TVRINews - Toronto, Kanada

Georges St-Pierre adalah salah satu GOAT UFC yang sempat menjadi ikon kompetisi seni bela diri campuran ini pada awal 2000an hingga kemunculan Conor McGregor. 

Toronto Stadium di Toronto, Kanada, menjadi saksi Cristiano Ronaldo dkk saat mengalahkan Kroasia, 2-1, dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan Jumat (3/7/2026) pagi.

Dalam laga penentuan itu, Cristiano Ronaldo mencetak satu gol yang sekaligus membuat dia memecahkan rekornya sendiri, yakni untuk pertama kalinya membuat gol dalam fase gugur Piala Dunia.

Gol Cristiano Ronaldo melalui titik penalti pada menit 68 itu membuat Portugal menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Sebelumnnya, Ivan Perisic mencetak satu gol yang membuat Kroasia sempat unggul pada menit 53. 

Penentu kemenangan Portugal yang sekaligus membuat mereka melaju ke babak 16 besar adalah Goncalo Ramos dalam menit 94 yang mencetak satu gol sebelum wasit meniup peluit panjang.

Laga ini pun menjadi salah satu pertandingan yang sangat dinantikan oleh para penggemar Portugal dan fans Cristiano Ronaldo secara khusus. 

Bagi para pengguna intens media sosial, pasti sangat mengenal sosok streamer IShowSpeed yang merupakan penggemar berat Ronaldo. IShowSpeed menunjukkan kebahagiaan dan selebrasi dalam akun miliknya saat sang idola mencetak gol.

Selain itu, ada satu sosok spesial yang hadir di Toronto Stadium dan menyaksikan CR7. Dia adalah Georges St-Pierre yang merupakan mantan atlet tarung bebas asal Kanada.

Georges St-Pierre adalah salah satu mantan petarung terbaik UFC. Juara dunia dua kelas berbeda (welter dan middle) dan menjadi ikon UFC pada awal 2000an hingga pertengahan 2010an yang membuat nama UFC makin dikenal itu juga turut hadir.

Bahkan, Georges St-Pierre yang memiliki rekor 26 kemenangan dan 2 kekalahan sepanjang kariernya ini juga membuat unggahan dalam akun media sosial Instagram miliknya @georgesstpierre.

Konten yang diunggah mantan petarung UFC berusia 45 tahun itu dalam akun Instagram miliknya adalah saat Ronaldo mengeksekusi tendangan penalti.

St-Pierre yang menguasai gulat dan jiujitsu ini memberikan caption berupa "Watching the GOAT doing his thing at the World Cup" (menyaksikan sang terbaik sepanjang masa menunjukkan kemampuannya) serta menambahkan emoji bola sepak, kambing, bendera Portugal dan Kroasia.

Penggunaan ikon kambing dalam caption menjadi hal lumrah dalam dunia maya karena emoji tersebut mewakili GOAT yang dalam Bahasa Inggris adalah kambing dan memiliki makna lain berupa singkatan greatest of all time (GOAT).

Selain itu, petarung yang pensiun pada 2017 ini juga memberikan apresiasi kepada Ronaldo berupa membubuhkan komentar dalam kolom komentar unggahannya tersebut.

"I'm very impressed by his performance" (saya sangat terpukau dengan penampilannya) dan ditambahkan ikon jempol, api, dan bendera Portugal.

Bagi para penggemar UFC dan sepak bola, pujian dari pria yang dijuluki GSP ini kepada Ronaldo tersebut dianggap sebagai apresiasi dari GOAT untuk GOAT.

Ya, St-Pierre merupakan ikon UFC selama hampir dua dekade dengan catatan gemilang, juara dunia di dua kelas berbeda, rekor mempertahankan gelar juara beruntun, pemenang kelas welter UFC terbanyak dengan 12 kali, rekor pertarungan kelas welter terbanyak (13 kali), dan GSP juga masuk dalam UFC Hall of Fame pada 2020.

Sebelum era Conor MCGregor dimulai dan kemunculan Khabib Nurmagomedov, Georges St-Pierre adalah ikon dan wajah UFC.

Jadi ketika St-Pierre langsung menyaksikan pertandingan Portugal vs Kroasia di stadion dan memberikan apresiasi luar biasa kepada Cristiano Ronaldo, maka dua cabang olahraga dengan dua GOAT dipertemukan dengan peran berbeda. Yang paling bahagia? Tentu saja para penggemar kedua GOAT ini.