Band rock /rif menjadi salah satu penampil yang meramaikan panggung Semarak Bola Gembira TVRI sambut Piala Dunia 2026 bersama band rock alternatif, NTRL. (TVRI/Aprelia Wulansari) Foto: TVRI/Aprelia Wulansari
TVRINews – Jakarta, Indonesia
Panggung Semarak Bola Gembira menyambut siaran langsung Piala Dunia 2026 oleh TVRI berlangsung meriah dengan penampilan dua band rock papan atas Indonesia.
Dua band rock papan atas Indonesia, /rif dan NTRL (dibaca Neutral, dahulu Netral) menghentak panggung Semarak Bola Gembira dalam rangka menyambut Piala Dunia 2026 yang akan disiarkan TVRI mulai 11 Juni mendatang.
Digelar secara gratis di area parkir Stasiun Pusat TVRI di Senayan, Jakarta, Selasa (02/06/2026), /rif yang tampil perdana membawakan sejumlah lagu legendaris mereka, di antaranya Radja, Jeni, Bunga (semua dirilis tahun 1997), dan Lo Toe Ye (2000).
Beranggotakan Restu “Andy” Triandy sebagai vokalis, Adjie “Jikun” Pamungkas dan Noviar “Ovy” Rachmansyah pada gitar, Maggi Trisandi pada drum, serta Teddy pada bas, /rif yang pada 2026 ini genap berusia 26 tahun masih mampu tampil energik membawakan lebih dari delapan lagu.
Suara Andy sebagai frontman juga masih terdengar seperti saat /rif baru dikenal. Sound system ciamik milik TVRI sangat mendukung tidak hanya suara Andy namun juga instrumen yang dimainkan keempat personel lainnya.
Menariknya, kelima personel /rif juga menyukai sepak bola. Tentu saja tim yang selalu di hati mereka tetaplah klub dari kota asal mereka, Persib Bandung.
“Selamat buat masyarakat Indonesia yang nanti bisa menyaksikan seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 secara eksklusif di TVRI mulai 11 Juni mendatang,” ujar Andy sang vokalis di sela-sela jeda, dari atas panggung.
Dimulai sekitar pukul 19:00 WIB, semakin malam, penonton tampak makin memenuhi area di depan panggung menikmati lagu-lagu /rif. Selain pertunjukan musik, ada juga permainan untuk penonton yang hadir, salah satunya lomba komentator.
Setelah /rif selesai memuaskan penonton sekitar pukul 20:10 WIB, giliran grup music beraliran rock alternatif, NTRL yang naik ke panggung. Bagus Dhanar Dhana (Ombags) sebagai vokalis dan pemain bass, Christopher “Coki” Bollemeyer sebagai gitaris, dan Eno Gitara Ryanto di posisi drum tidak kalah heboh menghibur penonton dengan lagu-lagu “keras” mereka.
Seperti /rif, NTRL juga tampil luar biasa. Ombags begitu piawai mengatur vokal dengan permainan bass yang pas dengan ritme dua instrumen lainnya.
Tidak kurang dari 10 lagu dibawakan NTRL yang terkenal karena energinya yang tinggi, driving basslines – pola nada rendah (bass) yang berfungsi sebagai “penggerak” untuk menjaga ritme dan memberikan dorongan energi agar sebuah lagu terasa terus maju, mulus, dan beralur – dan melodi yang mudah dicerna.
Penggemar berat trio Bagus, Coki, dan Eno, terlihat puas mendengarkan lagu-lagu seperti Lintang, Pertempuran Hati, Sorry, dan Garuda di Dadaku.
Pertunjukan musik dua band rock top Indonesia yang selesai sekitar pukul 21:45 WIB ini benar-benar terasa pas untuk menyambut Piala Dunia 2026 yang seluruh hak penyiarannya di Indonesia dimiliki TVRI.