TVRINews – Lisbon, Portugal

Kiper tim nasional Portugal Diogo Costa mengungkapkan ambisi negaranya di Piala Dunia 2026 dan keinginan seluruh anggota skuad untuk menghormati Diogo Jota.

Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan dimulai pada 11 Juni dan berakhir 19 Juli. Portugal berada di Grup K bersama Kolombia, Uzbekistan, dan pemenang jalur 1 play-off interkontinental (antara Kongo, Jamaika atau Kaledonia Baru). 

Seperti dikutip dari The Athletic, kiper timnas Portugal, Diogo Costa, membahas soal Piala Dunia 2026. Penjaga gawang milik FC Porto itu tidak sungkan menyebut bahwa Timnas Portugal sangat berambisi memenangi Piala Dunia 2026. 

Target ini juga diusung untuk menghormati Diogo Jota, anggota timnas Portugal yang tewas dalam kecelakaan mobil bersama saudaranya, Andre Silva, pada awal Juli 2025 lalu.

“Harapan kami, seperti halnya semua orang Portugal, dan bahkan secara global, tim nasional Portugal menjadi penantang kuat untuk menang,” ujar kiper berusia 26 tahun yang sudah membela skuad senior Portugal sejak awal Oktober 2021 tersebut. 

“Kami tidak kekurangan kualitas. Jadi, jelas kami memiliki harapan yang tinggi. Kami dituntut untuk memenangi Piala Dunia, bukan hanya karena kualitas yang kami punya, tetapi juga karena aspek sentimentalnya.”  

Costa menjelaskan, setelah apa yang terjadi dengan Diogo Jota dan saudaranya, seluruh anggota skuad Portugal ingin menghormati mereka dengan cara memenangi gelar Piala Dunia ini. 

“Masih sulit untuk dibicarakan (soal kematian Jota). Ketika berbicara tentang Diogo, Anda berbicara tentang kenangan indah yang kami miliki tentangnya sebagai pribadi dan sebagai pemain,” tutur Costa yang sudah mengantongi 42 caps dengan 18 clean sheets

“Ini topik yang sulit, jarang dibahas. Tetapi, ini adalah sesuatu yang sangat dirasakan oleh semua orang. 

“Diogo Jota tidak hanya pemain dengan statistik yang sangat bagus, tetapi sebagai pribadi dia juga salah satu orang yang disukai semua orang di ruang ganti, karena kepribadian dan caranya bersikap. 

“Itulah yang paling membekas bagi kami, kepribadian dan karakternya. Ini bukan sesuatu yang sering kami bicarakan, tetapi ini sesuatu yang sangat kami rasakan dan ingin kami hormati.”

Saat disinggung mengenai kepemimpinan dan kinerja Roberto Martinez sebagai pelatih timnas Portugal, Diogo Costa menyoroti tentang ide-ide baru dan gaya permainan modern yang dibawa pelatih asal Spanyol itu ke dalam tim. 

"Yang terpenting, Martinez adalah pelatih yang memahami pertandingan yang dihadapinya dan tahu apa yang bisa dia lakukan, dalam rencana permainannya, sehingga setiap dari kami dapat tampil maksimal,” ucap Costa. 

“Adapun kami, para pemain, sangat senang bekerja sama dengan Martinez. Dan jangan lupa, kami telah memenangi gelar bersama (UEFA Nations League 2024-2025).”