TVRINews – Jakarta, Indonesia

Komentar menarik muncul dari salah seorang staf Kedutaan Besar Inggris di acara nonton bareng laga 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan RD Kongo.

Suasana Media Center Piala Dunia TVRI di Stasiun Pusat TVRI Senayan, Jakarta, Rabu (01/07/2026) menjadi riuh rendah ketika rombongan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Indonesia menyambut kemenangan Inggris atas Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar Piala Dunia 2026. 

Kendati Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste Dominic Jermey CVO, OBE tidak bisa hadir, kehadiran puluhan suporter Three Lions yang dipimpin oleh Sam Hayes selaku Head of Economic and Social Affairs, Luke Davenish yang menjabat First Secretary Trade Policy, serta Jeff Matthewman sebagai Head of Media and Comms, benar-benar membuat suasana Media Center TVRI sangat hidup. 

Seperti diketahui, setelah tertinggal dari RD Kongo lewat gol cepat pemain sayap Brian Cipenga pada menit ke-7, Inggris baru mampu menyamai kedudukan lewat gol Harry Kane pada menit ke-75. Kane membuktikan kelasnya dengan kembali mencetak gol pada menit ke-86 untuk memastikan kemenangan Three Lions dan melaju ke babak 16 besar. 

Usai babak pertama selesai, TVRI mencoba mencari tahu seberapa jauh ketiga staf penting Kedubes Inggris mengenal tim nasional negara mereka. Sam Hayes rasanya yang paling paham tentang skuad Three Lions, bukan hanya pemain masa lalu namun juga saat ini. 

“Sebenarnya, ada cukup banyak pemain di tim Inggris ini yang tidak setenar pemain-pemain dari skuad Inggris masa lalu. Namun, menurut saya ada banyak potensi di sini,” kata Hayes saat disinggung soal pandangannya terhadap Timnas Inggris saat ini. 

“Tentu saja, skuad ini memiliki nama-nama besar seperti Jude Bellingham dan Harry Kane—orang-orang sudah mengenal mereka—tetapi ada banyak pemain lain yang sebenarnya belum sepenuhnya bersinar, seperti (Nico) O'Reilly. 

“Jadi, saya rasa di babak berikutnya kita akan melihat mereka tampil lebih baik, mencetak gol, dan pada akhirnya memenangi pertandingan.”

Banyak yang menyebut karakter para pemain Inggris saat ini tidak sekuat generasi sebelumnya. Hal itu sedikit banyak berpengaruh pada mentalitas dan motivasi bermain mereka. Namun, Hayes memiliki pandangan sebaliknya mengenai skuad asuhan pelatih Thomas Tuchel ini. 

“Mereka memiliki karakter seperti generasi-generasi sebelumnya. Lihat, saya tadi menyebut Harry Kane—saya memang harus membicarakan Harry Kane,” tutur Hayes. 

“Dia telah mencetak begitu banyak gol untuk Inggris dan merupakan pemain berkualitas. Di klubnya saat ini, Bayern (FC Bayern Munchen), dia telah mencetak lebih dari 60 gol di semua kompetisi. 

“Jadi, Harry Kane adalah legenda Inggris, sejajar dengan nama-nama seperti Peter Shilton, Kevin Keegan, dan Alan Shearer.” 

Dua gol yang dibuat Kane dalam kemenangan atas RD Kongo, 2-1, tidak hanya membawa timnya melangkah ke 16 besar untuk menghadapi Meksiko, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, pada 5 Juli nanti.

Tambahan dua gol itu juga membuat Kane makin kokoh sebagai pencetak gol terbanyak Timnas Inggris sepanjang masa, dengan 84 gol dari 118 pertandingan sejak debutnya pada 27 Maret 2015.