TVRINews - Tunis, Tunisia

Meski berposisi sebagai gelandang bertahan, kapten Tunisia, Ellyes Skhiri, juga berbahaya saat membantu serangan, terutama melalui tembakan jarak jauh dan pergerakan tanpa bola.

Ellyes Skhiri menjadi salah satu pemain paling penting dalam generasi modern tim nasional Tunisia. Gelandang bertahan kelahiran 10 Mei 1995 itu dikenal sebagai sosok pekerja keras, disiplin, dan memiliki kemampuan membaca permainan yang sangat baik. 

Saat ini, Skhiri bermain untuk klub Bundesliga Jerman, Eintracht Frankfurt, setelah sebelumnya tampil impresif bersama FC Koln dan klub Prancis, Montpellier HSC.

Meski lahir dan besar di Prancis, Skhiri memilih membela Tim Nasional Tunisia karena memiliki darah Tunisia dari sang ayah. Keputusan itu kemudian menjadikannya salah satu figur penting di lini tengah The Eagles of Carthage (Elang-elang dari Carthage), julukan Timnas Tunisia. 

Ia dikenal sebagai gelandang bertahan modern yang mampu menjaga keseimbangan tim, memutus serangan lawan, sekaligus membantu membangun permainan dari lini belakang.

Karier sepak bola Skhiri dimulai dari akademi Montpellier. Ia menjalani proses panjang di tim muda sebelum akhirnya menjalani debut di Ligue 1 pada Maret 2015 dalam pertandingan melawan Evian Thonon Gaillard. 

Perlahan namun pasti, Skhiri berkembang menjadi pemain inti Montpellier berkat konsistensinya di lini tengah. Permainannya yang tenang, cerdas, dan efektif membuat banyak klub Eropa mulai meliriknya.

Pada tahun 2019, Skhiri memutuskan pindah ke Bundesliga dengan bergabung bersama FC Koln. Kepindahan itu menjadi titik penting dalam kariernya karena ia mampu menunjukkan kualitasnya di salah satu liga paling kompetitif di Eropa.

Bersama Koln, Skhiri berkembang menjadi gelandang bertahan yang komplet. Ia tak hanya piawai merebut bola, tetapi juga memiliki kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Salah satu momen terbaiknya terjadi ketika mencetak dua gol ke gawang Borussia Dortmund dalam kemenangan 2-1 pada musim 2020/2021.

Penampilan konsisten di Bundesliga membuat Eintracht Frankfurt merekrutnya pada tahun 2023. Di klub tersebut, Skhiri langsung dipercaya menjadi bagian penting lini tengah. Ia bahkan mencetak gol penting saat Frankfurt menghadapi PFC Levski Sofia di babak play-off UEFA Conference League, yang membantu timnya lolos ke fase grup.

Dalam level internasional, Skhiri saat ini menyandang ban kapten. Ia sudah menjadi andalan Tunisia sejak menjalani debut senior pada 2018 dalam laga melawan Iran.

Ia kemudian tampil pada ajang Piala Dunia 2018 di Rusia dan kembali memperkuat Tunisia dalam Piala Dunia 2022 di Qatar, lalu berlanjut ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, 11 Juni-19 Juli mendatang. 

Selain itu, Skhiri juga menjadi bagian skuad Tunisia yang mencapai semifinal Piala Afrika 2019.

Kelebihan terbesar Ellyes Skhiri terletak pada kecerdasannya membaca permainan. Ia mampu memotong alur serangan lawan dengan positioning yang disiplin. Selain itu, stamina kuat dan etos kerjanya membuat ia mampu tampil konsisten sepanjang pertandingan. 

Meski berposisi sebagai gelandang bertahan, Skhiri juga cukup berbahaya saat membantu serangan, terutama melalui tembakan jarak jauh dan pergerakan tanpa bola. Bagi Timnas Tunisia, Skhiri bukan sekadar gelandang biasa. Ia adalah motor permainan dan pemimpin di lini tengah.

Biodata

Nama: Ellyes Joris Skhiri

Kelahiran: Lunel, Prancis, 10 Mei 1995 (31 tahun)

Karier Klub:

  • Montpellier B (2014–2015)
  • Montpellier (2015–2019)
  • FC Koln (2019–2023)
  • Eintracht Frankfurt (2023–sekarang)

Karier Timnas:

  • Tunisia U-23 (2014)
  • Tunisia (2018–sekarang)

Prestasi:

Tunisia

  • Semifinalis Piala Afrika (2019)

Individual

  • Pemain Terbaik Tunisia (2021)