TVRINews - Jakarta

Melihat komposisi grup dan jadwal Piala Dunia 2026, para penggemar sepak bola tidak perlu menunggu hingga fase gugur untuk menyaksikan laga-laga seru.

Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ini adalah awal dari era baru dengan format 48 tim dan total 104 pertandingan yang tersebar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.  

Tapi, jika melihat komposisi grup dan jadwal yang ada, para penggemar sepak bola tidak perlu menunggu hingga fase gugur untuk menyaksikan drama tingkat tinggi. Beberapa laga fase grup langsung menyajikan duel seru sebelum babak 32 besar.

Berdasarkan jadwal resmi dan analisis kekuatan tim, berikut adalah enam pertandingan fase grup yang paling menjadi pusat perhatian. Dan yang jelas, seluruh laga panas ini akan disiarkan langsung oleh TVRI dan TVRI Sports.

1. Brasil vs Maroko (Grup C)

Tanggal: 14 Juni 2026 

Waktu: 05.00 WIB

Venue: MetLife Stadium

Vinicius memilih fokus memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026 dibanding meneken kontrak baru bersama Real Madrid.

Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda

Berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, laga ini mempertemukan dua filosofi kontras. Brasil tetap mengandalkan kreativitas sayap melalui Vinicius Jr dan Endrick. Bisa juga Neymar dan Rodrygo yang menggantikan Endrick bila mereka cepat pulih dari cedera. 

Namun, Selecao akan berhadapan dengan organisasi pertahanan yang Maroko yang digalang Achraf Hakimi, dan terbukti hanya kebobolan satu gol (gol bunuh diri) hingga babak semifinal di edisi sebelumnya. 

Duel ini juga menjadi ajang pembuktian apakah status "Singa Atlas" sebagai kekuatan baru sepak bola dunia masih konsisten setelah capaian bersejarah mereka dalam pentas Piala Dunia 2022 di Qatar, saat mereka menembus semifinal.

2. Inggris vs Kroasia (Grup L) 

Tanggal: 18 Juni 2026

Waktu: 03.00 WIB

Venue: AT&T Stadium

Mesin gol Timnas Inggris, Harry Kane.

Foto: TVRI/Grafis/Yusuf

Ini adalah duel ulang semifinal Piala Dunia 2018 yang sarat akan aroma balas dendam bagi The Three Lions. Stadion AT&T di Dallas akan menjadi saksi babak terbaru rivalitas Inggris dan Kroasia. Secara taktis, pertandingan ini akan menjadi adu kecerdasan di lini tengah.

Inggris memiliki kedalaman lini depan luar biasa dengan hadirnya Bukayo Saka, Jude Bellingham, Marcus Rashford, hingga Harry Kane, sementara Kroasia yang dimotori gelandang senior Luka Modric masih mengandalkan kematangan transisi dari bertahan ke menyerang. 

3. Belanda vs Jepang (Grup F)

Tanggal: 15 Juni 2026

Waktu: 03.00 WIB

Venue: AT&T Stadium

Virgil van Dijk, bek tengah dan kapten Timnas Belanda. (TVRI/Grafis/Jovi Arnanda)

Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda

Laga ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling menghibur secara visual taktis. Jepang dikenal dengan sistem high-pressing dan transisi kilat yang sempat menumbangkan Jerman, Spanyol, hingga Brasil. 

Belanda, di bawah asuhan Ronald Koeman dengan taktik yang cenderung rigid namun pragmatis, akan mengandalkan kekuatan fisik dan penguasaan area. Lini belakang yang dipimpin kapten veteran Virgil van Dijk serta bek muda tangguh seperti Micky van de Ven atau Matthijs de Ligt jika pulih dari cedera, akan diuji konsistensinya.

Kecepatan pemain sayap Jepang akan menjadi ancaman nyata bagi lini belakang Belanda yang sering bermain dengan garis pertahanan tinggi. Takefusa Kubo dan Kaoru Mitoma adalah momok bagi bek sayap mana pun di dunia dengan kemampuan dribbling satu lawan satu mereka.

4. Prancis vs Senegal (Grup I)

Tanggal: 17 Juni 2026

Waktu: 02.00 WIB

Venue: Metlife Stadium

Sayap andalan Timnas Senegal, Sadio Mane.

Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi

Prancis datang dengan ambisi menebus kegagalan di final sebelumnya, dipimpin oleh Kylian Mbappe. Namun, Senegal membawa misi kehormatan Afrika. Secara teknis, Senegal memiliki keunggulan fisik di lini tengah yang bisa meredam aliran bola Prancis. 

Senegal punya pemain-pemain seperti Pape Matar Sarr dan Idrissa Gueye yang mampu merusak ritme permainan lawan di tengah. Sementara di lini depan, Senegal juga masih mengandalkan pengalaman dan kecepatan Sadio Mane, bintang Al-Nassr. Pertemuan ini selalu emosional karena kedekatan sejarah dan budaya kedua negara, menjadikannya salah satu laga dengan tensi paling tinggi di fase grup.

5. Jerman vs Pantai Gading (Grup E)

Tanggal: 21 Juni 2026 

Waktu: 03.00 WIB

Venue: BMO Field

Gelandang muda Timnas Jerman, Florian Wirtz.

Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda

Jerman sedang dalam periode transisi besar-besaran untuk mengembalikan identitas mereka sebagai tim besar. Tim asuhan Julian Nagelsmann kini bertumpu pada generasi baru seperti Jamal Musiala, Florian Wirtz, dan Kai Havertz yang menawarkan kreativitas dan mobilitas tinggi.

Sebaliknya, Pantai Gading juga hadir dengan generasi baru yang banyak bermain di liga-liga top Eropa. Mereka memiliki kekuatan fisik dan kecepatan melalui pemain seperti Sebastien Haller, Simon Adingra, Evan Ndicka, hingga Franck Kessie yang berpengalaman di level elite.

Kekuatan Pantai Gading dalam duel satu lawan satu bisa menjadi tantangan besar bagi Jerman yang lebih mengandalkan skema posisi dan penguasaan bola. BMO Field akan menjadi saksi apakah Jerman mampu mengatasi agresivitas wakil Afrika tersebut di fase grup.

6. Norwegia vs Prancis (Grup I) 

Tanggal: 27 Juni 2026

Waktu: 02.00 WIB

Venue: Gilette Stadium

Bintang Timnas Norwegia, Erling Haaland.

Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi

Fans sepakbola akhirnya mendapatkan yang mereka inginkan: duel langsung antara Erling Haaland dan Kylian Mbappe di panggung Piala Dunia 2026. Setelah Norwegia dipastikan lolos, laga ini menjadi sangat krusial di Grup I.

Analisis statistik menunjukkan efisiensi gol Haaland akan diadu dengan kemampuan progresif Mbappe dalam membongkar pertahanan. Ini bukan sekadar laga dua negara, tetapi juga duel dua ikon global yang kelak menggantikan rivalitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Selain duel dua superstar tersebut, pertandingan ini juga diperkirakan berlangsung dengan tempo sangat tinggi. Norwegia memiliki kreativitas dari Martin Odegaard yang mampu memasok bola-bola matang kepada Haaland.

Sedangkan Prancis didukung kedalaman skuad luar biasa lewat pemain seperti Aurelien Tchouameni dan Ousmane Dembele. Dengan kualitas lini serang kedua tim, duel ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling spektakuler di fase grup.