TVRINews - Jakarta, Indonesia

Barisan penjaga gawang yang memiliki catatan clean sheet terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.

Piala Dunia memberikan tempat spesial bagi kiper. Dalam sejarahnya, tim berhasil menjadi juara karena memiliki kiper hebat. Reflek, reaksi, insting, serta karakternya yang tenang menjadi salah satu kemampuan spesial pemain yang berada di bawah mistar ini.

Pada final Piala Dunia 2014 contohnya, Manuel Neuer berhasil menjaga gawangnya tidak kemasukan (clean sheet) yang membuat Timnas Jerman menang 1-0 atas Argentina. Lalu ada Iker Casillas yang menjadi kunci sukses Timnas Spanyol juara Piala Dunia 2010.

Piala Dunia mencatat sejumlah kiper dengan clean sheet terbanyak dari penampilan mereka di turnamen ini. Berikut ini, 11 kiper dengan clean sheet terbanyak, minimal 7 clean sheet, dalam sejarah Piala Dunia, seperti yang dimuat dalam laman resmi FIFA:

1. Fabian Barthez (Prancis), 10 Clean Sheet

Kiper Timnas Prancis, Fabian Barthez, di posisi pertama sebagai kiper dengan clean sheet terbanyak di Piala Dunia dengan 10 clean sheet. Fabian Barthez dalam kariernya bermain dalam 17 laga Piala Dunia dari tiga edisi turnamen ini yaitu 1998, 2002, dan 2006. Momen terbaiknya tentu saja di Piala Dunia 1998 saat membawa Les Bleus juara.

Saat itu, Fabien Barthez mencatat 5 clean sheet dari 7 pertandingan Piala Dunia termasuk di laga final saat Prancis menang tiga gol tanpa kemasukan (3-0). Dengan 10 clean heet tersebut, rata-rata Barthez mencatat 0,59 clean sheet per laga. Dia kemasukan 8 gol atau 0,47 kemasukan per laga.

1998: 5 clean sheet, 7 laga
2002: 1 clean sheet, 3 laga
2006: 4 clean sheet, 7 laga

2. Peter Shilton (Inggris), 10 Clean Sheet

Peter Shilton, kiper legendaris Timnas Inggris juga mencatat 10 clean sheet dari 17 pertandingan dalam kariernya di Piala Dunia. Peter Shilton tampil dalam tiga edisi Piala Dunia yaitu 1982, 1986, dan 1990. Dengan demikian, Peter Shilton rata-rata mencatat 0,59 clean sheet per laga.

Dari 17 laga tersebut, Peter Shilton kemasukan 10 gol atau 0,59 kemasukan gol per pertandingan. Ya, Peter Shilton adalah kiper saat Diego Armando Maradona (Argentina) mencetak gol kontroversial Hand of God di Piala Dunia 1986, bagaimana Maradona mencetak gol dengan tangannya bukan dengan kepalanya.

1998: 4 clean sheet, 5 laga
1986: 3 clean sheet, 5 laga
1990: 3 clean sheet, 7 laga

3. Jan Jongbloed (Belanda), 8 Clean Sheet

Belanda memiliki salah satu kiper hebat di Piala Dunia yaitu Jan Jongbloed. Penjaga gawang ini generasi Oranje yang berhasil ke final di Piala Dunia 1974 dan 1978. Dalam dua Piala Dunia tersebut, Jan Jongbloed mengawal gawang Belanda hingga ke final.

Jan Jongbloed dalam kariernya di Piala Dunia tampil dalam 12 pertandingan dengan mencetak 8 clean sheet atau rata-rata 0,67 clean sheet per laga dengan kemasukan 10 gol atau rata-rata 0,83 kemasukan per laga.

1974: 5 clean sheet, 7 laga
1978: 3 clean sheet, 5 laga

4. Emerson Leao (Brasil), 8 Clean Sheet

Emerson Leao dalam masa kariernya merupakan pemain kontroversial karena temperamennya yang tinggi. Bahkan hal ini terbawa hingga setelah dia menjadi pelatih yang membuatnya bersitegang dengan sejumlah pihak, termasuk jurnalis hingga pundit.

Emerson Leao adalah kiper cadangan saat Brasil juara Piala Dunia 1970. Emerson Leao tampil dalam 14 pertandingan di Piala Dunia dengan mencatat 8 clean sheet atau 0,57 clean sheet per laga. Dari jumlah laga itu pula gawang Brasil kemasukan 7 gol atau rata-rata kemasukan 0,50 gol per pertandingan,

1970: 0 clean sheet, 0 laga
1974: 4 clean sheet, 7 laga
1978: 4 clean sheet, 7 laga
1986: 0 clean sheet, 0 laga

5. Sepp Maier (Jerman), 8 Clean Sheet

Belanda punya Jan Jongloed di bawah mistar dan Jerman Barat punya Sepp Maier di Piala Dunia 1974. Sepp Maier menjadi pemenang setelah melakukan sejumlah penyelamatan meredam serangan Timnas Belanda di final. Piala Dunia 1974 memang momen terbaik karier Sepp Maier di Piala Dunia.

Sepp Maier tampil dalam 18 laga di Piala Dunia dengan mencatat 8 clean sheet atau rata-rata 0,44 clean sheet per laga. Gawang Jerman kemasukan 19 gol dari 18 laga itu atau 1,06 gol per pertandingannya.

1966: 0 clean sheet, 0 laga
1970: 0 clean sheet, 5 laga
1974: 4 clean sheet, 7 laga
1978: 4 clean sheet, 6 laga

6. Claudio Taffarel (Brasil), 8 Clean Sheet

Claudio Taffarel kiper legendaris Brasil yang membawa Tim Samba juara Piala Dunia 1994. Dia juga di bawah mistar pada Piala Dunia 1998 saat Brasil tampil di final namun kemudian kalah dari Timnas Prancis dengan kiper Fabien Barthez.

Sepanjang kariernya bersama Timnas Brasil sejak 1988, Claudio Taffarel telah bermain dalam tiga edisi Piala Dunia yaitu 1990, 1994, dan 1998. Total dia telah tampil dalam 18 pertandingan Piala Dunia dari tiga edisi turnamen tersebut. Claudio Taffarel mencatat 8 clean sheet atau rata-rata 0,44 clean sheet per laga.

1990: 2 clean sheet, 4 laga
1994: 5 clean sheet, 7 laga
1998: 1 clean sheet, 7 laga

7. Hugo Lloris (Prancis), 8 Clean Sheet

Penampilannya pada Piala Dunia 2022 membawa Prancis melaju ke final namun kalah dari Argentina. Hugo Lloris bermain dalam 20 laga sepanjang kariernya di Piala Dunia dan dari jumlah tersebut dia telah mencatat 8 clean sheet atau rata-rata 0,50 clean sheet per pertandingan.

HUgo Lloris kemasukan 20 gol dari 20 pertandingan tersebut, dengan demikian kemasukan 1 gol per pertandingan Piala Dunia. Meski gagal di Piala Dunia 2022, Hugo Lloris bagian penting dari sukses Prancis meraih gelar Piala Dunia 2018 di Rusia.

2010: 1 clean sheet, 3 laga
2014: 3 clean sheet, 5 laga
2018: 3 clean sheet, 6 laga
2022: 1 clean sheet, 7 laga

8. Gilmar (Brasil), 7 Clean Sheet

Gilmar adalah kiper Brasil sejak 1953 hingga 1969. Legenda bernama lengkap Gylmar dos Santos Neves ini membawa Brasil juara dua kali Piala Dunia pada 1958 dan 1962. Dalam kariernya, Gilmar tampil dalam 14 pertandingan Piala Dunia dengan mencatat 7 clean sheet dengan rata-rata 0,50 clean sheet per laga.

Dalam 14 laga tersebut, Gilmar kemasukan 12 gol (0,86 kemasukan per laga). Dia bermain dalam tiga edisi Piala Dunia yaitu 1958, 1962, dan 1966. Gilmar adalah satu-satunya penjaga gawang yang memenangkan dua gelar Piala Dunia secara beruntun sebagai starter.

1958: 4 clean sheet, 6 laga
1962: 2 clean sheet, 6 laga
1966: 1 clean sheet, 2 laga

9. Thibaut Courtois (Belgia), 7 Clean Sheet

Generasi kiper terkini yang akan tampil di Piala Dunia 2026. Penjaga gawang yang bermain untuk Timnas Belgia sejak 2011 ini memiliki peluang untuk menambah catatan clean sheet-nya dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Thibaut Courtois tampil dalam 15 laga di Piala Dunia di tiga edisi (2014, 2018, dan 2022). Pemain Real Madrid ini mencatat 7 clean sheet untuk Timnas Belgia dalam turnamen ini atau rata-rata 0,47 clean sheet per pertandingan. Kemasukan 11 gol (0,73 gol per laga).

2014: 2 clean sheet, 5 laga
2018: 3 clean sheet, 7 laga
2022: 2 clean sheet, 3 laga

10. Fernando Muslera (Uruguai), 7 Clean Sheet

Kiper Uruguai yang telah bermain dalam 16 pertandingan dalam kariernya di Piala Dunia. Dari jumlah laga tersebut dia telah mengukir 7 clean sheet atau 0,55 clean sheet per pertandingan.

Fernando Muslera masuk dalam skuad di empat edisi Piala Dunia, termasuk Piala Dunia 2022 lalu di mana dia hanya sebagai cadangan. Dari 16 laga tersebut, Fernando Muslera kemasukan 17 gol atau rata-rata 1,06 gol per laga.

2010: 3 clean sheet, 7 laga
2014: 1 clean sheet, 4 laga
2018: 3 clean sheet, 5 laga
2022: 0 clean sheet, 0 laga

11. Iker Casillas (Spanyol), 7 Clean Sheet

Piala Dunia 2010 adalah Piala Dunia terbaik dalam karier Iker Casillas. Penjaga gawang legendaris Spanyol ini mencatat 5 clean sheet dalam 7 laga di Piala Dunia yang digelar di Afrika Selatan tersebut yang membuat La Roja juara Piala Dunia.

Iker Casillas bermain dalam 17 pertandingan sepanjang kariernya di Piala Dunia 2002 hingga Piala Dunia 2014. Dari jumlah tersebut dia mencatatkan 7 clean sheet, 0,41 clean sheet per laga. Iker Casillas kemasukan 18 gol atau rata-rata kemasukan 1,06 gol per laga.

2002: 1 clean sheet, 5 laga
2006: 1 clean sheet, 3 laga
2010: 5 clean sheet, 7 laga
2014: 0 clean sheet, 2 laga