TVRINews - Philadelphia, Amerika Serikat

Pantai Gading akan menghadapi Norwegia dalam laga 32 besar pada Selasa (30/6/2026).

Emerse Fae berhasil membawa Pantai Gading mencatat sejarah di Piala Dunia. Pelatih 42 tahun ini menjadi pelatih pertama yang membawa The Elephants lolos ke fase knockout, dalam hal ini 32 besar. Kini, pelatih 42 tahun tersebut memiliki peluang membawa timnya melangkah lebih jauh yaitu 16 besar Piala Dunia.

Pantai Gading akan menghadapi Norwegia dalam 32 besar pada Selasa (30/6/2026) waktu setempat. Pertandingan ini mempertemukan tim Afrika dan Eropa. Terlepas dari kekuatan Eropa dan Amerika Selatan di setiap edisi Piala Dunia, pada turnamen tahun ini tim-tim asal Afrika berhasil lolos ke fase knockout.

Total ada 9 tim asal Afrika yang berhasil lolos ke 32 besar termasuk Pantai Gading. Gana, Republik Demokratik Kongo, Aljazair, Senegal, Tanjung Hijau, Mesir, Maroko, dan Afrika Selatan. Untuk Afrika Selatan, tim berjulukan Bafana Bafana ini sudah tersingkir setelah kalah dari Kanada di 32 besar, Senin (29/6/2026) dini hari tadi WIB.

Di antara tim asal Afrika yang ke 32 besar, Pantai Gading dan Maroko yang memiliki poin terbaik. Maroko 7 poin dan Pantai Gading 6 poin. Sedangkan Gana, RD Congo, Aljazair, dan Afrika Selatan masing-masing 4 poin. Mesir 5 poin, dan Senegal hanya tiga poin. Pantai Gading berhasil memaksimalkan dua dari tiga laga fase grup.

Satu-satunya kekalahan terjadi saat ditekuk Jerman 1-2. Sedangkan dua laga lainnya menghadapi Ekuador dan Curacao, Amad Diallo dan kawan-kawan meraih kemenangan 1-0 dan 2-0. Mereka lolos ke 32 besar bahkan dengan poin yang sama dengan Jerman. Performa mereka yang kuat dalam menyerang ditambah dengan kekuatan fisik menjadi keunggulan bagi Pantai Gading.

Ini pula yang diwaspadai oleh pelatih Norwegia, Stale Solbakken. “Saya pikir mereka memiliki kombinasi yang bagus di lini tengah mereka yang terdiri dari tiga pemain, dengan seorang playmaker, seorang pelari, dan seorang pemain yang menjaga keseimbangan,” kata Stale Solbakken seperti dikutip oleh FIFA.com. “Mereka juga memiliki dua pemain sayap yang bagus, seorang striker yang mampu menguasai bola dan bergerak ke belakang, serta dua pemain tangguh di posisi bek tengah. Mereka kuat secara fisik."

Bagi Pantai Gading asuhan Emerse Fae, laga Pantai Gading memiliki peluang bukan hanya membuat mereka mencatat sejarah melainkan memberikan nilai istimewa di antara para tim-tim asal Afrika lainnya. Dalam sejarah Piala Dunia, hanya Nigeria tim asal Afrika yang mampu mencetak gol dalam empat pertandingan turnamen ini berturut-turut. Momen itu terjadi pada Piala Dunia 1994.

Di Piala Dunia 2026 ini, Pantai Gading selalu mencetak gol di tiga laga awal mereka dalam fase grup. Dengan demikian pula, jika mereka mampu mencetak gol ke gawang Norwegia, akan membuat mereka menyamai rekor milik Nigeria.

Kemenangan atas Norwegia juga akan membuat Pantai Gading mencatat rekor lainnya. Hanya ada dua negara Afrika yang pernah meraih kemenangan dalam penampilan pertama mereka di fase gugur (knockout). Mereka adalah Kamerun yang mengalahkan Kolombia pada Piala Dunia 1990 lalu Senegal yang mengalahkan Swedia pada Piala Dunia 2002.

Emerse Fae memiliki peluang untuk mencatatkan rekor tersebut dalam laga lawan Norwegia di 32 besar nanti. Ini memang menjadi pertama kalinya Pantai Gading berhasil lolos ke fase knockout. Pantai Gading tampil di tiga edisi Piala Dunia beruntun yaitu pada 2006, 2010, dan 2014. Namun Langkah mereka hanya sampai fase grup.