TVRINews - Seoul, Korea Selatan

Cho Gue-sung belum mencetak gol dalam sembilan pertandingan beruntun di klubnya.

Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myong-bo, menghadapi pesoalan terkait performa barisan pemain depannya yang mengalami kebuntuan dalam mencetak gol di klubnya masing-masing. Hanya sebulan jelang Piala Dunia 2026 akan bergulir, persoalan tersebut membayangi tim berjulukan Taegeuk Warrios.

Timnas Korea Selatan selama ini mengandalkan Cho Gue-sung, penyerang klub Denmark, Midtjylland. Namun, bintang berusia 28 tahun tersebut belum juga mencetak gol untuk klubnya dalam sembilan laga beruntun.

Selain Cho Gue-sung, kapten Son Heung-min hanya mencetak dua gol musim ini untuk klubnya, Los Angeles Football Club (LAFC). Sedangkan Oh Hyeon-gyu gagal mencetak gol dalam empat penampilan terakhirnya meskipun memulai musim dengan baik di Besiktas.

Tiga penyerang ini merupakan barisan lini depan yang dipanggil pada uji coba terakhir pada akhir Maret 2026 lalu. Dengan itu pula, Korea Selatan akan berharap kepada ketiganya di Piala Dunia 2026 nanti.

Di antara ketiga striker tersebut, Cho Gue-sung, yang mengalami penurunan performa mencetak gol terlama di antara para penyerang Korea Selatan. Cho Gue-sung, 28 tahun, memang penyerang yang diharapkan untuk menjadi tumpuan memburu gol Korea Selatan.

Dengan pengalamannya di timnas, sejauh ini tampil dalam 42 laga untuk Timnas Korea Selatan dengan mencetak 10 gol, adalah bintang negerinya di Piala Dunia 2022 lalu yang digelar di Qatar.

Salah satu performanya dalam turnamen tersebut ketika mencetak dua gol melawan Gana. Dia kemudian sempat mengalami cedera lutut pada 2024 yang membuatnya absen selama lebih dari setahun. Namun demikian, dia berhasil kembali ke lapangan pada September 2025 lalu. Cho Gue-sung bahkan mendapatkan kembali posisinya di tim nasional.

Namun, kini performanya justru terlihat memudar. Produktivitasnya dalam mencetak gol menurun. Sejak mencetak gol melawan Nottingham Forest di 16 besar Liga Europa pada 13 Maret, dia tidak pernah lagi mencetak gol untuk klubnya.

Pada fase itu pula, memengaruhi posisi Midtjylland yang tergelincir ke posisi kedua dalam perebutan gelar liga Denmark. Ironisnya, situasi ini juga terjadi terhadap kapten Timnas Koreal, Son Heung-min.

Son Heung-min memang mencatatkan 15 asis dalam 18 pertandingan musim ini, tetapi hanya mencetak dua gol. Bintang LAFC itu gagal mencetak gol dalam 10 pertandingan berturut-turut sejak mencetak gol melawan Cruz Azul di semifinal Piala Champions Concacaf pada 8 April.

Penurunan ini terlihat kontras dibandingkan musim lalu. Son Heung-min mampu mencetak 12 gol hanya dalam 13 penampilan setelah bergabung dengan LAFC dari Tottenham Hotspur pada Agustus tahun lalu. Sembilan dari gol tersebut dicetak dalam 10 pertandingan liga.

Sementara itu, Oh Hyeong-gyu juga mengalami penurunan performa baru-baru ini. Pemain 25 tahun itu bergabung dengan Besiktas dari KRC Genk pada Februari 2026. Dia menarik perhatian setelah mencetak delapan gol dalam 16 pertandingan.

Namun demikian, Oh Hyeon-gyu gagal mencetak gol dalam empat pertandingan terakhirnya. Ia juga tidak mencetak gol dalam kekalahan Besiktas, 0-1 dari Konyaspor di semifinal Piala Turki pada Rabu lalu.

"Saya akan lebih memotivasi diri, lebih berjuang, dan memberikan semua yang saya miliki untuk klub ini, untuk kalian semua," kata Oh Hyeon-gyu, terkait kesulitannya dalam mencetak gol.

Penurunan performa tiga penyerang Korea Selatan ini pun menjadi kabar baik bagi lawan-lawan mereka di Piala Dunia. Korea Selatan berada di Grup A bersama Meksiko, Republik Ceko, dan Afrika Selatan.

"Bagi Afrika Selatan, Meksiko, dan Republik Ceko, kesulitan Son Heung-min menjadi kabar bagus menjelang babak grup," demikian media sepak bola Afrika Selatan, KickOff, memberikan komentarnya pada Senin lalu.

Meski demikian, publik sepak bola Korea Selatan termasuk mantan pemain yakin bahwa ini hanya masalah sementara. Mereka menilai, para pemain berpengalaman ini akan segera mengatasi persoalan gol tersebut.

“Son Heung-min dan Cho Gue-sung adalah pemain berpengalaman yang telah mencetak gol di Piala Dunia, dan Oh Hyeon-gyu juga telah membuktikan dirinya di beberapa liga Eropa,” kata Hyun Young-min, mantan pemain Timnas Korea Selatan yang tampil di Piala Dunia 2002. “Saya percaya ini hanya penurunan sementara. Pengalaman lebih penting di panggung terbesar Piala Dunia," dia menambahkan.