Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Monte Carlo, Monako
Lewis Hamilton tidak bisa memilih Inggris atau Brasil yang akan keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.
Pembalap Formula 1 (F1), Lewis Hamilton, turut antusias menyambut datangnya gelaran Piala Dunia 2026. Ia mengaku punya dua jagoan dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Pembalap tim Ferrari tersebut mengatakan, negara asalnya, Inggris dan Brasil sama-sama memiliki tempat istimewa di hatinya. Namun, ia mengaku tidak bisa memilih salah satu di antara kedua tim tersebut untuk didukung.
Hamilton mengaku sudah sejak kecil menjagokan Brasil. Ia selalu dibuat terkesima dengan gaya bermain yang ditunjukkan oleh tim berjuluk Canarinha itu.
"Bagi saya, kedudukan Brasil sejajar dengan Inggris. Sejujurnya, Brasil selalu menjadi tim favorit saya. Saat tumbuh besar di Inggris, saya senang menonton Brasil bermain," kata Hamilton, dikutip dari Goal, Sabtu (6/6/2026).
Menurut pengoleksi tujuh gelar juara dunia F1 tersebut, Brasil memiliki akar budaya dan sejarah yang kuat. Identitas tersebut selalu bisa ditampilkan oleh para pemainnya ketika berada di atas lapangan.
"Saya rasa itu karena warna-warninya, budayanya, dan para pemainnya yang selalu terlihat paling terampil. Mereka terlihat sangat keren," ujar Hamilton.
Hamilton juga menyoroti latar belakang sederhana banyak pesepak bola legendaris Brasil. Menurutnya, ada ketangguhan dan bakat unik yang lahir dari lingkungan serta budaya sepak bola jalanan yang membuat Brasil berbeda dari tim nasional lainnya.
"Saya sangat menghargai asal-usul mereka. Banyak pemain berasal dari jalanan, bermain tanpa sepatu, dan ada sesuatu yang sangat istimewa tentang budaya Brasil," tuturnya.
Kedekatan Hamilton dengan Brasil sudah lama diketahui publik. Dalam beberapa kesempatan, ia selalu mengutarakan kekaguman terhadap negara tersebut. Pada 2022, pembalap berusia 41 tahun itu dianugerahi kewarganegaraan kehormatan Brasil.
Menarik untuk melihat sejauh mana langkah dua jagoan Hamilton dalam turnamen yang dilangsungkan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut. Inggris yang tergabung di Grup L akan lebih dulu bersaing dengan Kroasia, Gana, dan Panama.
Sementara Brasil berada di Grup C. Untuk mendapatkan tiket ke babak gugur, mereka harus lebih dulu bersaing dengan Maroko, Haiti, dan Skotlandia.