Asisten pelatih Timnas Meksiko, Rafael Marquez. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Meksiko City, Meksiko
Rafael Marquez gantikan Javier Aguirre sebagai pelatih Timnas Meksiko setelah Piala Dunia 2026 berakhir.
Legenda sepak bola Meksiko, Rafael Marquez, akan menggantikan peran Javier Aguirre sebagai pelatih Timnas Meksiko setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF), melalui Direktur Olahraga Duilio Davino, menyatakan peralihan tugas dari Javier Aguirre ke Rafael Marquez.
Pergantian ini menjadi bagian dari rencana Meksiko di masa depan. Memberikan peran kepada Rafael Marquez merupakan keputusan yang tepat karena selama ini, Rafael Marquez telah mendampingi Javier Aguirre sebagai pelatih El Tri.
"Kontraknya (Rafael Marquez) sudah ditandatangani, sedangkan untuk staf pelatih yang akan mendampingnya masih 80 persen, segera selesai," kata Duilio Davino, terkait tugas selanjutnya bagi Rafael Marquez. "Rafael Marquez memiliki personalitas yang sangat baik. Di lapangan saat ini dia sudah berperan sebagai pelatih dan juga asisten pelatih."
Pilihan terhadap Rafael Marquez bukan hanya karena jabatannya saat ini sebagai asisten pelatih melainkan juga karena latar belakangnya sebagai mantan pemain. "Rafael Marquez mentransformasi semua itu di kamar ganti kepada semua pemain," Duilio Davino menambahkan.
Dengan rencana ini, berarti pula Piala Dunia 2026 menjadi kerja sama terakhir antara Javier Aguirre dan Rafael Marquez. Bagi Javier Aguirre pula, ini peluang terakhir tentunya untuk membawa Meksiko melangkah lebih jauh di Piala Dunia.
Ini merupakan periode ketiga Javier Aguirre menangani Timnas Meksiko. Sebelumnya, Javier Aguirre menangani Meksiko pada 2001-2002 dan 2009-2010. Di periode ketiganya ini dia membawa Meksiko tampil dalam 26 laga dengan meraih 14 kemenangan, 8 imbang, dan mengalami 4 kekalahan.
Kontrak pelatih berusia 67 tahun tersebut memang akan berakhir pada 31 Juli 2026 nanti. Setelah itu, jabatan pelatih El Tri akan beralih kepada Rafael Marquez yang selama ini menjadi tangan kanannya.
Pers Meksiko dan fans menilai, keduanya merupakan kombinasi yang serasi, Rafael Marquez dan Javier Aguirre memiliki koneksi yang kuat. Bersama Rafael Marquez, Javier Aguirre membawa Meksiko juara Piala Emas Concacaf 2025 dan juara di Liga Negara Concacaf 2024-2025.
Kini, fans Meksiko berharap, sebelum keduanya berpisah, duet pelatih ini dapat membawa Meksiko meraih hasil lebih baik lagi di Piala Dunia dibandingkan sebelumnya. Pencapaian terbaik Meksiko di Piala Dunia hanya sampai perempat final yaitu pada 1970 dan 1986. Apalagi, Meksiko salah satu tuan rumah di Piala Dunia 2026 ini bersama Amerika Serikat dan Kanada.
Meragukan Marquez
Di sisi lain, walau memiliki pengalaman sebagai asisten pelatih, faktanya Rafael Marquez tidak memiliki pengalaman yang cukup sebagai pelatih kepala di tim senior. Karier kepelatihannya dimulai pada 2020 saat menangani Alcala U-15 hingga 2021.
Setelah itu, Rafael Marquez menjadi pelatih tim junior Barcelona Atletic (Barcelona B) sejak 2022 hingga 2024. Karena itu, terlepas dari pengalamannya sebagai asisten pelatih Javier Aguirre, tidak sedikit yang menilai bahwa akan lebih baik jika Rafael Marquez menjadi pelatih klub Eropa sebelum menjadi pelatih tim nasional.
The Claro Sports contohnya di W Radio membahas tentang kemungkinan Rafael Marquez untuk lebih dulu menangani klub Eropa setelah Piala Dunia berakhir. Pengalaman itu akan membuatnya lebih memiliki modal yang besar sebelum menangani Timnas Meksiko.
Tapi, walau minim pengalaman sebagai pelatih kepala, Rafael Marquez adalah salah satu legenda sepak bola Meksiko. Dia pemegang rekor sebagai kapten di lima edisi Piala Dunia yaitu 2002, 2006, 2010, 2014, dan 2018. Rafael Marquez mencetak 17 gol dari 147 laga untuk Timnas Meksiko sejak 1997 hingga 2018.
Sebagai pemain pula, dia dikenal sebagai pemain bintang yang membuat Barcelona meraih 10 gelar, termasuk dua gelar Liga Champions dan empat gelar La Liga (Liga Spanyol).