panas dengan berendam di air hangat setelah sesi latihan. “Untungnya hari ini kami bermain dalam cuaca yang lebih panas sehingga membantu proses adaptasi para pemain,” kata Hong.

Ia juga menyoroti kesulitan tim saat menghadapi tekanan tinggi dari El Salvador. Setelah mencetak lima gol ke gawang Trinidad dan Tobago dalam laga sebelumnya, Korea Selatan tidak mampu menciptakan banyak peluang ketika berhadapan dengan lawan yang lebih agresif dalam melakukan pressing.

“Permainan El Salvador memiliki kemiripan dengan Republik Ceko,” ujar Hong.

Menurutnya, pengalaman menghadapi tekanan seperti itu akan sangat berguna menjelang Piala Dunia. Namun ia mengingatkan bahwa lawan-lawan yang akan dihadapi di turnamen nanti memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi.

Hong pun mengungkapkan fokus tim pada tahap persiapan berikutnya di Guadalajara. “Di Guadalajara kami akan terus mengembangkan aspek-aspek yang masih kurang. Secara khusus, kami akan lebih fokus melatih taktik bertahan,” ia menegaskan.

Dalam laga tersebut, Korea Selatan menutup rangkaian uji coba dengan kemenangan 1-0 atas El Salvador. Gol tunggal Taegeuk Warriors dicetak oleh gelandang Lee Dong-gyeong pada menit ke-57 melalui tendangan bebas indah dari sisi kanan luar kotak penalti. 

Sepakan kaki kirinya melengkung melewati pagar hidup lawan sebelum bersarang di sudut atas gawang El Salvador. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan memastikan Korea Selatan berangkat ke Piala Dunia 2026 dengan modal dua kemenangan beruntun dari laga pemanasan.