Pelatih Timnas Pantai Gading, Emerse Fae. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Abidjan, Pantai Gading
Emerse Fae telah menetapkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026, untuk sementara tanpa Sebastien Haller.
Pelatih Timnas Pantai Gading, Emerse Fae, mengumumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026 pada Jumat (15/5/2026) waktu setempat. Dari daftar nama tersebut, Emerse Fae tidak memasukkan bintang tim berjulukan The Elephants ini, Sebastien Haller.
Dalam konferensi pers saat mengumumkan skuad, Emerse Fae menyatakan bahwa dengan pemain ini Pantai Gading akan berjuang dengan misi meraih hasil terbaik, bukan sekadar menjadi kontestan. Apalagi, menurutnya ini kali pertama Pantai Gading tampil lagi di Piala Dunia setelah penantian 12 tahun.
"Kami datang ke Amerika Serikat bukan hanya ingin ikut serta atau berwisata melainkan datang dengan membawa ambisi yang tinggi sesuai dengan harapan rakyat Pantai Gading," kata Emerse Fae, seperti yang dikutip dari situs resmi FIFA kemarin.
"Jadi, ya ini adalah skuad yang kami bentuk untuk memberikan dampak besar di turnamen yang digelar di Benua Amerika," dia menambahkan. Dalam pernyataan itu pula, pelatih berusia 42 tahun ini mengingatkan kembali tentang sejumlah momen indah pada Piala Afrika 2023 lalu.
"Pada Piala Afrika (2023), di sini di mana semua rakyat Pantai Gading saling bergandengan, menuju ke arah yang sama. Dan itulah yang kami inginkan di Piala Dunia tahun ini. Kami telah berhasil kembali bermain di kompetisi ini setelah absen selama 12 tahun, jadi kembalinya kami harus spektakuler," kata Emerse Fae.
Di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Pantai Gading satu grup dengan Ekuador, Curacao, dan Jerman di Grup E. Pantai Gading memiliki peluang menjadi kuda hitam bahkan bagi lawan mereka yang merupakan tim raksasa Eropa, Jerman.
Laga pertama Pantai Gading di Piala Dunia 2026 ini menghadapi tim asal Amerika Selatan, Ekuador pada 14 Juni. Lalu dilanjutkan dengan lawan Jerman (Eropa) pada 20 Juni, sementara laga ketiga menghadapi tim debutan, Curacao (Karibia, Amerika Utara, dan Tengah) pada 25 Juni. Dari lawan-lawan tersebut dan jadwal pertandingannya, di atas kertas menjadi jadwal yang tampaknya menguntungkan bagi pasukan Emerse Fae.
Pemain dalam daftar skuad tetap Pantai Gading memang terdiri dari sejumlah pemain berpengalaman yang bahkan kebanyakan memperkuat sejumlah klub Eropa, baik di pertahanan maupun di lini tengah.
Selain Kapten Franck Kessie yang bermain di Al Ahli (Arab Saudi) yang merupakan poros kekuatan di lini tengah Pantai Gading, bintang seperti Evan Ndicka (AS Roma) dan Wilfred Singo (Galatasaray) menjadi tembok pertahanan Pantai Gading.
Ibrahim Sangare (Nottingham Forest) dan Seko Fofana (Porto) juga akan menjadi pilihan bagi Emerse Fae di lini tengah. Barisan lini depan Pantai Gading bahkan menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan. Mereka adalah Nicolas Pepe (Villarreal), Amad Diallo (Manchester United), atau Simon Adingra (Monaco).
Selain barisan pemain berpengalaman, Emerse Fae menyertakan sejumlah pemain muda dalam skuad tetap ini. Bintang RB Leipzig, Yan Diamande yang berusia 19 tahun berpeluang diturunkan setelah bermain dalam 19 laga untuk Pantai Gading dan mencetak tiga gol.
Penyerang Inter Milan, Ange-Yoan Bonny juga akhirnya masuk dalam skuad Pantai Gading untuk Piala Dunia. Striker berusia 22 tahun ini belum pernah tampil di level timnas dan kini memiliki peluang debutnya bersama Pantai Gading akan terjadi di Piala Dunia.
Peluang Sebastien Haller
Dari 26 nama tersebut, memang tidak ada Sebastien Haller. Absennya penyerang 31 tahun ini tidak terlepas dari kondisi sang pemain di klubnya, FC Utrecht. Sebastien Haller bermain dalam 20 laga Liga Belanda (Eredivisie) bahkan hanya sembilan di antaranya sebagai starter. Dari jumlah tersebut sang pemain hanya mencetak 1 gol dan memberikan tiga asis.
Karena itu, wajar jika kemudian Emerse Fae mencoret nama Sebastien Haller. Meski demikian, tentu saja masih terbuka kemungkinan untuk pemain yang telah mencetak 11 gol dari 35 laga bersama Pantai Gading masuk dalam skuad.
Apalagi, Emerse Fae dikabarkan ke Belanda untuk melihat permainan Sebastien Haller. Disebutkan bahwa Sebastien Haller masuk dalam daftar lima pemain cadangan di luar dari 26 pemain tersebut.
Terkait tidak masuk daftar skuad 26 pemain, Sebastien Haller mengaku kecewa. Namun, dia masih menyimpan harapan jika memang ada peluang baginya untuk masuk sebelum 30 Mei atau tenggat di mana pelatih tidak dapat lagi mengubah nama-nama skuad.
"Bermain di sebuah Piala Dunia adalah impian saya dan keinginan saya. Namun, saya salah satu pemain yang tidak terpilih untuk sementara ini, jadi jelas bahwa posisi saya belum pasti," kata Sebastien Haller kepada media Belanda, NCI Sports, terkait pengumuman skuad tersebut.
"Jika memang saya tidak terpilih untuk Piala Dunia, ini akan menjadi kekecewaan besar dalam karier saya. Itu akan menjadi kekecewaan dan frustrasi," Sebastien Haller menambahkan.
Skuad Pantai Gading untuk Piala Dunia 2026
Kiper: Yahia Fofana (Rizespor), Mohamed Kone (Royal Charleroi SC), Alban Lafont (Panathinaikos)
Belakang: Emmanuel Agbadou (Beşiktas), Clement Akpa (AJ Auxerre), Ousmane Diomande (Sporting CP), Guela Doue (RC Strasbourg), Ghislain Konan (Gil Vicente), Odilon Kossounou (Atalanta), Evan Ndicka (AS Roma), Wilfried Singo (Galatasaray)
Tengah: Seko Fofana (FC Porto), Parfait Guiagon (Sporting Charleroi), Christ Inao Oulai (Trabzonspor), Franck Kessie (Al-Ahli), Ibrahim Sangare (Nottingham Forest), Jean-Mickael Seri (NK Maribor)
Depan: Simon Adingra (AS Monaco), Ange-Yoan Bonny (Inter Milan), Amad Diallo (Manchester United), Oumar Diakite (Brugge KSV), Yan Diomande (RB Leipzig), Evann Guessand (Crystal Palace), Nicolas Pepe (Villarreal CF), Bazoumana Toure (TSG Hoffenheim), Elye Wahi (Nice)