TVRINews - Amsterdam, Belanda

Kehilangan tempat di skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026 menjadi pukulan berat bagi Frimpong setelah melewati musim penuh tantangan bersama Liverpool.

Unggahan emosional di media sosial menjadi sarana Jeremie Frimpong, untuk bersuara setelah secara mengejutkan dicoret dari skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026. Pemain Liverpool tersebut tidak masuk daftar 26 nama pilihan pelatih Ronald Koeman.

Pencoretan ini memicu banyak spekulasi di kalangan penggemar sepak bola mengingat performa Frimpong yang sempat bersinar sebelum pindah ke Inggris. Keputusan tegas dari tim pelatih tersebut langsung menjadi sorotan utama berbagai media olahraga internasional terkemuka.

Frimpong memang menjalani musim yang berat sejak ditransfer senilai 29 juta paun atau sekitar Rp690 miliar dari Bayer Leverkusen musim panas lalu. Langkahnya di Anfield kerap terganjal oleh tiga cedera berbeda yang membuatnya kesulitan mengunci posisi di skuad utama.

Tercatat Frimpong hanya tampil sebanyak 35 kali di semua kompetisi musim ini sebelum namanya resmi dicoret dari skuad Belanda. "Belum saatnya kali ini, tetapi saya akan mendukung penuh perjuangan teman-teman sepanjang musim panas ini," tulis Frimpong sambil mengunggah foto dirinya saat membela Belanda dalam cerita Instagram miliknya.

Koeman pun membeberkan alasan di balik keputusannya mencoret Frimpong. Menurutnya, kondisi pesepak bola berusia 25 tahun tersebut memang tidak siap untuk untuk Piala Dunia 2026.

"Saya tidak membawa Frimpong karena apa yang saya lihat sepanjang musim ini, beberapa masalah fisik. Mari kita ingat laga melawan Ekuador [uji coba pada Maret], saat dia masuk di babak kedua tetapi harus segera keluar karena cedera, saya harus memilih dan saya memilih pemain lain di sektor sayap kanan," ujar Koeman.

Meskipun Frimpong terpaksa absen, rekan setimnya di Liverpool seperti Virgil van Dijk, Ryan Gravenberch, dan Cody Gakpo tetap berhasil menembus skuad pilihan Koeman. Belanda tergabung di Grup F dan akan memulai laga perdana melawan Jepang yang diperkuat Wataru Endo pada 14 Juni, disusul laga melawan Swedia yang dimotori Alexander Isak enam hari berselang, sebelum menutup fase grup kontra Tunisia pada 26 Juni.

Manajer Liverpool, Arne Slot, sempat mengakui pada Maret lalu bahwa minimnya menit bermain Frimpong menjadi pukulan telak bagi The Reds. "Jeremie selalu membuktikan setiap kali tampil bahwa ketika menghadapi taktik bertahan total, betapa pentingnya sebuah kecepatan. Saya bisa pastikan, saat Anda tidak menghadapi taktik bertahan total dan menghadapi tim yang bermain lebih jauh dari gawang, maka kecepatan justru menjadi jauh lebih penting."

"Kecepatan dalam sepak bola modern, selain sangat kuat dalam situasi bola mati, adalah hal yang krusial. Bukan karena saya baru menyadarinya karena saya sudah tahu, tetapi Paris Saint-Germain adalah contoh nyata (musim lalu) tentang kecepatan lini serang ketika berbicara tentang memenangi Liga Champions lewat permainan terbuka dan tampil kreatif."

Ketika diwawancarai oleh Daily Telegraph mengenai badai cedera yang menimpanya musim ini, Frimpong pun mencurahkan isi hatinya secara terbuka. "Hal seperti ini belum pernah terjadi sepanjang karier. Saya mengalami tiga cedera dan, di atas semua itu, tim tidak berjalan sebaik yang seharusnya kami lakukan," ungkapnya dengan nada kecewa.

Frimpong merasa situasi tim yang sulit tanpa raihan trofi besar ikut memperberat kondisinya secara psikologis. "Ada banyak tantangan, jika saja kami bisa memenangi salah satu dari Piala FA atau Liga Champions, situasinya tidak akan seburuk ini," ucapnya mengenang kegagalan musim lalu.

Selain itu Frimpong membagikan caranya bertahan melewati masa-masa sulit tersebut bersama orang-orang terdekat yang selalu mendukungnya. "Bagaimana saya menghadapinya? Saya memiliki keluarga saya, kekasih saya, Anda harus memahami bahwa kami adalah manusia dan kami juga memiliki perasaan."

"Ketika hal buruk terjadi, kami memikirkannya, saat Anda pulang ke rumah, Anda akan berpikir: 'Oh' – Anda harus melakukan sesuatu agar tidak tenggelam dalam pikiran Anda sendiri."