Pemain Brasil, Neymar tidak dipanggil untuk laga uji coba Brasil di akhir Maret 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Sao Paulo, Brasil
Neymar menjalani operasi lutut selama jeda internasional. Langkah ini dinilai sebagai bentuk perjuangannya agar dapat membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
Neymar masih mengejar mimpinya untuk tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Brasil. Penyerang berusia 34 tahun tersebut kembali menjalani operasi agar lututnya benar-benar lepas dari masalah.
Posisi Neymar dalam skuad Brasil di Piala Dunia 2026 terancam karena kondisi fisiknya tidak 100 persen fit. Pelatih Carlo Ancelotti tidak memasukkan namanya untuk menjalani uji coba menghadapi Prancis dan Kroasia pada akhir Maret lalu.
Sang juru taktik sudah sejak lama meminta Neymar untuk mengembalikan kondisi fisik terbaiknya. Ia tak mau mengambil risiko dengan membawa pemain yang masih rentan cedera ke turnamen yang akan dilangsungkan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Tidak hanya faktor kebugaran yang membuat Neymar terancam gagal ke Piala Dunia 2026. Setelah kembali dari masa pemulihan, ia belum memperlihatkan performa terbaik bersama Santos.
Pelatih Santos, Alexi Stival, dalam konferensi pers jelang pertandingan Copa Sudamericana menghadapi Cuenca mengatakan Neymar tidak akan turun bertanding. Ia menyebut anak asuhnya itu baru saja menjalani operasi lutut.
"Neymar menjalani operasi lutut selama jeda internasional FIFA. Ia belum berlatih. Ia menghabiskan beberapa hari untuk memulihkan diri usai operasi," kata pria yang akrab disapa Cuca itu, dikutip dari Goal, Selasa (7/4/2026).
Ini adalah operasi lutut kedua yang dilakukan mantan penyerang Barcelona tersebut. Sebelum musim ini bergulir, ia juga melakukan hal yang sama dengan tujuan bisa segera pulih dari cedera dan membela Brasil di Piala Dunia 2026.
Dengan keputusan tersebut, Neymar memberi isyarat masih berupaya untuk mendapatkan tempat dalam skuad asuhan Ancelotti. Ia merasa masih mampu membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 2026.
Masih tersisa waktu sekitar dua bulan bagi Neymar untuk membuktikan kepada Ancelotti. Ia harus bersaing dengan sejumlah penyerang berusia muda yang pada jeda internasional melawan Prancis dan Kroasia diberi kepercayaan bermain oleh sang pelatih.
Ancelotti sudah menegaskan tetap membuka pintu untuk Neymar masuk ke dalam skuad asuhannya. Ia dan jajaran pelatih Brasil akan terus mengamati segala perkembangan pemain sampai nantinya menetapkan anggota tim.
"Ia bisa saja tampil di Piala Dunia. Jika ia bisa bermain dalam performa terbaiknya, ia bisa menjadi bagian dari skuad. Keputusan ini berdasarkan analisis fisik, bukan teknis. Ia sangat bagus dalam mengolah bola, tapi ia perlu meningkatkan kondisi fisiknya," ujar Ancelotti.