TVRINews – Teheran, Iran

Tim nasional Iran mempertegas kesiapannya untuk tampil di Piala Dunia 2026.

Ribuan suporter memadati Lapangan Enqelab, Teheran, Rabu (13/5/2026) waktu setempat, untuk melepas keberangkatan tim nasional Iran menuju pemusatan latihan di Turki jelang Piala Dunia 2026. Dalam kesempatan itu, diperkenalkan juga jersei yang akan digunakan Mehdi Taremi dan kawan-kawan.

Presiden Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI), Mehdi Taj, menyebut acara pelepasan ini sebagai yang terbaik dalam empat edisi terakhir keikutsertaan Team Melli, julukan Iran, di Piala Dunia. 

“Para pemain bersama rakyat, dan masyarakat berdiri bersama martabat, kehormatan, dan kekuatan negara,” ujar Mehdi Taj, dikutip dari Al Jazeera.

Para pemain Iran telah dinanti sejumlah agenda persiapan selama di Turki, termasuk laga uji coba. Begitu selesai, mereka akan langsung bertolak ke Amerika Serikat (AS), lokasi tiga pertandingan di Grup G digelar.

Namun, persiapan Iran menuju Piala Dunia 2026 dibayangi persoalan diplomatik dan imigrasi. Kekhawatiran muncul setelah delegasi FFIRI yang dipimpin Taj ditolak masuk Kanada saat akan menghadiri Kongres Tahunan FIFA, dua pekan lalu.

Hal tersebut tak lepas dari keputusan pemerintah Kanada pada 2024 yang menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris. Taj disebut ditolak masuk karena dugaan keterkaitannya dengan IRGC.

Situasi itu memicu kekhawatiran serupa terhadap akses delegasi Iran ke AS. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan bahwa individu yang memiliki keterkaitan dengan IRGC tidak akan diizinkan masuk ke negaranya.

Sekretaris Jenderal FFIRI, Hedayat Mombeini, mengatakan hingga kini visa untuk pemain dan ofisial tim Iran belum diterbitkan. Menurutnya, FIFA telah memberikan jaminan bahwa proses tersebut akan diselesaikan tepat waktu.

“Belum ada kabar terkait visa. Kami berharap semuanya dapat ditangani dalam jangka waktu yang tersedia,” kata Mombeini.

Dukungan dari Presiden

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengunjungi pemusatan latihan Team Melli menjelang keberangkatan ke Piala Dunia 2026. Ia meminta para pemain berjuang maksimal demi kehormatan negara.

“Kalian bukan sekadar tim olahraga, kalian adalah wakil dari harapan, tekad, dan persatuan rakyat Iran di arena global,” ujar Pezeshkian, dikutip dari ISNA.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh dan menyebut semangat perjuangan serta martabat bangsa lebih penting daripada hasil pertandingan semata.

Pezeshkian juga menyinggung tekanan eksternal dan tindakan bermusuhan yang dihadapi Iran dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, tekanan tersebut bertujuan melemahkan simbol-simbol harapan Iran, termasuk olahraga, guna menghambat kemajuan negara.