TVRINews - San Francisco, Amerika Serikat

Folarin Balogun mendapat kartu merah saat Amerika Serikat menghadapi Bosnia dan Herzegovina.

Amerika Serikat kehilangan Folarin Balogun saat tampil di babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia pada Seattle Stadium pada Selasa (7/7/2026). Pencetak gol terbanyak tim berjuluk The Yanks di turnamen ini harus menjalani hukuman kartu merah.

Balogun diganjar kartu merah oleh wasit saat turun bermain melawan Bosnia dan Herzegovina dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di San Francisco Bay Area Stadium, Kamis (2/7/2026). Pelanggaran yang dilakukannya terhadap Tarik Muharemovic dinilai terlalu berbahaya.

Wasit awalnya tidak langsung memberi kartu merah kepada Balogun. Namun, setelah melakukan tinjauan video assistant referee (VAR), diputuskan penyerang berusia 24 tahun tersebut layak dihukum dengan kartu merah.

Keputusan wasit mengusir Balogun sempat menuai banyak kritik, termasuk dari pelatih AS, Mauricio Pochettino. Ia menilai hukuman yang diberikan sang pengadil terlalu keras.

Kehilangan pemain andalan di laga yang penting menjadi pukulan telak bagi AS. Apalagi mereka sudah tidak memiliki kemungkinan untuk mengajukan banding atas hukuman terhadap Balogun.

Seorang pejabat FIFA berbicara kepada The Athletic mengenai kemungkinan Balogun terbebas dari hukuman. Ia menegaskan, kartu merah dalam Piala Dunia yang sedang berlangsung tidak dapat digugat, merujuk regulasi turnamen, khususnya Pasal 66.4, yang menyatakan:

"Seorang pemain yang diusir keluar lapangan secara otomatis akan dikenai skorsing untuk pertandingan berikutnya. Badan peradilan FIFA dapat menjatuhkan tambahan hukuman berupa skorsing pertandingan dan sanksi disipliner lainnya."

Merujuk peraturan FIFA, jika seorang pemain atau ofisial tim menerima kartu merah, baik secara langsung maupun akibat kartu kuning kedua, mereka secara otomatis akan diskors untuk pertandingan berikutnya. Selain itu, FIFA juga dapat menjatuhkan sanksi tambahan apabila dianggap perlu.

Apabila hukuman tersebut tidak dapat dijalani selama turnamen, karena tim sudah tersingkir, maka skorsing tersebut akan dibawa ke pertandingan resmi berikutnya yang dijalani.

Tidak adanya kemungkinan AS untuk mengajukan banding dirasa tidak adil oleh Weston McKennie. Ia bersikeras bahwa wasit telah salah memberikan kartu merah kepada Balogun.

"Jelas wasit sudah membuat keputusannya, tetapi menurut saya keputusan itu patut dipertanyakan. Ada banyak insiden serupa sepanjang turnamen yang melibatkan pemain lain, bahkan tidak diberikan kartu sama sekali. Sangat mengecewakan," tuturnya.