TVRINews - Tennessee, Amerika Serikat

Felipo Melo memperingatkan, Brasil akan menghadapi lawan yang sangat menyulitkan dalam laga 32 besar malam ini.

Mantan pemain Timnas Brasil, Felipe Melo, memberikan nama kecil yang unik untuk Timnas Jepang. Felipe Melo menyebut Jepang dengan "Robozinhos" yang berarti "Robot-robot kecil". Sebutan tersebut sebagai gambaran tentang kekuatan Jepang, dengan permainan yang disiplin, cepat, bermain dalam intensitas yang tinggi, dan selalu tepat dalam segala gerakan permainan mereka di lapangan.

Karena itulah, Felipe Melo memperingatkan Brasil untuk berhati-hati terhadap tim dari Asia Timur ini. Brasil dan Jepang memang akan bertemu di 32 besar Piala Dunia 2026. Laga Brasil vs Jepang akan bergulir pada Senin (29/6/2026) ini yang akan disiarkan TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai pukul 23.00 WIB.

Brasil lolos ke 32 besar sebagai juara Grup C Piala Dunia 2026. Sedangkan Jepang lolos dengan status runner-up Grup C. Di Grup C ini, Jepang menghadapi tim kuat seperti Belanda serta tim Eropa lainnya yaitu Swedia, dan Tunisia (Afrika). Dalam tiga laga fase grup tersebut, Jepang berhasil menahan Belanda dengan skor 2-2 sementara lawan Tunisia Tim Samurai Biru menggulung lawannya itu dengan skor 4-0. Di laga terakhir yaitu lawan Swedia, Jepang imbang 1-1.

Deretan hasil tersebut memperlihatkan bahwa Jepang adalah tim yang memang sangat berbahaya. Mereka bukan lagi tim yang tengah berkembang melainkan sudah menjadi lawan yang selalu mampu memberikan perlawanan. Pasukan Hajime Moriyasu mendapatkan banyak pujian karena performanya. Karena itu, ini akan menjadi laga yang berat dan menyulitkan bagi Brasil asuhan Carlo Ancelotti.

“Mereka terorganisir di lapangan, patuh secara taktik. Beberapa waktu lalu saya menyebut mereka Robozinhos kecil (robot kecil), karena mereka melakukan semuanya dengan baik. Saat ini, robot-robot ini juga memiliki teknik, di samping intensitas yang mereka bawa ke dalam permainan," kata Felipe Melo, seperti yang diberitakan pers Spanyol, As.

Felipe Melo yang kini berusia 43 tahun dan menjadi analis dan pundit sepak bola, melihat bahwa Brasil tetap memiliki peluang untuk meraih kemenangan dalam laga malam ini. Meski sulit, pemain yang pernah bermain untuk Fiorentina, Juventus, dan Inter Milan ini memprediksi Brasil pada akhirnya bisa melalui laga ini dan lolos ke 16 besar.

"Saya tidak ragu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi Brasil, tetapi bukan berarti akan menjadi yang paling rumit atau akan menciptakan lebih banyak kesulitan daripada Maroko. Brasil masih memiliki ruang untuk berkembang. Saya tidak ragu bahwa Brasil akan mengalahkan Jepang," kata Felipe Melo yang telah bermain untuk Brasil dalam 22 laga dan mencetak 2 gol (2009-2010).

Pria yang pernah membawa Brasil juara Piala Konfederasi 2009 ini bukan satu-satunya tokoh sepak bola Brasil yang memperingatkan bahaya dari kekuatan Jepang dalam laga malam ini. Pemain yang masih aktif yaitu Eder Militao juga berharap negerinya lebih mewaspadai kekuatan Jepang yang bermain cepat, kuat, dan sangat Tangguh. 

Eder Militao, bek Real Madrid, tidak masuk dalam skuad Brasil Piala Dunia 2026 ini karena kondisinya yang tengah cedera. “Jepang sedang menjalani tahun terbaiknya, salah satu momen terbaik dalam sejarahnya. Baik sebagai tim maupun para pemain mereka. Saya pikir mereka telah bermain dengan baik," kata Eder Militao.

"Mereka telah berkembang selama bertahun-tahun dan menunjukkan di Piala Dunia ini bahwa mereka masih sebagai salah satu tim yang kuat. Kita harus sangat berhati-hati. Mereka tidak pernah berhenti berlari," Eder Militao menambahkan. Tim nasional Jepang memang telah memberikan indikasi serius selama bertahun-tahun tentang pertumbuhan sepak bola, baik tim nasional maupun di liga negeri mereka.

Jepang telah menunjukkan bahwa mereka akan menjadi kekuatan besar. Pengembangan pemain muda, dasar-dasar permainan, dan struktur tim mereka yang sangat profesional. Ini juga ditandai dengan sejumlah pemain Jepang yang sudah sangat lama bermain di Eropa.

Pada Piala Dunia 2026 ini, Jepang menunjukkan kekuatannya sebagai sebuah tim. Mereka memang datang tanpa pemain bintang seperti Wataru Endo, Takumi Minamino, Kaoru Mitoma, yang mengalami cedera. Namun, tanpa barisan pemain tersebut, Samurai Biru tetap tim yang sangat kuat.

Daichi Kamada dan Ayase Ueda salah satu pemain yang bersinar. Keduanya masing-masing telah mengoleksi dua gol. Lalu ada Junyo Ito, Daizen Maeda, atau Keito Nakamura yang mengoleksi masing-masing satu gol.

Di luar dari statistik tersebut, seperti yang disampaikan Felipo Melo, Jepang adalah Robot-robot kecil yang berbahaya karena mereka disiplin, kuat, tenang, dan tidak pernah menyerah. Kombinasi teknik dan mentalitas yang bisa menyulitkan lawan-lawan mereka, termasuk Brasil.